berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ance RundenganDiterbitkan 2 Agu 2026 - 07.12 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

PT Pertamina secara resmi melakukan penyesuaian harga dengan menurunkan nilai jual sejumlah produk bahan bakar minyak atau BBM nonsubsidi di stasiun pengisian bahan bakar umum. Kebijakan penurunan harga ini mulai berlaku secara efektif pada hari Sabtu, 1 Agustus 2026. Langkah tersebut memberikan pilihan harga yang lebih kompetitif bagi para pengguna kendaraan bermotor di berbagai wilayah Indonesia. Adapun jenis produk BBM nonsubsidi yang mengalami penurunan harga pada awal bulan Agustus ini meliputi Pertamax

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal
Turbo yang memiliki angka oktan RON 98, Pertamax Green 95 dengan RON 95, serta Pertamax yang memiliki tingkat oktan RON 92.

Menanggapi kebijakan penyesuaian ini, VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, memberikan penjelasan resminya. Ia menyatakan bahwa penyesuaian harga untuk kelompok BBM nonsubsidi ini dilakukan dengan senantiasa mengikuti ketentuan serta arahan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Dalam menentukan formulasi harga baru tersebut, pihak perusahaan mempertimbangkan tren perkembangan harga minyak mentah di pasar dunia serta fluktuasi nilai tukar mata uang rupiah. Selain itu, penyesuaian ini juga tetap menjaga dan memperhatikan tingkat daya beli masyarakat di dalam negeri.

Untuk wilayah-wilayah yang menerapkan tarif Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor atau PBBKB sebesar lima persen, seperti DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur, penurunan harga yang diterapkan cukup signifikan. Harga untuk BBM jenis Pertamax disesuaikan menjadi Rp 15.950 per liter dari harga sebelumnya yang mencapai Rp 16.250 per liter. Selanjutnya, Pertamax Green 95 kini dipatok seharga Rp 16.600 per liter, turun dari harga sebelumnya yakni Rp 17.000 per liter. Sementara itu, untuk varian Pertamax Turbo, harganya mengalami penurunan sebesar seribu rupiah, dari Rp 19.300 per liter menjadi Rp 18.300 per liter.

Baca Juga

Persiapan Menggunakan Diskon Penyeberangan Feri ASDP Saat Libur Sekolah

Persiapan Menggunakan Diskon Penyeberangan Feri ASDP Saat Libur Sekolah

Di sisi lain, tidak semua produk BBM nonsubsidi mengalami penurunan harga. Harga untuk bahan bakar diesel nonsubsidi jenis Pertamina Dex (CN 53) tidak mengalami perubahan pada penyesuaian kali ini dan tetap bertahan di angka Rp 21.150 per liter. Begitu pula bagi masyarakat yang mengandalkan bahan bakar bersubsidi untuk mobilitas harian, pemerintah memastikan tidak ada perubahan harga pada segmen tersebut. Harga untuk BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Solar subsidi atau Bio Solar dipastikan tetap sama dengan periode sebelumnya. Konsumen tetap dapat membeli Pertalite dengan harga Rp 10.000 per liter, sedangkan untuk Solar subsidi harganya tetap bertahan pada angka Rp 6.800 per liter.

Penyesuaian harga untuk Pertamax (RON 92) juga diterapkan dengan nominal yang bervariasi di berbagai daerah lain di Pulau Sumatera. Sebagai contoh, di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung, harga Pertamax kini disesuaikan menjadi Rp 16.300 per liter dari harga sebelumnya yang tercatat Rp 16.650 per liter. Sementara itu, di wilayah Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, harga bahan bakar jenis ini disesuaikan menjadi Rp 16.650 per liter dari sebelumnya Rp 17.000 per liter. Terdapat pula harga khusus untuk kawasan perdagangan bebas. Di Free Trade Zone (FTZ) Sabang, harga Pertamax turun dari Rp 15.250 per liter menjadi Rp 14.950 per liter, sedangkan di FTZ Batam harganya turun menjadi Rp 15.150 per liter dari sebelumnya Rp 15.500 per liter.

Baca Juga

Penyesuaian Harga BBM SPBU Swasta dan Pertamina di Jabodetabek per Agustus 2026

Penyesuaian Harga BBM SPBU Swasta dan Pertamina di Jabodetabek per Agustus 2026

Selain Pulau Jawa dan Sumatera, penyesuaian harga Pertamax turut berlaku di wilayah Indonesia Tengah dan Timur. Bagi masyarakat di Pulau Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur, harga Pertamax disesuaikan dari Rp 16.250 per liter menjadi Rp 15.900 per liter. Di Pulau Kalimantan, harga Pertamax di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur turun menjadi Rp 16.300 per liter, sedangkan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara menjadi Rp 16.650 per liter. Terakhir, untuk seluruh wilayah di Pulau Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, hingga seluruh provinsi di Tanah Papua, harga Pertamax kompak mengalami penyesuaian menjadi Rp 16.300 per liter dari harga sebelumnya yang sebesar Rp 16.650 per liter.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Pertamina Patra NiagaPertaminaHarga BBMBBM NonsubsidiPertamax

Berita Terbaru Lainnya

Memastikan Kebenaran Video Viral Penggerebekan Mantan Kalapas Waingapu di Media SosialJadwal, Akses, dan Pengamanan Acara Zikir dan Doa Kebangsaan di MonasKalender Hijriah Agustus 2026 Lengkap dengan Jadwal Puasa SunahCara Melindungi Terumbu Karang Indonesia dari Ancaman Perubahan IklimKronologi dan Penyelidikan Kebakaran di Hotel Pullman Jakarta BaratFakta di Balik Video Viral Penggerebekan Rumah Dinas Kalapas WaingapuPanduan Rute dan Parkir Zikir dan Doa Kebangsaan 2026 di MonasPenanganan Kebakaran Lahan Gambut Menggunakan Helikopter di Pulang Pisau

Paling Banyak Dibaca

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Harga Minyak Dunia Kembali Melemah di Tengah Rencana Koalisi Maritim Arab Saudi

Ekonomi

Harga Minyak Dunia Kembali Melemah di Tengah Rencana Koalisi Maritim Arab Saudi

1 Agu 2026

Kronologi Lengkap Kasus Pembunuhan Keluarga di Warakas dan Tuntutan Hukumnya

Hukum

Kronologi Lengkap Kasus Pembunuhan Keluarga di Warakas dan Tuntutan Hukumnya

1 Agu 2026

Cara Memahami Transisi Anggaran Program Makan Bergizi Gratis Pascaputusan MK

Nasional

Cara Memahami Transisi Anggaran Program Makan Bergizi Gratis Pascaputusan MK

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  2. 2Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  4. 4Harga Minyak Dunia Kembali Melemah di Tengah Rencana Koalisi Maritim Arab SaudiEkonomi 路 1 Agu 2026
  5. 5Kronologi Lengkap Kasus Pembunuhan Keluarga di Warakas dan Tuntutan HukumnyaHukum 路 1 Agu 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap