Peringatan mengenai dinamika geopolitik global serta potensi terjadinya konflik berskala besar kini menjadi perhatian serius bagi para pemimpin dunia maupun pemangku kepentingan nasional di Indonesia. Dalam berbagai kesempatan, Presiden Prabowo Subianto secara tegas menyoroti bahwa bahaya perang nuklir tidak bisa diremehkan begitu saja di tengah banyaknya pertempuran yang marak terjadi di berbagai belahan dunia saat ini. Penilaian tersebut didasari oleh realitas bahwa perselisihan antarnegara yang terus tereskalasi dapat memicu ketegangan tanpa kendali. Situasi dunia yang dinilai sangat rawan ini menempatkan ancaman penggunaan senjata pemusnah massal sebagai sebuah risiko nyata yang patut diwaspadai bersama, baik oleh pemerintah maupun para pelaku ekonomi.








