Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda lima kawasan pegunungan di Jawa Timur secara bersamaan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur mencatat total luasan area yang terdampak kobaran api telah mencapai 1.488 hektare.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim Satriyo Nurseno menyampaikan bahwa lima gunung yang terdampak kebakaran meliputi Gunung Kawinajang, Gunung Argopuro, Gunung Bromo, Gunung Semeru, hingga yang terbaru merambat ke Gunung Lawu. Hingga saat ini, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, sementara proses pendataan dampak kerusakan ekosistem masih terus berjalan.
Titik kebakaran paling luas berada di kawasan Gunung Kawinajang di Kabupaten Blitar serta area Savana Gunung Buthak di Kabupaten Malang. Pada kawasan tersebut, api diperkirakan telah melahap sekitar 800 hektare lahan. Penanganan lewat udara menggunakan teknik water bombing di lereng Gunung Kawinajang sempat dihentikan sementara dari siang hingga sore hari akibat tiupan angin kencang dan kepulan asap tebal yang membatasi jarak pandang operasional helikopter.
16 Jam Berlalu, Kebakaran Timbunan Sampah di Ciumbuleuit, Bandung, Belum Padam

Di kawasan Gunung Argopuro, api membakar setidaknya 488 hektare vegetasi cemara gunung dan semak belukar di Gunung Gilap, Desa Suci. Tim gabungan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Kabupaten Jember terkendala medan yang sangat terjal sehingga tidak dapat mencapai lokasi titik api secara langsung lewat jalur darat. Personel di lapangan berfokus membuat sekat bakar serta membasahi sisa bara api, terbantu oleh turunnya hujan ringan di sekitar kawasan Hutan Lumut.
Sementara itu, di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), sekitar 200 hektare lahan di wilayah Gunung Bromo yang mencakup Desa Ngadas, Watu Gede, dan Jemplang dilaporkan hangus. Untuk mempercepat proses pemadaman di area Bromo, BPBD Jawa Timur mengerahkan teknologi drone water spray.
Kebakaran Hutan Pinus di Sadang Kebumen Hanguskan 2,5 Hektare Lahan

Masih di wilayah TNBTS, titik api juga dilaporkan menyala di Gunung Semeru, tepatnya di Blok Metigi Renteng, Desa Argosari, Kabupaten Lumajang. Personel gabungan memadamkan api secara manual menggunakan alat gepyok guna menekan pergerakan api.
Insiden karhutla di Jawa Timur turut meluas ke Gunung Lawu. Laporan terbaru mencatat titik api muncul pada Senin (14/9) sekitar pukul 09.00 WIB di kawasan Petak 50 dan Petak 44 RPH Jabung, yang berlokasi di perbatasan Desa Jabung Kabupaten Magetan dan Desa Karangrejo Kabupaten Ngawi.






