berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Berita

Pramono Anung Ungkap Alasan Pembangunan SDN Cipete Utara 01 Belum Rampung

Bambang SetiawanDiterbitkan 31 Jul 2026 - 07.13 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pramono Anung Ungkap Alasan Pembangunan SDN Cipete Utara 01 Belum Rampung
Foto/Ilustrasi: Tempo
A-A+

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap alasan utama mengapa pembangunan gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cipete Utara 01 hingga kini belum tuntas. Gedung fasilitas pendidikan yang berada di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tersebut masih dalam kondisi belum selesai dibangun. Menanggapi proyek yang terbengkalai ini, Pramono memberikan penjelasan secara langsung kepada wartawan di kawasan Jakarta Selatan pada hari Kamis, 30 Juli 2026. Ia menjelaskan secara rinci mengenai dinamika yang terjadi selama proses pembangunan berlangsung.

Menurut penjelasan Pramono Anung, pembangunan sekolah tersebut mengalami perubahan konsep proyek di tengah jalan yang berdampak pada kelancaran pengerjaan. Ia memaparkan bahwa permasalahan utama di SDN 01 Cipete adalah adanya perubahan rencana dari desain awalnya. Pada tahap perencanaan awal, gedung tersebut diproyeksikan untuk dibangun sebagai sekolah dasar dengan bangunan setinggi empat tingkat. Rencana awal berupa gedung empat tingkat ini merupakan konsep dasar sebelum proyek tersebut berjalan dan mengalami perombakan desain yang signifikan.

Namun, dalam perjalanan proses pembangunannya, konsep proyek tersebut berubah menjadi bangunan terpadu atau mixed-use. Seiring dengan perubahan konsep menjadi mixed-use di tengah jalan, rencana konstruksi juga dicanangkan untuk dibangun ke atas menjadi jauh lebih tinggi. Gedung sekolah dasar yang semula hanya direncanakan sebanyak empat tingkat, kemudian diubah target pembangunannya menjadi sekitar 20 tingkat. Lonjakan jumlah lantai yang sangat drastis inilah yang menjadi titik awal terhambatnya proses penyelesaian proyek fasilitas pendidikan tersebut.

Pramono mengungkapkan bahwa perubahan rencana menjadi bangunan 20 tingkat tersebut tidak berjalan mulus dan justru memicu ketidakpastian. Ia menyebutkan bahwa dalam perjalanannya terjadi proses pengambilan keputusan yang maju-mundur secara berulang kali. Kondisi maju-mundur yang terus terjadi tersebut pada akhirnya berujung pada batalnya eksekusi rencana baru. Ketidakjelasan arah proyek ini mengakibatkan pengerjaan fisik di lapangan terhenti, sehingga ada pembangunan gedung sekolah yang menjadi terbengkalai.

Baca Juga

Isi BBM Antre di Makassar, Siswa Sekolah Terpaksa Belajar Jarak Jauh

Isi BBM Antre di Makassar, Siswa Sekolah Terpaksa Belajar Jarak Jauh

Menyikapi kondisi pembangunan yang mangkrak tersebut, Gubernur DKI Jakarta telah mengambil langkah untuk mempercepat penyelesaiannya. Pramono menyatakan bahwa dirinya telah memanggil Kepala Dinas Pendidikan beserta jajaran terkait lainnya untuk berdiskusi secara mendalam. Dalam pertemuan tersebut, ia memberikan arahan yang jelas dan meminta agar penyelesaian pembangunan sekolah dasar yang mangkrak ini bisa segera dirampungkan. Instruksi ini diberikan agar fasilitas pendidikan tersebut dapat segera dimanfaatkan sebagaimana tujuan awalnya.

Terkait dengan konsep bangunan terpadu yang sempat direncanakan, Pramono menegaskan prioritas utama dari kelanjutan proyek ini. Ia menyatakan bahwa untuk urusan pembangunan mixed-use akan menjadi urusan berikutnya yang bisa dibahas di lain waktu. Menurutnya, hal yang paling penting saat ini adalah memastikan pembangunan gedung sekolah dasar tersebut segera selesai. Dengan selesainya tahap pembangunan gedung utama, fasilitas pendidikan itu diharapkan segera bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar para siswa.

Meski telah menginstruksikan percepatan, Pramono belum bisa memastikan secara pasti kapan target penyelesaian sekolah itu akan tercapai. Ia menyatakan bahwa mengenai kapan waktu tepatnya proyek tersebut selesai, hal itu baru akan dijawab kalau sudah ada finalisasi pembahasan. Di sisi lain, Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Selatan juga telah memberikan keterangan terkait target penyelesaian. Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Selatan, Sarwoko, mengatakan bahwa rencana pembangunan gedung SDN Cipete Utara 01 ditargetkan rampung pada September 2026. Keterangan ini disampaikannya saat dihubungi di Jakarta pada Selasa, 28 Juli 2026.

Baca Juga

Pramono Teken Pergub Pembentukan LPDP Jakarta

Pramono Teken Pergub Pembentukan LPDP Jakarta

Kondisi proyek SDN Cipete Utara 01 saat ini meleset cukup jauh dari target waktu yang telah ditetapkan di awal pengerjaan. Pada mulanya, pembangunan gedung sekolah dasar di kawasan Kebayoran Baru ini ditargetkan selesai dalam waktu enam bulan. Namun hingga saat ini, tahapan pembangunan tersebut tak kunjung rampung meskipun proyek pengerjaannya telah berlangsung selama hampir satu tahun.

Walaupun pembangunan gedung masih berlangsung dan belum rampung, Sarwoko memastikan bahwa proses pendidikan bagi para siswa tidak terhenti. Ia memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) bagi murid-murid SDN Cipete Utara 01 tetap berjalan sebagaimana mestinya. Saat ini, para siswa diketahui melakukan kegiatan belajar mengajar dengan menempati fasilitas di SD BaPem. Sarwoko menegaskan kembali bahwa KBM masih terus berlangsung dengan lancar meskipun mereka harus menggunakan gedung sekolah lain untuk sementara waktu.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Pramono AnungDKI JakartaJakarta SelatanSDN Cipete Utara 01Dinas Pendidikan

Berita Terbaru Lainnya

Jadi Tuan Rumah, Gubernur Jateng Sambut Gelaran MTQ Nasional 2026Karhutla Meluas, Wisata Gunung Bromo Kembali Ditutup TotalVideo, Bunga The Fed Diramal Naik 25 Bps Bulan Ini, BI Rate Ikut Naik?Polisi Bongkar Home Industry Sinte Senilai Rp 1 M di Tangsel, 4 Tersangka DitangkapBasarnas Resmi Tutup Operasi SAR Gempa M7,7 di Flores NTTGubernur Lemhannas Tegaskan Ketahanan Daerah Vital saat Tutup KPPD IVFakta-fakta Kasus Kematian Winda Lorenza, Eks Istri Polisi di SumutVideo, Investor Ramai-ramai Buang US Treasury, Apa Efeknya ke Rupiah?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Jadwal Wayang Kulit Ki Eko Suwaryo Agustus 2026 dan Link Live Streaming

Budaya

Jadwal Wayang Kulit Ki Eko Suwaryo Agustus 2026 dan Link Live Streaming

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap