Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan komitmen partainya untuk terus mengawal pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI). AHY menekankan bahwa setiap regulasi kepemiluan yang disusun harus berpegang teguh pada prinsip kesetaraan hak politik setiap warga negara.
Pernyataan tersebut disampaikan AHY seusai menghadiri Pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Nasional Fraksi DPRD Partai Demokrat yang berlangsung di Jakarta Pusat, Selasa (8/9). Pertemuan nasional para legislator daerah tersebut digelar bertepatan dengan momentum penyambutan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat yang menandai kiprah seperempat abad partai di kancah perpolitikan Indonesia.
AHY, yang kini juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, mengingatkan bahwa perumusan norma dalam RUU Pemilu wajib kembali pada filosofi dasar penyelenggaraan pemilu yang demokratis dan berkeadilan.
Warga Usia 17 Tahun Bakal Otomatis Dapat Rekening Bank Berbasis NIK

"Karena semua warga negara itu punya hak yang sama untuk memilih maupun memiliki hak untuk dipilih," tutur AHY saat menjelaskan urgensi menjaga kesetaraan hak politik dalam perancangan undang-undang tersebut.
Menurutnya, kerangka hukum pemilu yang dirumuskan di tingkat parlemen memiliki implikasi luas terhadap seluruh mekanisme suksesi kepemimpinan di Indonesia. Aturan main tersebut tidak hanya mengatur pemilihan presiden dan pemilihan anggota legislatif, melainkan juga terkait erat dengan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.
Tegur Pengendara Lawan Arah, Pria di Pamulang Dibacok lalu HP-nya Dirampas

Dalam rangkaian agenda Bimtek Nasional tersebut, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron turut menyampaikan doa dan harapannya agar AHY di masa depan dapat memimpin di tingkat nasional.
Sebelum gelaran Bimtek Nasional di Jakarta Pusat, rangkaian konsolidasi internal partai juga ditandai dengan langkah penguatan keanggotaan. Pada Senin (7/9/2026), AHY secara langsung menyerahkan kartu tanda anggota (KTA) Partai Demokrat kepada sejumlah founder, investor, dan influencer muda di Jakarta untuk memperluas partisipasi generasi muda dalam proses politik formal.






