Kepolisian Resor Kota Bogor tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait peristiwa kecelakaan beruntun yang melibatkan enam kendaraan di kawasan Tanahsareal. Insiden ini terjadi tepat di perlintasan kereta api Kebon Pedes pada Sabtu (4/7) sore sekitar pukul 16.30 WIB. Penyelidikan difokuskan untuk mengungkap penyebab pasti tabrakan yang melibatkan kendaraan roda empat dan roda dua tersebut, serta memetakan dampak kerusakan yang ditimbulkan di salah satu titik rawan kemacetan di Kota Bogor. Petugas kepolisian segera dikerahkan ke lokasi tak lama setelah kejadian untuk mengamankan area dan mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat akibat insiden tersebut.
Berdasarkan data awal dari pihak kepolisian, kecelakaan ini melibatkan total enam kendaraan yang terdiri atas empat kendaraan roda empat dan dua kendaraan roda dua. Tabrakan beruntun tersebut diduga kuat bermula dari satu unit mobil Honda Brio yang berada di posisi paling belakang dari antrean kendaraan. Kendaraan ini kemudian menghantam angkutan kota (angkot), Daihatsu Ayla, Daihatsu Xenia, serta dua unit sepeda motor yang berada di depannya secara berurutan. Benturan keras tersebut menyebabkan kerusakan pada bagian bodi kendaraan yang terlibat dan sempat mengganggu arus lalu lintas di sekitar perlintasan kereta api Kebon Pedes yang biasanya padat pada sore hari.








