Pemadaman aliran listrik terjadi di sejumlah wilayah di Jakarta dan Tangerang Selatan pada Senin (3/8) dini hari. Kejadian putusnya pasokan listrik ini berdampak pada ratusan ribu pelanggan di berbagai kawasan. Berdasarkan keterangan resmi, insiden kelistrikan tersebut tidak berlangsung lama, namun cakupan wilayah yang terdampak cukup luas. Komisaris Independen PLN, Andi Arief, telah memberikan penjelasan terkait pemicu utama dari peristiwa mati listrik di sebagian wilayah tersebut. Andi Arief mengungkapkan bahwa pemadaman ini diakibatkan oleh adanya gangguan teknis pada sistem transmisi kelistrikan.
Penjelasan mengenai penyebab teknis dari gangguan pasokan listrik ini didasarkan pada laporan dari Dispatcher Distribution Control Center (DCC) Jakarta. Menurut Andi Arief, pemadaman dipicu oleh adanya gangguan pada komponen PMT Incoming 20 kV. Gangguan pada infrastruktur kelistrikan ini secara langsung memberikan dampak pada sejumlah gardu induk yang beroperasi di wilayah terkait. Andi Arief menjelaskan lebih lanjut bahwa PMT merupakan singkatan dari pemutus tenaga, sebuah komponen kelistrikan yang secara global lebih dikenal luas dengan sebutan circuit breaker. Gangguan pada pemutus tenaga inilah yang menjadi titik awal terputusnya pasokan listrik ke berbagai area pelanggan.
Dari segi waktu, insiden gangguan pada sistem transmisi ini tercatat terjadi tepat pada pukul 04.59 WIB. Dampak dari terganggunya PMT Incoming 20 kV tersebut sangat signifikan terhadap beban kelistrikan di wilayah distribusi. Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah pelanggan yang terdampak oleh pemadaman dini hari itu mencapai 601.535 pelanggan. Total beban listrik yang mengalami gangguan akibat insiden ini tercatat mencapai angka 197,5 megawatt (MW). Skala pemadaman ini juga terlihat dari infrastruktur kelistrikan yang terimbas, di mana gangguan turut berdampak pada 169 penyulang serta 1.315 gardu distribusi yang tersebar di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Dirut PLN Darmawan Pimpin Peningkatan Pasokan Listrik Sulbagsel

Selain penyulang dan gardu distribusi, pemadaman listrik ini juga memengaruhi operasional di tujuh Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3). Ketujuh unit pelayanan yang wilayahnya terdampak meliputi UP3 Bandengan, Bintaro, Bulungan, Cengkareng, Ciputat, Kebon Jeruk, dan Menteng. Rentetan dampak dari gangguan circuit breaker ini juga menyentuh sejumlah gardu induk penting. Beberapa gardu induk yang dilaporkan terdampak antara lain adalah GI Bintaro, GI Bintaro Baru, GI Petukangan, GI Grogol, serta GI Grogol Baru. Terganggunya operasional gardu-gardu induk inilah yang menyebabkan aliran listrik ke bangunan pelanggan terputus untuk sementara waktu.
Akibat gangguan pada gardu induk dan penyulang tersebut, sejumlah kawasan di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Tangerang Selatan, hingga sebagian wilayah Tangerang harus mengalami pemadaman listrik. Wilayah permukiman dan kawasan komersial turut merasakan dampak dari insiden dini hari ini. Beberapa wilayah spesifik yang tercatat mengalami pemadaman di antaranya meliputi kawasan Bintaro, Pondok Aren, Jombang, Rempoa, dan Veteran. Selain itu, kawasan Tomang, Tubagus Angke, hingga wilayah Grogol juga masuk dalam daftar area yang pasokan listriknya terhenti akibat gangguan transmisi tersebut.
4 WN Iran di Rudenim Pekanbaru Ditolak Final UNHCR, Tak Mau Pulang

Tidak hanya berdampak pada kawasan permukiman umum, pemadaman listrik ini juga sempat mengganggu pasokan ke sejumlah fasilitas publik dan pelanggan prioritas. Fasilitas transportasi yang terdampak meliputi Stasiun Pondok Ranji, Stasiun Sudimara, hingga fasilitas operasional KRL. Di sektor kesehatan, Rumah Sakit Pondok Indah, RS Premier Bintaro, RSUD Pesanggrahan, dan RS Suyoto juga turut merasakan pemadaman. Fasilitas pendidikan seperti UIN Syarif Hidayatullah serta pusat perbelanjaan Mall Taman Anggrek dan Exchange Mall Bintaro juga terdampak. Meski demikian, proses pemulihan berlangsung dengan cepat. Berdasarkan laporan DCC Jakarta, pasokan listrik mulai kembali menyala sekitar 15 menit setelah gangguan terjadi, di mana pemulihan pasokan mulai dilakukan pada pukul 05.14 WIB.






