berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

BMKG Sebut Ada Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Kalbar pada 1-7 September

Usat BalangDiterbitkan 2 Sep 2026 - 04.05 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
BMKG Sebut Ada Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Kalbar pada 1-7 September
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan adanya potensi hujan di sebagian wilayah Kalimantan Barat pada periode 1 hingga 7 September 2026. Informasi mengenai peluang turunnya hujan tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Berton SP Panjaitan dalam konferensi pers pada Selasa (1/9).

Berdasarkan prakiraan BMKG, potensi presipitasi yang terdeteksi di sebagian wilayah Kalimantan Barat tersebut memiliki intensitas sporadis. Karakteristik hujan sporadis diartikan sebagai hujan yang turun secara tidak merata antarwilayah atau berlangsung hanya sesaat.

Upaya Optimalisasi Lewat Modifikasi Cuaca

Guna mengoptimalkan potensi awan hujan yang ada di wilayah tersebut, pemerintah merencanakan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Langkah ini ditujukan untuk memaksimalkan curah hujan di lokasi yang membutuhkan penanganan.

Baca Juga

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Sebelumnya, Operasi Modifikasi Cuaca tercatat sudah sempat dilaksanakan sebanyak satu kali di kawasan terkait. Pada pelaksanaan operasi terdahulu tersebut, tim telah menebarkan sebanyak 1.600 kilogram garam ke lapisan atmosfer untuk memicu terjadinya hujan.

Kondisi Titik Api dan Tantangan Pemadaman

Keberadaan potensi hujan dan rencana OMC ini menjadi faktor penting di tengah situasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. Hingga saat ini, BNPB melaporkan tengah memonitor 30 titik api aktif (firespot) di wilayah Kalimantan Barat.

Baca Juga

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Kemunculan puluhan titik api tersebut berdampak signifikan pada kondisi lingkungan sekitar. Kualitas udara di wilayah pantauan dilaporkan secara umum berada pada tingkat berbahaya, dengan jarak pandang (visibilitas) yang merosot hingga di bawah 1 kilometer.

Untuk mengatasi karhutla, operasi pemadaman saat ini terus dilaksanakan secara terpadu melalui jalur darat maupun udara. Kendati demikian, tim gabungan di lapangan masih menghadapi sejumlah kendala teknis dan kondisi alam, antara lain tingkat daya lihat atau visibilitas yang rendah, karakteristik lahan gambut yang sulit dipadamkan, serta keterbatasan sumber air di sekitar lokasi kebakaran.

Sumber: CNN Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KarhutlaKalimantan BaratBMKGBNPB

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

Nasional

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

25 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi 路 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional 路 16 Sep 2026
  5. 5Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap