berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

Survei Poltracking, Mayoritas Publik Menilai Pengangguran Belum Berhasil Diturunkan

Fitri KaraengDiterbitkan 1 Sep 2026 - 06.07 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Survei Poltracking, Mayoritas Publik Menilai Pengangguran Belum Berhasil Diturunkan
Foto/Ilustrasi: Liputan6
A-A+

Hasil survei nasional Poltracking Indonesia menunjukkan bahwa mayoritas publik menilai pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka belum berhasil menurunkan angka pengangguran. Sebanyak 57,3 persen responden menyampaikan penilaian tersebut terhadap kinerja pemerintah dalam penanganan sektor ketenagakerjaan.

Survei Poltracking Indonesia ini dilaksanakan pada rentang 14 hingga 20 Agustus 2026 dengan melibatkan 1.220 responden yang tersebar di 38 provinsi di seluruh Indonesia. Berdasarkan hasil survei tersebut, hanya 32,2 persen responden yang menyatakan pemerintah berhasil menurunkan angka pengangguran. Di sisi lain, terkait dengan ketersediaan lapangan pekerjaan, sebanyak 51,6 persen responden menilai pemerintah belum berhasil menciptakan lapangan kerja.

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda AR menyatakan bahwa persoalan ekonomi, khususnya penanganan pengangguran dan pengendalian harga kebutuhan pokok, merupakan isu yang paling kuat memengaruhi persepsi masyarakat terhadap kinerja pemerintah. Pandangan masyarakat terkait kondisi ekonomi dinilai menjadi faktor utama dalam evaluasi publik terhadap jalannya pemerintahan saat ini.

Baca Juga

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Kenaikan Pengeluaran dan Keterjangkauan Harga Pokok

Selain sorotan pada sektor ketenagakerjaan, survei Poltracking Indonesia memotret kondisi ekonomi rumah tangga masyarakat. Sebanyak 62,5 persen responden menyatakan bahwa pengeluaran rumah tangga mereka saat ini tercatat lebih banyak dibandingkan dengan tahun lalu. Sementara itu, responden yang menyatakan pengeluaran rumah tangga mereka lebih sedikit dibandingkan tahun lalu tercatat sebanyak 27,7 persen.

Tingginya pengeluaran rumah tangga ini beriringan dengan persepsi publik terhadap harga bahan kebutuhan pokok. Dalam kurun waktu satu bulan terakhir, sebanyak 55,6 persen responden menilai harga kebutuhan pokok berada dalam kondisi tidak terjangkau. Sebaliknya, sebanyak 38,3 persen responden menilai harga kebutuhan pokok masih terjangkau dalam satu bulan terakhir.

Baca Juga

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Temuan survei juga mencatat bahwa mahalnya harga kebutuhan pokok menjadi persoalan utama yang paling banyak dirasakan oleh masyarakat, dengan proporsi mencapai 44,3 persen responden. Tingginya persentase keluhan mengenai harga kebutuhan pokok tersebut berada jauh melampaui masalah-masalah lain yang masing-masing tercatat berada di bawah 10 persen.

Sumber: Liputan6

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo Subianto

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

Nasional

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

25 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi 路 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional 路 16 Sep 2026
  5. 5Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan KetentuannyaNasional 路 25 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap