berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Bisnis

Strategi Pollux Hotels Group Hadapi Era Suku Bunga Tinggi dengan Menunda Pembangunan Hotel Baru pada 2026

Usat BalangDiterbitkan 1 Agu 2026 - 04.43 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Strategi Pollux Hotels Group Hadapi Era Suku Bunga Tinggi dengan Menunda Pembangunan Hotel Baru pada 2026
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Perusahaan pengembang properti dan perumahan di Indonesia yang mencakup portofolio hotel dan apartemen, yakni Pollux Hotels Group, mengumumkan sebuah keputusan strategis terkait arah bisnis mereka. Di tengah dinamika perekonomian yang sedang berlangsung, manajemen secara resmi memutuskan untuk menunda rencana pembangunan proyek hotel baru yang dijadwalkan pada tahun 2026. Keputusan penundaan pembangunan hotel baru ini diambil sebagai langkah antisipatif dan respons langsung terhadap situasi pasar di era suku bunga tinggi yang dinilai memberikan tantangan tersendiri bagi pembiayaan proyek baru di tanah air.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal

Penjelasan mendalam mengenai langkah bisnis yang diambil oleh Pollux Hotels Group ini disampaikan langsung oleh Handojo Koentoro Setyadi, yang menjabat sebagai Presiden Direktur PT Pollux Hotels Group Tbk. Pemaparan mengenai penundaan proyek dan arah strategis perusahaan tersebut dibahas secara komprehensif dalam sebuah dialog bersama Serliana Salsabila. Dialog interaktif tersebut ditayangkan melalui program AutoBizz di saluran CNBC Indonesia pada hari Jumat, tanggal 31 Juli 2026, yang secara khusus mengulas strategi pelaku industri dalam menghadapi tantangan perekonomian saat ini.

Dalam pemaparannya, Handojo Koentoro Setyadi menekankan bahwa keputusan untuk menunda pembangunan hotel baru oleh emiten yang dikenal dengan kode saham POLI ini merupakan bagian dari strategi konsolidasi perusahaan. Konsolidasi internal ini dinilai sangat krusial dan diperlukan untuk menghadapi berbagai bentuk ketidakpastian ekonomi yang membayangi industri properti secara luas. Melalui langkah konsolidasi tersebut, POLI berupaya keras untuk memperkuat struktur permodalan perusahaan sekaligus menjaga kualitas neraca keuangan agar tetap sehat, stabil, dan kokoh dalam menghadapi tekanan pada era suku bunga tinggi.

Baca Juga

Bank Indonesia Pastikan Kesiapan Hadapi Era Suku Bunga Tinggi Merespons Kebijakan The Fed

Bank Indonesia Pastikan Kesiapan Hadapi Era Suku Bunga Tinggi Merespons Kebijakan The Fed

Sebagai alternatif utama di tengah penundaan proyek konstruksi baru tersebut, manajemen POLI kini mengalihkan fokus kinerja operasional mereka pada optimalisasi aset-aset yang sudah ada di dalam portofolio perusahaan. Optimalisasi aset ini direalisasikan secara nyata melalui penerapan efisiensi operasional yang lebih ketat dan terukur di seluruh unit usaha properti yang telah berjalan. Manajemen menaruh harapan besar bahwa langkah efisiensi operasional ini akan mampu mengerek tingkat produktivitas dari setiap aset yang sudah beroperasi, sehingga pada akhirnya tetap dapat menghasilkan kinerja keuangan yang positif bagi kelangsungan bisnis korporasi.

Sejalan dengan upaya peningkatan efisiensi operasional, manajemen POLI juga tengah menitikberatkan fokus kerja mereka pada sebuah program pengembangan internal terstruktur yang dinamakan program 4R. Program strategis ini mencakup empat pilar utama, yaitu renovation, repositioning, rebranding, serta revaluation. Melalui pelaksanaan program 4R yang terintegrasi dan berkesinambungan ini, perusahaan menargetkan agar setiap aset properti yang dimiliki saat ini dapat beroperasi secara optimal dan memberikan nilai tambah yang maksimal bagi keseluruhan portofolio bisnis perusahaan di sektor perhotelan.

Baca Juga

BI Minta Perbankan Konsisten Pacu Kredit dan Hindari Penumpukan Dana di SBN

BI Minta Perbankan Konsisten Pacu Kredit dan Hindari Penumpukan Dana di SBN

Meskipun terdapat penundaan proyek hotel baru pada tahun 2026 ini, komitmen PT Pollux Hotels Group Tbk untuk melakukan ekspansi bisnis tidak surut. Untuk prospek jangka panjang, perusahaan menegaskan bahwa mereka tetap menargetkan ekspansi melalui berbagai rencana pengembangan properti secara berkelanjutan. Kendati demikian, realisasi dari rencana ekspansi jangka panjang tersebut akan dilaksanakan dengan sangat hati-hati, dengan tetap memperhatikan kondisi pasar yang terus berkembang, serta berfokus pada upaya mencari pendanaan yang efektif guna menjaga stabilitas fundamental keuangan korporasi.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

CNBC IndonesiaSuku BungaPropertiPollux Hotels GroupPOLIHandojo Koentoro Setyadi

Berita Terbaru Lainnya

Aspek Keselamatan Dorong Perubahan Strategi Industri KeramikFakta di Balik Video Viral Siswa Menyeberangi Sungai Tripe di Gayo Lues dan Upaya Pembangunan JembatanPresiden Prabowo Subianto Akan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di JakartaPanduan Mengedukasi dan Melindungi Anak dari Bahaya InternetDampak Kebakaran Hutan Ekstrem, Ledakan Amunisi di Prancis hingga Titik Api di IndonesiaRekomendasi Tablet Entry-Level Rp1 Jutaan Terbaik di Indonesia pada Pertengahan 2026BGN Selidiki Dapur Makan Bergizi Gratis Terkait Penggunaan Barang SubsidiKadin Ungkap Komponen Industri Indonesia Masuk Rantai Pasok Global Tesla hingga IKEA

Paling Banyak Dibaca

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

Ekonomi

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

30 Jul 2026

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

Hukum

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

31 Jul 2026

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

Pariwisata

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

30 Jul 2026

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&BEkonomi 路 30 Jul 2026
  3. 3Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak SahHukum 路 31 Jul 2026
  4. 4Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  5. 5Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata AntarnegaraPariwisata 路 30 Jul 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap