berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

Update Harga Komoditas Pangan Nasional Panel Harga Bapanas dan Realisasi Pasokan

Bambang SetiawanDiterbitkan 24 Agu 2026 - 11.17 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Update Harga Komoditas Pangan Nasional Panel Harga Bapanas dan Realisasi Pasokan
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Data Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat pergerakan harga sejumlah bahan pokok di tingkat konsumen mengalami penyesuaian, dengan penurunan pada komoditas cabai rawit merah ke level Rp67.171 per kg serta bawang merah ke posisi Rp40.943 per kg. Pada saat yang sama, penguatan cadangan pangan pemerintah terus dioptimalkan guna menjaga stabilitas harga pangan nasional secara berkelanjutan.

Berikut rangkuman pertanyaan dan jawaban seputar perkembangan harga serta neraca pasokan komoditas pangan pokok nasional.

Berapa Rincian Update Harga Komoditas Pangan Nasional Panel Harga Bapanas?

Berdasarkan pantauan panel harga Bapanas, rincian rata-rata harga pangan pokok di tingkat konsumen tercatat sebagai berikut:

  • Beras: Beras premium berada di harga Rp15.967 per kg, beras medium sebesar Rp14.439 per kg, dan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebesar Rp12.000 per kg.
  • Bumbu Dapur: Cabai rawit merah tercatat Rp67.171 per kg, cabai merah keriting Rp43.559 per kg, cabai merah besar Rp41.815 per kg, bawang merah Rp40.943 per kg, dan bawang putih bonggol Rp36.800 per kg.
  • Daging dan Telur: Daging sapi murni dipatok Rp130.676 per kg, daging ayam ras Rp38.125 per kg, telur ayam ras Rp29.435 per kg, serta daging kerbau beku (impor) Rp105.000 per kg.
  • Minyak Goreng dan Gula: Minyak goreng kemasan seharga Rp20.600 per liter, minyak goreng curah Rp17.013 per liter, Minyakita Rp17.533 per liter, dan gula konsumsi Rp18.111 per kg.
  • Pakan dan Kedelai: Jagung di tingkat peternak berada pada harga Rp6.846 per kg dan kedelai biji kering impor sebesar Rp10.470 per kg.

Komoditas Pangan Apa Saja yang Menunjukkan Tren Penurunan?

Penurunan harga terpantau pada komoditas cabai rawit merah yang turun dari Rp68.211 per kg menjadi Rp67.171 per kg, serta bawang merah yang turun dari Rp44.647 per kg menjadi Rp40.943 per kg. Beras SPHP juga tercatat mengalami penurunan dari sebelumnya Rp12.568 per kg ke angka Rp12.000 per kg. Penurunan tipis turut terjadi pada bawang putih bonggol dari Rp38.791 per kg ke Rp36.800 per kg, beras premium dari Rp16.029 per kg ke Rp15.967 per kg, dan daging kerbau beku impor dari Rp105.306 per kg ke Rp105.000 per kg.

Baca Juga

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Bagaimana Kondisi Stok Cadangan Beras Nasional di Bulog?

Per 6 April 2026, Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk komoditas beras di Perum Bulog mencapai 4,4 juta ton. Stok yang dikelola Bulog seluruhnya dipasok melalui penyerapan gabah setara beras hasil panen petani dalam negeri tanpa impor sejak tahun 2025. Pemerintah menargetkan penyerapan tambahan hingga 4 juta ton.

Berdasarkan Proyeksi Neraca Pangan Nasional 2026, stok beras di akhir tahun 2026 diestimasikan mencapai 16 juta ton. Angka ini dihitung dari carry over stock awal tahun sebesar 12,4 juta ton ditambah proyeksi produksi tahunan sebesar 34,7 juta ton, kemudian dikurangi perkiraan konsumsi nasional setahun sebesar 31,1 juta ton.

Komoditas Apa Saja yang Diproyeksikan Bebas Impor Konsumsi?

Bapanas memproyeksikan dari 10 komoditas pangan pokok strategis, sebanyak 7 komoditas tidak memerlukan importasi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi. Komoditas tersebut meliputi beras, jagung pakan (yang telah disetop impornya sejak 2025), bawang merah, cabai, daging ayam ras, telur ayam ras, dan gula konsumsi.

Baca Juga

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Kebutuhan impor nasional kini hanya difokuskan pada tiga komoditas pokok, yaitu kedelai dan bawang putih sebagai komoditas dominan, serta daging sapi secara non-dominan.

Apa Langkah Pemerintah Mengendalikan Inflasi Pangan Menjelang Idul Adha 1447 H?

Bapanas melakukan langkah antisipatif dini untuk menjaga pasokan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, terutama pada komoditas daging dan ternak kurban. Pengawasan distribusi pangan dilakukan bersama Satgas Saber Pangan di sekitar 74.000 titik pengawasan sepanjang 5 Februari hingga 4 April 2026.

Upaya pengendalian pasokan ini berdampak pada pergerakan inflasi komponen bergejolak (volatile food) Maret 2026 yang turun menjadi 1,58 persen secara bulanan (dari 2,50 persen) dan 4,24 persen secara tahunan (dari 4,64 persen). Hingga minggu pertama April, jumlah daerah yang mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) untuk daging ayam ras, telur ayam ras, cabai rawit, dan daging sapi terus mengalami penurunan signifikan.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BapanasInflasi Panganharga pangan

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

Nasional

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

25 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi 路 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional 路 16 Sep 2026
  5. 5Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap