berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastrukturPendidikanMegapolitanTransportasiPopuler
Beranda/Nasional

Polisi Selidiki Temuan Jasad Diduga Korban Mutilasi di Depok

Fitri KaraengDiterbitkan 5 Agu 2026 - 06.25 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Polisi Selidiki Temuan Jasad Diduga Korban Mutilasi di Depok
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Warga di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Kota Depok, dikejutkan oleh penemuan sesosok jasad manusia yang diduga kuat merupakan korban mutilasi. Peristiwa yang terjadi pada hari Selasa sore, 4 Agustus 2026, ini langsung memicu penyelidikan intensif oleh aparat dari Polres Metro Depok. Kondisi jasad yang ditemukan dalam keadaan tidak utuh dan terbungkus di dalam karung beras menimbulkan tanda tanya besar serta kekhawatiran di tengah masyarakat sekitar. Upaya kepolisian kini difokuskan pada pengungkapan identitas korban serta pencarian sisa bagian tubuh yang belum ditemukan.

Bagaimana kronologi awal penemuan jasad di Pancoran Mas Depok?

Penemuan jasad ini berawal dari kecurigaan warga terhadap sebuah tumpukan sampah di area terbuka Tanah Merah. Menurut penuturan salah seorang warga setempat bernama Albadlu, tumpukan sampah tersebut sebenarnya sudah terlihat berada di lokasi kejadian sejak tanggal 24 Juli 2026. Karena mengira benda tersebut hanyalah tumpukan sampah biasa yang dibuang sembarangan, warga sekitar mendiamkannya saja dan tidak menaruh curiga selama berhari-hari. Terlebih lagi, tidak tercium aroma menyengat yang mengindikasikan keberadaan mayat dari arah tumpukan sampah tersebut.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastruktur

Keadaan berubah pada Selasa sore, 4 Agustus 2026. Warga yang berniat membersihkan area tersebut memutuskan untuk membakar tumpukan sampah, termasuk sebuah karung beras yang mencurigakan. Saat proses pembakaran sedang berlangsung, warga terkejut karena melihat adanya potongan tubuh manusia yang menyembul dari dalam karung yang terbakar. Begitu menyadari hal tersebut, warga segera menghentikan pembakaran dan melaporkan kejadian ke pihak berwenang. Pihak Polres Metro Depok menerima informasi mengenai temuan jasad ini sekitar pukul 16.00 WIB dan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Baca Juga

KPK Terbitkan Tiga Sprindik Baru dalam Kasus Korupsi Pajak Banjarmasin

KPK Terbitkan Tiga Sprindik Baru dalam Kasus Korupsi Pajak Banjarmasin

Bagaimana kondisi jasad saat pertama kali ditemukan di lokasi kejadian?

Jasad yang ditemukan di dalam karung beras tersebut berada dalam kondisi yang tidak utuh. Korban diduga menjadi sasaran aksi mutilasi karena bagian kakinya tidak ada saat ditemukan di lokasi. Berdasarkan pengamatan awal warga di lokasi, Albadlu memperkirakan bahwa jasad tersebut kemungkinan berjenis kelamin laki-laki dan hanya menyisakan bagian torso atau batang tubuh saja. Pihak kepolisian juga mengonfirmasi bahwa sebagian anggota tubuh korban memang tidak ditemukan di tempat kejadian perkara. Saat ini, polisi masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mencari potongan tubuh yang hilang tersebut.

Apa dampak penemuan jasad ini bagi masyarakat di sekitar lokasi kejadian?

Penemuan jasad tanpa kaki ini menimbulkan keresahan tersendiri bagi warga sekitar Pancoran Mas. Lokasi penemuan di kawasan Tanah Merah ini merupakan area terbuka yang sehari-harinya sering digunakan sebagai tempat bermain oleh anak-anak warga setempat. Keberadaan jasad yang tergeletak selama berhari-hari di ruang publik tanpa disadari tentu memicu kekhawatiran mengenai aspek keamanan lingkungan. Di sisi lain, Albadlu mengonfirmasi bahwa sejauh ini tidak ada laporan mengenai hilangnya anggota keluarga dari warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian. Kondisi ini memunculkan dugaan awal bahwa korban mungkin bukan merupakan warga setempat.

Baca Juga

Kisah Warung Bude Pecel Khas Wonogiri di Tangerang Tingkatkan Penjualan Berkat AI

Kisah Warung Bude Pecel Khas Wonogiri di Tangerang Tingkatkan Penjualan Berkat AI

Apa langkah selanjutnya yang dilakukan kepolisian untuk mengusut kasus ini?

Setelah menerima laporan dari warga dan mendatangi lokasi penemuan jasad, aparat kepolisian yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Made Gede Oka Utama, segera mengevakuasi jasad korban. Langkah awal yang dilakukan adalah membawa jasad tersebut ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk penanganan lebih lanjut.

Polres Metro Depok saat ini masih menunggu hasil autopsi resmi dari tim dokter forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Hasil pemeriksaan medis ini nantinya diharapkan dapat mengungkap secara jelas identitas korban, kondisi pasti korban, serta mendeteksi adanya dugaan tindak kekerasan fisik yang dialami sebelum korban meninggal dunia. Selain menunggu hasil autopsi, polisi juga terus melakukan penyelidikan di lapangan guna mencari bagian tubuh korban yang belum ditemukan.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

DepokkriminalitasPenemuan Jasad

Berita Terbaru Lainnya

KPK Terbitkan Tiga Sprindik Baru dalam Kasus Korupsi Pajak BanjarmasinKisah Warung Bude Pecel Khas Wonogiri di Tangerang Tingkatkan Penjualan Berkat AILangkah Strategis Memanfaatkan Energi Shio Naga dan Shio Ular pada Rabu, 5 Agustus 2026Kondisi Pengungsi di Puncak Papua Tengah dan Langkah Penanganan Pansus DPD RIKementerian Lingkungan Hidup Usul Kejahatan Keuangan Hijau Masuk RUU Perampasan AsetPenemuan Mayat Diduga Korban Mutilasi di Pancoran Mas DepokPenjualan Kendaraan Ramah Lingkungan Capai 27 Persen, Indonesia Berpeluang Jadi Hub EV AseanPemerintah Luncurkan Gernas RANA untuk Tekan Angka Kekerasan Anak

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

Nasional

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

4 Agu 2026

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

Nasional

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

4 Agu 2026

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

Nasional

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  4. 4Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026Nasional 路 4 Agu 2026
  5. 5Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di KonserNasional 路 4 Agu 2026
Pendidikan
Megapolitan
Transportasi

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap