berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Nasional

Cara Memahami Transisi Anggaran Program Makan Bergizi Gratis Pascaputusan MK

Bambang SetiawanDiterbitkan 1 Agu 2026 - 08.41 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Memahami Transisi Anggaran Program Makan Bergizi Gratis Pascaputusan MK
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Mahkamah Konstitusi atau MK telah mengeluarkan putusan penting terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang dikenal dengan singkatan MBG. Putusan tersebut secara spesifik mengatur tentang sumber pendanaan program yang sebelumnya dikaitkan dengan sektor pendidikan. Berdasarkan keputusan terbaru dari Mahkamah Konstitusi, anggaran dana pendidikan yang terdapat di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN tidak lagi boleh digunakan untuk pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis. Merespons putusan tersebut, Kepala

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal
Badan Gizi Nasional
atau BGN, Sudaryono, memberikan pernyataan resmi mengenai posisi dan kesiapan lembaganya. Untuk memahami arah kebijakan ini, terdapat beberapa langkah untuk mencermati transisi penganggaran program Makan Bergizi Gratis tersebut.

Langkah pertama untuk memahami situasi ini adalah dengan mencermati tenggat waktu dan aturan pokok dari putusan Mahkamah Konstitusi. Mahkamah Konstitusi memutuskan bahwa anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis harus dipisahkan dari anggaran pendidikan. Pemisahan anggaran di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara ini memiliki batas waktu pelaksanaan. Mahkamah Konstitusi menetapkan bahwa pemisahan anggaran program Makan Bergizi Gratis dari anggaran pendidikan tersebut harus dilakukan paling lambat pada tahun 2028. Hal ini berarti ada masa transisi bagi pemerintah untuk menyesuaikan struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara sebelum batas waktu tahun 2028 tersebut berakhir.

Langkah kedua adalah memahami secara pasti apa yang dilarang oleh Mahkamah Konstitusi terkait pendanaan ke depannya. Mahkamah Konstitusi sebelumnya menyatakan dengan jelas bahwa anggaran dana pendidikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tidak lagi boleh digunakan untuk pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis. Keputusan ini menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis harus menggunakan alokasi dana dari pos lain di luar dana pendidikan. Pemahaman mengenai larangan penggunaan dana pendidikan ini sangat penting agar tidak terjadi kesalahpahaman mengenai sumber pembiayaan program Makan Bergizi Gratis di masa mendatang.

Baca Juga

Apa Itu Beras Fortifikasi yang Diduga Dimainkan oleh Mafia Pangan?

Apa Itu Beras Fortifikasi yang Diduga Dimainkan oleh Mafia Pangan?

Langkah ketiga dalam memahami dinamika kebijakan ini adalah dengan melihat respons dari lembaga pelaksana, yaitu Badan Gizi Nasional. Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono, telah merespons putusan Mahkamah Konstitusi yang melarang penggunaan anggaran pendidikan untuk program Makan Bergizi Gratis mulai tahun 2028. Sudaryono mengatakan bahwa Badan Gizi Nasional akan melaksanakan apa pun yang menjadi keputusan pemerintah nantinya. Pernyataan dari Kepala Badan Gizi Nasional ini menunjukkan bahwa lembaga tersebut akan mengikuti arahan lanjutan dari pemerintah terkait penyesuaian sumber dana dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Langkah keempat adalah mencermati komitmen operasional dari Badan Gizi Nasional terlepas dari perubahan struktur pendanaan. Meskipun anggaran dana pendidikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tidak lagi boleh digunakan untuk pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis paling lambat tahun 2028, kesiapan pelaksanaan program tetap menjadi fokus utama. Sudaryono mengatakan bahwa Badan Gizi Nasional siap melaksanakan program Makan Bergizi Gratis berapa pun anggaran yang diberikan oleh pemerintah. Komitmen ini menegaskan bahwa perubahan pos alokasi anggaran tidak memengaruhi kesiapan Badan Gizi Nasional dalam menjalankan tugasnya.

Baca Juga

Tradisi Grebeg Ageng Andum Apem Yaaqawiyyu di Jatinom Klaten Gerakkan Ekonomi Lokal

Tradisi Grebeg Ageng Andum Apem Yaaqawiyyu di Jatinom Klaten Gerakkan Ekonomi Lokal

Sebagai kesimpulan, tahapan-tahapan di atas memberikan panduan dalam memahami transisi kebijakan pendanaan program Makan Bergizi Gratis pascaputusan Mahkamah Konstitusi. Putusan yang mengharuskan pemisahan anggaran program Makan Bergizi Gratis dari anggaran pendidikan paling lambat tahun 2028 membawa perubahan pada struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Menghadapi perubahan tersebut, Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono, memastikan bahwa lembaganya siap melaksanakan apa pun keputusan pemerintah serta siap menjalankan program Makan Bergizi Gratis berapa pun anggaran yang diberikan.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Mahkamah KonstitusiMakan Bergizi GratisBadan Gizi NasionalSudaryonoAPBN

Berita Terbaru Lainnya

Menandai Hari Penting dan Libur Nasional Agustus 2026 pada Agenda AndaDrakor The Apartment Job Episode 7-8, Jadwal Tayang dan Spoiler CeritaHarga Minyak Dunia Kembali Melemah di Tengah Rencana Koalisi Maritim Arab SaudiInvestasi Asing Perdana di IKN, Proyek Kawasan Terpadu Rp1,25 Triliun Resmi DibangunApa Itu Beras Fortifikasi yang Diduga Dimainkan oleh Mafia Pangan?Tradisi Grebeg Ageng Andum Apem Yaaqawiyyu di Jatinom Klaten Gerakkan Ekonomi LokalPesan Tyrone Mings untuk Anak Indonesia dalam Meraih Mimpi di Dunia Sepak BolaPanduan Prakiraan Cuaca Wilayah DKI Jakarta pada Hari Sabtu

Paling Banyak Dibaca

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Harga Minyak Dunia Kembali Melemah di Tengah Rencana Koalisi Maritim Arab Saudi

Ekonomi

Harga Minyak Dunia Kembali Melemah di Tengah Rencana Koalisi Maritim Arab Saudi

1 Agu 2026

Kronologi Lengkap Kasus Pembunuhan Keluarga di Warakas dan Tuntutan Hukumnya

Hukum

Kronologi Lengkap Kasus Pembunuhan Keluarga di Warakas dan Tuntutan Hukumnya

1 Agu 2026

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

Hukum

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  3. 3Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  4. 4Harga Minyak Dunia Kembali Melemah di Tengah Rencana Koalisi Maritim Arab SaudiEkonomi 路 1 Agu 2026
  5. 5Kronologi Lengkap Kasus Pembunuhan Keluarga di Warakas dan Tuntutan HukumnyaHukum 路 1 Agu 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap