Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan pada perdagangan hari Rabu, 29 Juli 2026. Indeks ditutup melemah sebesar 39,20 poin atau terkoreksi 0,64%, sehingga berada di level 6.091,39. Penurunan ini membuat IHSG meninggalkan level 6.100. Sepanjang hari perdagangan, indeks menyentuh level tertinggi harian di 6.174,41 sebelum akhirnya merosot ke level terendah di 6.029,32.
Total nilai transaksi di seluruh pasar mencapai Rp22,86 triliun, dengan volume perdagangan sebesar 38,53 miliar saham yang ditransaksikan sebanyak 1,95 juta kali. Secara keseluruhan, pergerakan saham didominasi oleh pelemahan. Sebanyak 494 saham tercatat mengalami penurunan harga, 186 saham berhasil menguat, dan 285 saham lainnya bergerak stagnan. Adapun total kapitalisasi pasar pada penutupan perdagangan tercatat sebesar Rp10.675 triliun.
Pelemahan IHSG utamanya dipicu oleh koreksi di beberapa sektor. Sektor properti memimpin penurunan dengan koreksi mencapai 4,54%. Pelemahan ini diikuti oleh sektor utilitas yang turun 4,21%, sektor konsumer non-primer turun 1,50%, sektor industri melemah 1,44%, serta sektor energi terkoreksi 1,32%. Dari sisi pergerakan saham, PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) memangkas indeks sebesar 6,68 poin, diikuti oleh PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) sebesar 6,12 poin, PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) sebesar 5,19 poin, dan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) sebesar 3,82 poin.








