Pertandingan babak empat besar BWF World Championship 2026 resmi bergulir pada Sabtu, 22 Agustus 2026, di Indira Gandhi Arena, New Delhi, India. Sebanyak 10 laga krusial dari lima sektor bulu tangkis akan dimainkan untuk memperebutkan tiket menuju partai puncak kejuaraan dunia tersebut.
Pecinta bulu tangkis di tanah air dapat memantau jalannya turnamen secara langsung mulai pukul 12.00 WIB. Layanan tayangan live streaming disediakan secara resmi melalui platform Vidio, sementara pembaruan angka per angka dari setiap lapangan dapat diikuti secara seketika lewat fitur live score di situs resmi BWF.
Untuk menyaksikan siaran langsung di Vidio, penonton perlu mengakses aplikasi atau situs web resmi platform tersebut, masuk menggunakan akun terdaftar, lalu memilih menu olahraga dan kanal penayangan BWF World Championship 2026. Bagi penonton yang ingin memantau perkembangan skor alternatif secara praktis tanpa streaming video, laman BWF menyediakan papan skor digital yang diperbarui secara langsung sepanjang laga berlangsung.
KPK Tetapkan Rektor dan Wakil Rektor Unsoed Tersangka Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Kedokteran

Sektor ganda campuran menjadi tumpuan utama Indonesia setelah Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah melaju sebagai satu-satunya wakil Merah Putih yang tersisa. Amri/Nita mengamankan tiket semifinal usai menundukkan pasangan Cina Taipei, Yang Po-Hsuan/Hu Ling Fang, dua gim langsung dengan skor 21-18 dan 21-9. Langkah ini menjadi angin segar setelah empat delegasi Indonesia lainnya terhenti pada babak perempat final, yakni tunggal putra Alwi Farhan, ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, serta dua ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari dan Rachel Allesya Rose/Febi Setianigrum.
Ujian berat menanti pasangan peringkat 20 dunia tersebut pada babak semifinal, di mana mereka harus berhadapan dengan unggulan pertama asal Cina, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping. Berdasarkan catatan pertemuan, Amri/Nita tercatat menelan empat kekalahan dari empat duel sebelumnya kontra pasangan nomor satu dunia itu. Kendati menghadapi tantangan rekor pertemuan yang belum memihak, Amri Syahnawi menegaskan komitmen timnya untuk tampil maksimal demi meraih hasil yang lebih tinggi, sebagaimana disampaikannya melalui keterangan di laman PBSI bahwa target yang diberikan telah tercapai namun perjuangan belum berakhir demi meningkatkan raihan medali.
Lika-liku Profesi dan Harapan di Balik Seragam Petugas Damkar

Selain duel Amri/Nita kontra Feng/Huang, semifinal nomor ganda campuran juga menghadirkan bentrokan antara Thom Gicquel/Delphine Delrue (Prancis) melawan Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin (Cina). Pada nomor tunggal putra, persaingan menyajikan pertemuan Victor Lai (Kanada) kontra Alex Lanier (Prancis) serta Chou Tien Chen (Cina Taipei) melawan Kodai Naraoka (Jepang).
Nomor tunggal putri menyajikan laga Pornpawee Chochuwong (Thailand) berhadapan dengan Akane Yamaguchi (Jepang), serta duel klasik antara An Se Young (Korea Selatan) dan Wang Zhi Yi (Cina) di mana An Se Young memegang keunggulan rekor pertemuan 20 kemenangan berbanding 5. Di sektor ganda putri, Baek Ha Na/Lee So Hee (Korea Selatan) menantang Li Yi Jing/Luo Xu Min (Cina), sementara Liu Sheng Shu/Tan Ning (Cina) berjumpa Treesa Jolly/Gayatri Gopichand Pullela (India). Pada sektor ganda putra, Kim Won Ho/Seo Seung Jae (Korea Selatan) bertanding melawan Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia), dan Liang Wei Keng/Wang Chang (Cina) menghadapi Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan (Cina Taipei).






