Malam Penganugerahan Hoegeng Awards 2026 yang diselenggarakan di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada Jumat, 31 Juli 2026, menjadi momentum penting bagi Kepolisian Negara Republik Indonesia. Acara ini dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang memberikan pesan mendalam kepada seluruh jajarannya. Dalam kesempatan tersebut, Kapolri mengajak seluruh anggota Polri untuk terus menjaga semangat keteladanan Jenderal Hoegeng Iman Santoso dalam menjalankan tugas sehari-hari dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Keteladanan tokoh kepolisian tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman dalam menjaga integritas serta profesionalisme setiap personel, baik saat bertugas di tengah masyarakat maupun ketika tidak berada dalam pengawasan pimpinan.
Penyelenggaraan Hoegeng Awards 2026 ini merupakan edisi kelima sejak ajang penghargaan tersebut pertama kali digelar pada tahun 2022. Antusiasme masyarakat terhadap program ini terlihat sangat tinggi, dibuktikan dengan adanya usulan sebanyak 9.125 anggota Polri dari berbagai daerah untuk lima kategori penghargaan. Ribuan nama yang diusulkan oleh publik tersebut tidak serta-merta lolos, melainkan harus melewati tahapan yang panjang dan ketat. Prosesnya mencakup verifikasi data, seleksi mendalam oleh Dewan Pakar, hingga tahap uji publik. Rangkaian penyaringan ini pada akhirnya menetapkan lima orang personel kepolisian sebagai penerima penghargaan atas dedikasi dan integritas mereka.
Kategori Polisi Berdedikasi pada tahun ini dianugerahkan kepada Kombes Pol Eko Budhi Purwono. Perwira menengah yang kini menjabat sebagai Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Riau tersebut dikenal luas melalui inisiatif program Green Policing. Program ini dinilai memberikan dampak positif karena berhasil memadukan edukasi lingkungan hidup dengan upaya pemberdayaan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan. Pendekatan ini membuktikan bahwa peran kepolisian dapat melampaui penegakan hukum konvensional dengan turut serta menjaga kelestarian alam dan meningkatkan kesejahteraan warga setempat.
Dentuman Keras & Kilatan Cahaya di Gorontalo, BMKG, Bukan Gempa

Penghargaan untuk kategori Polisi Inovatif diberikan kepada Brigpol Renita Rismayanti yang bertugas di Divisi Hubungan Internasional Polri. Kiprahnya di kancah global patut diapresiasi, terutama saat ia berhasil mengembangkan sistem basis data kriminal ketika menjalankan Misi MINUSCA di Republik Afrika Tengah. Dedikasi dan inovasi yang ditunjukkannya di daerah konflik tersebut membuahkan hasil yang membanggakan. Ia tercatat sebagai Polwan Indonesia pertama yang menerima penghargaan bergengsi Women Police of the Year 2023 dari Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Perhatian terhadap kaum rentan juga menjadi fokus dalam ajang ini melalui kategori Polisi Pelindung Perempuan, Anak, dan Kelompok Rentan. Penghargaan tersebut diraih oleh AKP Siti Elminawati dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Tengah. Rekam jejaknya menunjukkan pengabdian yang panjang dan konsisten dalam penanganan perkara yang melibatkan perempuan dan anak sejak tahun 2002. Selama lebih dari dua dekade, ia terus mengawal upaya perlindungan sekaligus membantu proses pemulihan bagi para korban kekerasan.
Di wilayah ujung timur Indonesia, tantangan tugas yang berat tidak menyurutkan semangat pengabdian Iptu Motalip Litiloly. Menjabat sebagai Kasat Samapta Polres Nduga, Polda Papua, ia berhasil meraih penghargaan untuk kategori Polisi Tapal Batas dan Pedalaman. Keberhasilannya tidak lepas dari kedekatan yang ia bangun bersama masyarakat dan tokoh adat setempat. Hubungan baik tersebut membuatnya mendapat kepercayaan penuh untuk membantu menyelesaikan berbagai konflik di wilayahnya melalui jalan dialog serta pendekatan kekeluargaan yang damai.
Bantuan 19 Ton Dikirim untuk Korban Gempa NTT

Kategori Polisi Berintegritas dianugerahkan kepada Kombes Pol Norul Hidayat, yang mengemban tugas sebagai Kepala Sekolah Polisi Negara Polda Kepulauan Bangka Belitung. Di lingkungan pendidikan kepolisian tersebut, ia mengambil langkah tegas dengan menertibkan praktik pungutan liar dan menerapkan sistem transparansi yang ketat. Selain itu, ia juga dikenal teguh menolak segala bentuk pemberian yang tidak sah serta berupaya keras memperkuat pendidikan karakter bagi para calon anggota Polri, sehingga mampu mencetak generasi penerus yang bersih dan berwibawa.
Penyelenggaraan dan keberhasilan para penerima Hoegeng Awards 2026 ini turut mendapat sorotan positif dari berbagai pihak, termasuk Chairman CT Corp Chairul Tanjung. Ia menyebutkan bahwa semakin banyak anggota Polri berintegritas yang muncul ke permukaan dan mendapatkan pengakuan langsung dari masyarakat. Pengakuan publik ini menjadi bukti nyata bahwa institusi kepolisian terus berbenah melalui tindakan nyata setiap personelnya. Keteladanan kelima penerima penghargaan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi seluruh jajaran kepolisian untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian, memperbaiki pola kerja, dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat luas.






