Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis informasi prakiraan cuaca yang menunjukkan bahwa sejumlah wilayah di Indonesia diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas ringan pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Berdasarkan analisis dinamika atmosfer, BMKG mengidentifikasi adanya sirkulasi siklonik di wilayah Selat Makassar yang menjadi pemicu terjadinya hujan di sejumlah wilayah. Penyampaian informasi cuaca harian ini menjadi acuan penting bagi masyarakat luas dan sektor keselamatan transportasi, terutama mengingat catatan musibah kecelakaan kapal yang mencatat korban meninggal dunia dan hilang telah mencapai 442 orang dalam kurun waktu delapan bulan.
Prakirawan BMKG Miftah Ali, dalam siaran informasi prakiraan cuaca melalui kanal YouTube BMKG pada Sabtu pagi, mengimbau masyarakat di wilayah Indonesia bagian barat untuk meningkatkan kewaspadaan. Miftah Ali menjelaskan bahwa terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan yang berpeluang turun di Medan yang terletak di Sumatera Utara, Padang di Sumatera Barat, serta Tanjung Selor di Kalimantan Utara. Warga di kawasan-kawasan tersebut diharapkan memperhatikan potensi perubahan kondisi cuaca saat merencanakan agenda dan aktivitas harian mereka.
Sementara itu, kondisi cuaca di sejumlah kota besar lainnya di kawasan barat Indonesia diprakirakan berada dalam rentang cuaca cerah hingga berawan tebal. Wilayah yang berpotensi mengalami kondisi cerah hingga berawan tebal tersebut meliputi Banda Aceh, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jambi, Pangkal Pinang, Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, dan Samarinda. Prakiraan tersebut menyusul catatan cuaca sehari sebelumnya pada Jumat, 21 Agustus 2026, ketika cuaca di wilayah Jakarta didominasi oleh kondisi cerah berawan serta disertai potensi hujan berintensitas ringan di kawasan Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada waktu sore hari.
BNPT dan LPSK Perkuat Perlindungan Korban Terorisme dalam RAN PE 2026-2029

Beralih ke kawasan Indonesia bagian timur, BMKG meminta warga setempat untuk turut mewaspadai potensi hujan berintensitas ringan. Peluang turunnya hujan ringan di bagian timur Indonesia tersebut diprediksi terjadi di wilayah Mamuju di Sulawesi Barat dan Jayapura di Papua. Selebihnya, sebagian besar kawasan Indonesia timur diprakirakan didominasi oleh kondisi cuaca cerah berawan hingga berawan tebal, yakni meliputi Denpasar, Kupang, Makassar, Kendari, Gorontalo, Manado, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, dan Merauke.
Selain potensi turunnya hujan dan tutupan awan, BMKG mendeteksi adanya fenomena penurunan kejernihan pandangan seperti potensi asap atau kabut serta kondisi udara kabur di berbagai wilayah tanah air. Potensi asap atau kabut diprediksi dapat terjadi di Bengkulu, Pontianak, Mataram, dan Jayawijaya. Di sisi lain, fenomena kondisi udara kabur diprakirakan berpotensi menyelimuti beberapa kota, yaitu Palembang, Bandar Lampung, Yogyakarta, Surabaya, Palangka Raya, Banjarmasin, Palu, serta Nabire.
Terungkap Modus Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru yang Menjerat Rektor Unsoed dan Penjelasannya

Mengingat adanya variasi cuaca mulai dari potensi hujan ringan, kondisi awan tebal, hingga keberadaan asap, kabut, dan udara kabur, BMKG senantiasa mengimbau publik untuk selalu memantau dan memperbarui informasi cuaca terkini. Masyarakat disarankan untuk mengakses rujukan prakiraan cuaca resmi dan akurat dengan mengunjungi situs web BMKG di www.bmkg.go.id atau memantau kanal media sosial resmi BMKG melalui akun @info.bmkg guna mendukung keselamatan dan kelancaran kegiatan sehari-hari.






