berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

Kejagung Nilai Anggaran 2027 Belum Ideal, Minta Tambahan Rp 22,1 T

Marthen TandirerungDiterbitkan 1 Sep 2026 - 06.07 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kejagung Nilai Anggaran 2027 Belum Ideal, Minta Tambahan Rp 22,1 T
Foto/Ilustrasi: Liputan6
A-A+

Kejaksaan Agung (Kejagung) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp22,1 triliun untuk tahun anggaran 2027 dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR di Jakarta, Senin (31/8/2026). Pengajuan tambahan ini disampaikan karena pagu anggaran yang telah ditetapkan sebesar Rp21,5 triliun dinilai belum mencukupi operasional serta kebutuhan riil lembaga.

Berdasarkan perhitungan internal Kejagung, kebutuhan ideal anggaran pada 2027 mencapai Rp43,6 triliun. Pelaksana tugas atau pimpinan Kejaksaan Agung melalui Jaksa Agung Muda Asep Nana Mulyana memaparkan bahwa pagu indikatif 2027 sebesar Rp21,5 triliun sebenarnya sudah mengalami kenaikan sekitar Rp6 triliun dibandingkan pagu 2026 yang tercatat sebesar Rp15,4 triliun.

Kenaikan pagu sekitar Rp6 triliun tersebut bersumber dari alokasi rupiah murni sebesar Rp5,7 triliun serta penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sejumlah Rp281,7 miliar.

Baca Juga

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Rincian Alokasi Pagu Anggaran Rp21,5 Triliun

Dari total pagu Rp21,5 triliun yang telah disiapkan untuk tahun 2027, pos alokasi terbesar dialokasikan untuk sarana dan prasarana serta belanja pegawai. Rincian pembagian anggaran tersebut meliputi:

  • Belanja pegawai: Rp6,4 triliun
  • Belanja barang operasional: Rp1,5 triliun
  • Kegiatan intelijen dan penanganan perkara: Rp1,2 triliun
  • Dukungan sarana dan prasarana tugas serta fungsi Kejaksaan: Rp9,5 triliun
  • Bidang pembinaan, badan pendidikan dan pelatihan, pengawasan, Rumah Sakit Adhyaksa, dan perwakilan luar negeri: Rp1,7 triliun
  • Kegiatan prioritas nasional: Rp649,7 miliar
  • Pemenuhan sarana-prasarana peralatan perkara dan dukungan PNBP: Rp281,7 miliar
  • Pemulihan aset, penelusuran, pemeliharaan, pemusnahan, serta penyelesaian barang bukti sitaan dan rampasan: Rp147,3 miliar

Alasan Pengajuan Tambahan Anggaran

Salah satu faktor utama yang mendasari usulan tambahan anggaran Rp22,1 triliun adalah peningkatan beban belanja pegawai. Kejagung mencatat adanya 7.057 CPNS yang telah diangkat menjadi PNS pada 2026, ditambah 1.609 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang telah aktif bertugas sejak 2026.

Baca Juga

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Penambahan jumlah aparatur sipil negara tersebut berimplikasi langsung pada kebutuhan hak keuangan dan tunjangan operasional penegakan hukum di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia pada tahun anggaran 2027.

Sumber: Liputan6

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kejaksaan AgungKomisi III DPR

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

Nasional

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

25 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi 路 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional 路 16 Sep 2026
  5. 5Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan KetentuannyaNasional 路 25 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap