Sebanyak empat warga lanjut usia harus dilarikan ke fasilitas pelayanan kesehatan setelah terindikasi mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat kebakaran lahan tempat pembuangan sampah sementara (TPS) di Cidadap, Kota Bandung. Secara keseluruhan, tercatat sedikitnya 11 orang melaporkan gangguan kesehatan akibat paparan asap pekat yang menyelimuti kawasan permukiman.
Kepulan asap dari lahan terbakar tersebut menyebar hingga radius fasilitas publik di sekitarnya. Rumah Sakit Salamun yang berjarak sekitar 100 meter dari lokasi kejadian turut terdampak kabut asap. Sebagai langkah antisipasi, otoritas setempat telah berkoordinasi dengan pihak SMP 52 agar para siswa wajib mengenakan masker selama kegiatan belajar mengajar. Forkopimcam Cidadap juga telah mendirikan posko kesehatan serta posko pengungsian sementara bagi warga yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
WN China Ditangkap Karena Buru dan Santap Penyu di Raja Ampat

Kebakaran yang melanda area lereng seluas lebih dari dua hektare tersebut diketahui bermula pada Senin (14/9) sekitar pukul 18.45 WIB. Berdasarkan keterangan saksi dan informasi di lapangan, api pertama kali muncul dari bagian bawah lereng. Maulana menyatakan bahwa penyebab pasti kebakaran masih didalami, termasuk kemungkinan akibat puntung rokok yang dibuang sembarangan maupun unsur pembakaran yang disengaja.
Proses penjinakan api menghadapi hambatan geografis yang cukup berat. Titik api masih terpantau aktif setelah lebih dari 13 jam akibat embusan angin kencang di lereng gunung yang berulang kali memicu nyala api kembali. Petugas pemadam kebakaran juga menghadapi ancaman longsor dari struktur tanah yang labil serta bau menyengat yang diduga berasal dari gas metan di timbunan sampah.
Hari ke-9 Kebakaran TPA Galuga Bogor, Api dan Asap Tak Terlihat

Armada pemadam telah menyemprotkan lebih dari 40.000 liter air untuk meredam kobaran api di medan terjal tersebut. Peristiwa kebakaran di kawasan TPS ini tercatat bukan yang pertama kali terjadi, di mana penanganan insiden serupa pada masa sebelumnya sempat membutuhkan waktu lebih dari tiga hari hingga tuntas.






