berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Ekonomi

Strategi Bank Indonesia Jaga Stabilitas Moneter dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Usat BalangDiterbitkan 1 Agu 2026 - 05.33 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Strategi Bank Indonesia Jaga Stabilitas Moneter dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Bank Indonesia menghadapi tantangan berlapis dalam merumuskan kebijakan moneter di tengah dinamika perekonomian global yang belum sepenuhnya stabil. Saat ini, ketidakpastian global masih tergolong sangat tinggi. Kondisi tersebut utamanya dipicu oleh sikap hawkish yang ditunjukkan oleh bank sentral Amerika Serikat, The Fed. Sikap ini memunculkan potensi berlanjutnya era suku bunga tinggi dalam jangka waktu yang lebih panjang, atau yang sering disebut dengan istilah higher for longer. Menghadapi situasi eksternal yang menantang ini, bank sentral Indonesia memastikan bahwa stabilitas nasional tetap menjadi prioritas utama tanpa mengorbankan momentum pertumbuhan ekonomi di dalam negeri. Hal ini ditegaskan dalam kegiatan Editors Briefing yang berlangsung di Parapat, Sumatera Utara, pada Jumat (31/7).

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal

Transisi kepemimpinan baru-baru ini terjadi di tubuh bank sentral setelah pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. Meskipun terdapat perubahan di pucuk pimpinan, arah kebijakan lembaga tersebut dipastikan tidak akan mengalami perubahan. Pejabat Gubernur Sementara (PGS) Bank Indonesia, Destry Damayanti, memberikan penegasan bahwa bank sentral tidak hanya berfokus pada upaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mengendalikan laju inflasi. Di bawah kepemimpinannya sebagai pejabat sementara, institusi ini juga tetap memberikan perhatian yang proporsional terhadap upaya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan.

Sebagai langkah konkret untuk menjaga stabilitas moneter, Bank Indonesia mengambil keputusan strategis dengan mempertahankan BI Rate pada level 5,75 persen. Kebijakan mempertahankan suku bunga acuan ini merupakan instrumen penting yang dirancang untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah agar tidak tergerus oleh fluktuasi pasar global. Selain itu, penetapan angka 5,75 persen tersebut juga ditujukan untuk mengantisipasi berbagai potensi tekanan inflasi yang mungkin muncul akibat ketidakpastian global. Kendati demikian, penjagaan stabilitas ini tetap berjalan beriringan dengan berbagai langkah lain agar sektor riil tetap mendapatkan dukungan pembiayaan yang memadai.

Baca Juga

Tren Kendaraan Listrik di GIIAS 2026 Meningkat Berkat Harga Kompetitif dan Biaya Operasional Rendah

Tren Kendaraan Listrik di GIIAS 2026 Meningkat Berkat Harga Kompetitif dan Biaya Operasional Rendah

Dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi diwujudkan melalui bauran kebijakan makroprudensial, optimalisasi sistem pembayaran, serta penguatan pembiayaan yang langsung menyasar sektor riil. Salah satu terobosan yang dilakukan adalah pemberian insentif likuiditas bagi perbankan nasional. Bank Indonesia memberikan pelonggaran berupa pengurangan giro wajib minimum (GWM). Insentif ini secara khusus diberikan kepada bank-bank yang aktif menyalurkan kredit ke sektor-sektor prioritas, yang di dalamnya mencakup sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui pelonggaran ini, kapasitas likuiditas perbankan diharapkan menjadi lebih longgar sehingga penyaluran kredit dapat semakin dipacu.

Selain insentif pengurangan GWM, otoritas moneter ini juga telah menyiapkan kebijakan likuiditas makroprudensial yang bertujuan memperkuat fungsi intermediasi perbankan. Kebijakan ini secara spesifik diarahkan agar perbankan lebih banyak menyalurkan kredit langsung ke sektor riil. Bank Indonesia mengharapkan agar bank kembali pada fungsi fundamentalnya sebagai lembaga intermediasi yang menjembatani sektor keuangan dan sektor riil, dibandingkan hanya menempatkan dana mereka pada instrumen surat berharga. Di samping itu, bank sentral juga terus mengoptimalkan instrumen lain seperti pengembangan ekonomi syariah dan ekonomi hijau untuk menopang pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh.

Baca Juga

Aspek Keselamatan Dorong Perubahan Strategi Industri Keramik

Aspek Keselamatan Dorong Perubahan Strategi Industri Keramik

Upaya menjaga keseimbangan antara stabilitas dan pertumbuhan ekonomi ini tentu membutuhkan kolaborasi yang kuat. Oleh karena itu, Bank Indonesia terus berupaya memperkuat sinergi dengan berbagai lembaga otoritas terkait. Kerja sama ini dijalin secara erat bersama Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), serta Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Sinergi antarlembaga ini dinilai sangat krusial guna menjaga stabilitas sistem keuangan nasional dan memberikan dukungan penuh terhadap kelancaran penyaluran kredit di masyarakat.

Di sektor pengendalian harga, Bank Indonesia bersama pemerintah juga menaruh perhatian khusus pada inflasi pangan. Langkah strategis yang diambil adalah dengan terus memperkuat Gerakan Pengendalian Inflasi Pangan Strategis (GPIPS). Program ini merupakan wujud transformasi dari inisiatif sebelumnya yang dikenal sebagai Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP). Fokus utama dari GPIPS mencakup upaya peningkatan produktivitas, penguatan jalur distribusi pangan, serta pengembangan berbagai kemitraan. Seluruh langkah ini dirancang untuk menjaga stabilitas harga di pasaran sekaligus mendukung terciptanya ketahanan pangan nasional yang tangguh.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bank IndonesiaUMKMDestry DamayantiBI RateInflasiPertumbuhan Ekonomi

Berita Terbaru Lainnya

KPK Tegaskan Pemanggilan Menteri Kehutanan Raja Juli Bergantung pada Kecukupan Alat BuktiStrategi Pertamina dalam Menjaga Ketahanan Energi NasionalPenampakan Beruang Kutub Mandi Es Saat Gelombang Panas di Kebun Binatang PrahaPertamina dan Pemprov Jawa Barat Berkolaborasi Olah Sampah Jadi Hidrogen Rendah KarbonTren Kendaraan Listrik di GIIAS 2026 Meningkat Berkat Harga Kompetitif dan Biaya Operasional RendahAspek Keselamatan Dorong Perubahan Strategi Industri KeramikFakta di Balik Video Viral Siswa Menyeberangi Sungai Tripe di Gayo Lues dan Upaya Pembangunan JembatanPresiden Prabowo Subianto Akan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Jakarta

Paling Banyak Dibaca

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

Ekonomi

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

30 Jul 2026

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

Hukum

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

31 Jul 2026

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

Pariwisata

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

30 Jul 2026

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&BEkonomi 路 30 Jul 2026
  3. 3Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak SahHukum 路 31 Jul 2026
  4. 4Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  5. 5Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata AntarnegaraPariwisata 路 30 Jul 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap