Kabupaten Banyuasin, yang berada di wilayah Provinsi Sumatera Selatan, secara resmi telah ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan agenda keagamaan bertajuk Jambore Anak Sholeh 2026. Kegiatan berskala provinsi ini dijadwalkan akan berlangsung selama beberapa hari, tepatnya mulai tanggal 4 hingga 8 Agustus 2026 mendatang. Penunjukan ini menjadi sebuah momentum penting bagi Kabupaten Banyuasin dalam menyambut kehadiran para pelajar dan santri dari berbagai penjuru daerah. Sebagai lokasi pelaksanaan, wilayah ini memusatkan perhatian pada kesiapan infrastruktur dan fasilitas demi menyukseskan agenda yang bernilai sangat positif bagi perkembangan generasi muda tersebut.
Ajang berskala provinsi ini diinisiasi secara langsung oleh Pondok Pesantren Modern Darussalam Bunga Karang. Sebagai pihak pemrakarsa, pondok pesantren tersebut merancang kegiatan ini dengan target utama untuk menjadikannya sebagai wadah pembentukan karakter yang efektif. Selain itu, jambore ini juga difokuskan pada penguatan nilai-nilai ajaran Islam bagi generasi muda di masa kini. Secara khusus, berbagai rangkaian program di dalam jambore ini ditujukan bagi para pelajar yang sedang menempuh pendidikan di jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA).
Tidak hanya menyasar para pelajar di tingkat MTs dan MA, kegiatan keagamaan ini juga dirancang secara khusus untuk mempererat ukhuah islamiah atau persaudaraan Islam di antara seluruh peserta yang hadir. Oleh karena itu, para santri dari berbagai pondok pesantren yang tersebar di seluruh wilayah Sumatera Selatan juga dipastikan akan turut berpartisipasi dalam acara ini. Pertemuan akbar tingkat provinsi ini diharapkan mampu menjadi momentum yang sangat baik bagi para peserta untuk saling mengenal, berinteraksi, menumbuhkan solidaritas, serta memperkuat tali silaturahmi antar-santri dari berbagai lembaga pendidikan Islam.
Nenek 90 Tahun di Sragen Meninggal Dunia Usai Tertimpa Rumahnya yang Lapuk

Pemerintah Kabupaten Banyuasin turut menyatakan komitmen dan kesiapannya untuk menyukseskan pelaksanaan acara tersebut. Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian, menyatakan secara tegas bahwa Pemerintah Kabupaten Banyuasin siap memberikan dukungan penuh demi kelancaran dan kesuksesan kegiatan ini. Pernyataan dukungan tersebut disampaikan secara langsung oleh Netta Indian saat berada di Banyuasin pada hari Kamis. Dukungan dari jajaran pemerintah daerah ini dinilai sangat krusial untuk memastikan seluruh kebutuhan koordinasi di lapangan dapat terfasilitasi dengan baik selama acara berlangsung.
Sebagai langkah nyata dalam memberikan dukungan terhadap kelancaran dan keamanan acara, Pemerintah Kabupaten Banyuasin juga memfasilitasi kebutuhan medis selama kegiatan berlangsung. Pemerintah daerah secara khusus menyiagakan unit ambulans beserta tenaga medis profesional yang berasal dari Dinas Kesehatan. Langkah antisipatif ini diambil untuk merespons berbagai kebutuhan penanganan kesehatan di lapangan. Keberadaan tim medis dari Dinas Kesehatan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus menjamin keselamatan seluruh peserta dan pihak yang terlibat selama mengikuti seluruh rangkaian acara.
Said Abdullah, Anggaran Bencana 2027 Naik Jadi Rp 1,1 Triliun

Dengan adanya kolaborasi yang erat antara Pondok Pesantren Modern Darussalam Bunga Karang selaku inisiator, Pemerintah Kabupaten Banyuasin sebagai pendukung utama, dan Dinas Kesehatan yang mengawal aspek medis, persiapan menyambut Jambore Anak Sholeh 2026 diharapkan dapat berjalan secara maksimal. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana edukasi, tetapi juga mampu memupuk semangat kebersamaan bagi generasi muda di Sumatera Selatan. Ajang ini diyakini akan menjadi tonggak penting dalam pembinaan karakter generasi muda Islam yang berakhlak mulia di tingkat provinsi.






