berputar.id
BerandaHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman OnlinePopuler
Beranda/Ekonomi

Anak Buah Purbaya Proses Puluhan Perusahaan Baja Pengemplang Pajak

Ance RundenganDiterbitkan 2 Sep 2026 - 04.03 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Anak Buah Purbaya Proses Puluhan Perusahaan Baja Pengemplang Pajak
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan bergerak menindak puluhan pelaku usaha di sektor baja yang diduga melakukan pengemplangan pajak. Dari sekitar 40 perusahaan yang masuk dalam radar pengawasan Kementerian Keuangan, sebanyak 38 perusahaan saat ini telah masuk ke tahap pemrosesan.

Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Bimo Wijayanto menjelaskan bahwa entitas usaha yang tengah ditangani mayoritas bergerak di bidang pengelolaan baja bekas atau baja scrap. Penanganan terhadap puluhan wajib pajak badan tersebut berada pada tingkatan yang berbeda-beda, mulai dari tahap pengawasan, pemeriksaan, pengumpulan bukti permulaan (bukper), hingga case building.

Meski proses penegakan hukum perpajakan terus berjalan, DJP belum merilis angka pasti mengenai total potensi penerimaan negara yang akan dikantongi. Menurut Bimo, penghitungan final baru dapat dipastikan setelah seluruh rangkaian proses pemeriksaan terhadap puluhan perusahaan tersebut rampung.

Baca Juga

OJK Dorong Masyarakat Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini

OJK Dorong Masyarakat Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini

Penerapan Prinsip Ultimum Remedium

Dalam memproses dugaan pelanggaran pajak ini, otoritas perpajakan memilih mengedepankan prinsip ultimum remedium. Pendekatan hukum pidana dijadikan sebagai opsi paling akhir apabila wajib pajak tetap tidak kooperatif dalam menyelesaikan kewajibannya.

Melalui skema tersebut, perusahaan baja yang terbukti kurang bayar diminta melunasi pokok kewajiban perpajakan beserta sanksi administrasi agar terhindar dari jeratan pidana. Jika perkara berlanjut ke ranah pidana, sanksi denda finansial yang dijatuhkan dapat membengkak hingga empat kali lipat.

Bimo menyampaikan bahwa pendekatan ini diambil agar operasional bisnis perusahaan terkait tetap dapat berjalan, sembari memastikan hak penerimaan kas negara tetap dipulihkan secara optimal.

Baca Juga

15 Juta Orang Belum Punya Rekening Tabungan, LPS Targetkan Dua Juta Pembukaan Akun per Tahun

15 Juta Orang Belum Punya Rekening Tabungan, LPS Targetkan Dua Juta Pembukaan Akun per Tahun

Potensi Kebocoran Capai Rp5 Triliun

Langkah penindakan oleh jajaran DJP ini menyusul temuan yang diungkapkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Bendahara Negara tersebut sebelumnya mengantongi daftar 40 perusahaan baja bermasalah dan memperkirakan potensi kebocoran pajak dari kelompok usaha tersebut berkisar antara Rp4 triliun hingga Rp5 triliun.

Pengejaran kewajiban perpajakan ini menjadi bagian dari strategi ekstensifikasi untuk memperluas basis penerimaan negara. Pos-pos perpajakan yang dibidik meliputi Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), hingga kepatuhan atas kegiatan transaksi impor yang selama ini dinilai belum tertangani secara maksimal.

Sumber: CNN Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kementerian KeuanganDirektorat Jenderal Pajak

Berita Terbaru Lainnya

Bandara Soetta, Halim hingga Husein Sastranegara Ditutup Sampai Pukul 23.59 WIBOJK Dorong Masyarakat Siapkan Dana Pensiun Sejak DiniPotret Keramaian Booth LPS di Lampung Financial Festival 2026Bandara Halim Ditutup Sementara Imbas Abu Anak Krakatau, 50 Penerbangan DibatalkanHadapi Abu Anak Krakatau, Seskab Teddy Ingatkan Warga Pakai Masker N95Garuda Batalkan Penerbangan hingga 7 September Imbas Abu Anak KrakatauPolitik Tapteng Panas, Bupati Masinton Pasaribu Diancam PemakzulanErupsi Gunung Anak Krakatau, Pemerintah Minta Kampus Sesuaikan Aktivitas Akademik

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

HukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman Online

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap