Tantangan ketenagakerjaan di tingkat global saat ini kian dinamis seiring dengan adanya tekanan pemutusan hubungan kerja (PHK) di berbagai negara. Fenomena ini tidak hanya dirasakan di dalam negeri, melainkan juga melanda negara tetangga seperti Singapura hingga raksasa ekonomi seperti China. Situasi tersebut dipicu oleh tingginya tingkat pengangguran serta perlambatan ekonomi secara global. Guna mengantisipasi dampak yang lebih luas, berbagai upaya penciptaan lapangan kerja baru yang berkualitas tinggi mulai menjadi fokus perhatian utama para pelaku industri di Indonesia.
Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) melihat peluang besar pada pengembangan industri perawatan, perbaikan, dan pemeriksaan atau yang dikenal sebagai maintenance, repair, and overhaul (MRO). Sektor ini dibidik untuk menjadi mesin baru dalam mencetak lapangan kerja dengan tingkat upah yang tinggi. Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo, Bob Azam, menyampaikan pandangan tersebut dalam acara Konferensi Pers Pre Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakerkonas) Apindo ke-35 pada Selasa, 28 Juli. Melalui pengembangan industri ini, diharapkan terjadi pergeseran profil pekerja domestik dari yang sebelumnya didominasi oleh peran operator pabrik biasa menjadi profesi yang memiliki nilai tambah lebih tinggi.








