berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

Penjualan Kendaraan Ramah Lingkungan Capai 27 Persen, Indonesia Berpeluang Jadi Hub EV Asean

Bambang SetiawanDiterbitkan 5 Agu 2026 - 05.39 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Penjualan Kendaraan Ramah Lingkungan Capai 27 Persen, Indonesia Berpeluang Jadi Hub EV Asean
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Pangsa pasar kendaraan ramah lingkungan di Indonesia mencatat lonjakan signifikan hingga mencapai kisaran 26 persen sampai 27 persen dari total penjualan kendaraan pada tahun 2026. Angka pencapaian ini menunjukkan lompatan yang sangat besar jika dibandingkan dengan kondisi pada tahun 2019, di mana kendaraan dengan mesin konvensional masih mendominasi pasar otomotif nasional hingga mencapai 99,6 persen. Perubahan peta pasar yang drastis dalam kurun waktu beberapa tahun ini menjadi salah satu landasan kuat bagi optimisme industri otomotif nasional. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengungkapkan bahwa dengan perkembangan tersebut, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pusat atau hub kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di kawasan Asia Tenggara (Asean).

Siapa yang menjelaskan potensi besar Indonesia sebagai hub kendaraan listrik di kawasan Asia Tenggara ini?

Pernyataan mengenai peluang besar Indonesia sebagai hub kendaraan listrik di Asean ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum Gaikindo, Putu Juli Ardika. Informasi penting bagi arah perkembangan industri otomotif nasional tersebut dipaparkan dalam program Prime News CNN Indonesia TV pada hari Selasa (4/8). Melalui forum televisi tersebut, pihak Gaikindo membeberkan berbagai data pendukung serta analisis mengenai kesiapan Indonesia dalam menghadapi transisi menuju era kendaraan ramah lingkungan, sekaligus menjelaskan faktor-faktor yang membuat posisi Indonesia sangat diperhitungkan di tingkat regional.

Apa saja tiga modal utama yang mendorong potensi Indonesia menjadi hub kendaraan listrik di Asean?

Baca Juga

Pakar ITS soal Insiden Kapal Virgo Terbalik, Tak Cocok di Laut RI

Pakar ITS soal Insiden Kapal Virgo Terbalik, Tak Cocok di Laut RI

Menurut penjelasan yang disampaikan oleh Ketua Umum Gaikindo Putu Juli Ardika, potensi besar Indonesia disokong oleh tiga modal utama yang saling berkaitan erat. Modal pertama adalah ketersediaan bahan baku baterai yang berlimpah di dalam negeri, mengingat baterai merupakan komponen paling utama dalam pembuatan kendaraan listrik. Modal kedua adalah pasar domestik yang berukuran sangat besar, yang mampu menyerap hasil produksi kendaraan listrik dalam jumlah signifikan. Sedangkan modal ketiga adalah kesiapan sumber daya manusia (SDM) serta kesiapan ekosistem komponen pendukung yang terus tumbuh untuk menopang seluruh rantai produksi dari hulu ke hilir.

Mengapa besarnya pasar domestik di Indonesia dianggap sangat krusial bagi perkembangan industri kendaraan listrik?

Besarnya potensi pasar dalam negeri di Indonesia memiliki peran strategis karena berfungsi sebagai base load atau basis permintaan yang sangat kuat bagi industri otomotif. Dengan adanya jaminan serapan pasar lokal yang masif, kondisi ini menjadi daya tarik yang sangat kuat untuk mendatangkan investasi asing ke tanah air. Masuknya investasi dari berbagai perusahaan global tersebut tidak hanya akan memperkuat struktur industri otomotif nasional, tetapi juga berpeluang besar meningkatkan daya saing industri dan memperluas jangkauan ekspor otomotif Indonesia ke pasar global.

Bagaimana perkembangan data penjualan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia dari tahun 2019 hingga tahun 2026?

Baca Juga

Tim 9 Kejagung Sita 38 Aset Senilai Rp846 Miliar Terkait Kasus Febrie Adriansyah

Tim 9 Kejagung Sita 38 Aset Senilai Rp846 Miliar Terkait Kasus Febrie Adriansyah

Perkembangan penjualan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat pesat. Pada tahun 2019, pasar otomotif nasional hampir sepenuhnya dikuasai oleh kendaraan bermesin konvensional dengan persentase mencapai 99,6 persen dari total penjualan. Namun, peta industri ini berubah secara signifikan dalam beberapa tahun berikutnya. Pada tahun 2026, penjualan kendaraan ramah lingkungan telah berhasil merebut pangsa pasar sebesar 26 persen hingga 27 persen dari total penjualan kendaraan secara nasional. Angka ini mencerminkan pergeseran minat konsumen yang nyata serta kesiapan pasar dalam menerima teknologi kendaraan yang lebih bersih dan efisien.

Bagaimana kesiapan ekosistem komponen pendukung dan sumber daya manusia di Indonesia saat ini menurut Gaikindo?

Kesiapan sumber daya manusia serta ekosistem komponen pendukung di Indonesia dinilai telah berada pada jalur yang tepat untuk mendukung industri kendaraan listrik. Keberadaan ekosistem komponen lokal yang memadai memastikan bahwa proses produksi kendaraan listrik tidak hanya bergantung pada perakitan akhir, melainkan didukung oleh rantai pasok komponen dalam negeri yang andal. Selain itu, kesiapan tenaga kerja lokal yang kompeten dalam mengadopsi teknologi baru menjadi pilar penting yang menjamin keberlanjutan operasional pabrik-pabrik kendaraan listrik di Indonesia, sehingga mampu bersaing dengan negara-negara lain di Asia Tenggara.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kendaraan ListrikIndustri OtomotifGAIKINDOInvestasi AsingASEAN

Berita Terbaru Lainnya

Pakar ITS soal Insiden Kapal Virgo Terbalik, Tak Cocok di Laut RITim 9 Kejagung Sita 38 Aset Senilai Rp846 Miliar Terkait Kasus Febrie AdriansyahJaga Ketahanan Pangan, Luthfi Perketat Perlindungan Sawah di JatengAkademisi Sorot Langkah Cepat Pemerintah Tangani Kasus Keracunan MBG di KaroDirut PLN Darmawan Pimpin Peningkatan Pasokan Listrik SulbagselAHY Beber Ada 7.000 Kawasan Kumuh di IndonesiaAra Pesan 2,5 Juta Genteng UMKM, Program Gentengisasi Dimulai OktoberWanita Hamil 7 Bulan Tewas di Bekasi Usai Kencan Lewat MiChat

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap