Langkah pemerintah Indonesia dalam mempercepat proyek eksplorasi ladang minyak dan gas bumi (migas) baru menjadi dorongan signifikan bagi penguatan produksi energi nasional sekaligus industri maritim pendukung. Keberadaan proyek-proyek eksplorasi tersebut secara langsung menciptakan kebutuhan armada kapal lepas pantai (offshore) yang andal untuk mendukung aktivitas hulu migas di berbagai wilayah perairan tanah air.
Direktur PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS), Janto Lili, menyatakan bahwa langkah akselerasi eksplorasi yang diambil pemerintah merupakan upaya penting guna mengerek produksi migas nasional. Pada tahun 2026, Indonesia memiliki sekitar lima proyek migas yang diharapkan dapat memacu peningkatan produksi energi nasional sekaligus memberikan dampak positif terhadap industri maritim offshore.
Pengadaan Kapal Sewa dan Kapal Bekas
Untuk merespons tingginya kebutuhan operasional pendukung kegiatan eksplorasi migas, Wintermar Offshore Marine menerapkan strategi pengadaan kapal sewa dan kapal bekas. Opsi ini diambil demi memenuhi permintaan pasar secara tepat waktu, mengingat proses pengadaan unit kapal baru membutuhkan durasi waktu sekitar dua tahun.
Danantara Buka Suara Isu Bakal Punya 40% Saham BEI Usai Demutualisasi

Dengan mendatangkan kapal sewa maupun kapal bekas, kesiapan operasional dapat dijaga tanpa harus menunggu proses pembuatan kapal baru yang memakan waktu lama, sehingga perseroan dapat langsung memenuhi kebutuhan proyek eksplorasi yang sedang berjalan.
Dukungan pada Proyek Laut Dalam
Selain melayani aktivitas operasional standar, Wintermar Offshore Marine saat ini juga telah mulai masuk untuk mendukung proyek migas laut dalam (deepwater). Dukungan tersebut terealisasi pada proyek yang dikembangkan oleh perusahaan migas asal Italia, ENI.
Breaking! BI Catat Utang Luar Negeri RI Tembus US$454,8 M di Juli

Dalam keterlibatannya pada proyek migas laut dalam tersebut, Wintermar mendukung operasional di proyek Gendalo-Gandang serta Geng North-Gehem yang berlokasi di lepas pantai Kalimantan Timur.
Pembahasan mengenai strategi bisnis armada offshore dan prospek proyek migas lepas pantai ini disampaikan langsung oleh Direktur PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS) Janto Lili dalam dialog bersama Andi Shalini di program Squawk Box, CNBC Indonesia, pada Selasa (15/09/2026).






