berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Nasional

Penggagalan Penyelundupan 7,9 Ton Narkoba oleh Bea Cukai

Bambang SetiawanDiterbitkan 1 Agu 2026 - 05.38 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Penggagalan Penyelundupan 7,9 Ton Narkoba oleh Bea Cukai
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) di bawah naungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia terus berupaya memperketat pengawasan terhadap masuknya barang-barang terlarang ke wilayah Nusantara. Hingga menjelang akhir bulan Juli 2026, institusi ini mencatatkan pencapaian besar dalam menggagalkan peredaran narkotika, psikotropika, dan prekursor (NPP). Informasi resmi mengenai rentetan keberhasilan penindakan ini disampaikan secara langsung oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budi Utama. Pernyataan tersebut dipaparkan dalam sebuah agenda resmi di Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta, yang berlokasi di Tangerang, Banten, pada hari Jumat, 31 Juli 2026. Publik tentu memunculkan berbagai pertanyaan terkait seberapa besar skala penyelundupan yang berhasil dihentikan. Berikut adalah rangkuman tanya jawab mengenai detail penindakan tersebut.

Berapa total volume narkoba

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal
yang berhasil diamankan dan dari berapa kasus penindakan?

Berdasarkan data resmi per 26 Juli 2026, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berhasil menggagalkan peredaran narkoba dengan total berat mencapai 7,915 ton di seluruh wilayah Indonesia. Jumlah barang bukti yang sangat besar tersebut merupakan hasil akumulasi penyitaan dari 940 kasus berbeda. Seluruh kasus ini berkaitan erat dengan upaya pengawasan serta penindakan terhadap peredaran narkotika, psikotropika, dan prekursor (NPP). Penindakan secara masif ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan pemerintah dalam menekan ketersediaan dan suplai obat-obatan terlarang yang masuk ke tanah air.

Bagaimana rincian kerja sama lintas instansi dalam penanganan kasus-kasus penyelundupan ini?

Baca Juga

KPK Tegaskan Pemanggilan Menteri Kehutanan Raja Juli Bergantung pada Kecukupan Alat Bukti

KPK Tegaskan Pemanggilan Menteri Kehutanan Raja Juli Bergantung pada Kecukupan Alat Bukti

Dalam menjalankan fungsi pengawasan dan pencegahan peredaran narkotika, Bea Cukai menegaskan bahwa mereka tidak bekerja sendiri. Instansi ini berkolaborasi secara erat dengan berbagai lembaga penegak hukum dan instansi terkait, meliputi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Badan Narkotika Nasional (BNN), serta Tentara Nasional Indonesia (TNI). Dari keseluruhan kasus yang berhasil diungkap, sebagian besar merupakan hasil sinergi lintas lembaga. Secara rinci, terdapat 531 kasus yang ditangani melalui kerja sama dengan Markas Besar (Mabes) Polri. Selanjutnya, terdapat 176 kasus yang diselesaikan bersama BNN, dan 13 kasus yang ditangani dengan melibatkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Sementara itu, sebanyak 172 kasus lainnya berhasil diungkap berkat sinergi dengan berbagai pihak terkait lainnya di lapangan.

Apa saja jalur penyelundupan yang paling banyak digunakan oleh para pelaku kejahatan?

Berdasarkan analisis dari sisi modus penyelundupan sepanjang tahun ini, jalur udara masih menjadi metode yang paling dominan digunakan oleh para pelaku kejahatan. Petugas berhasil mengungkap total 484 kasus penyelundupan yang memanfaatkan rute penerbangan. Metode pengiriman berikutnya yang juga sangat sering dimanfaatkan untuk mengelabui petugas adalah melalui jasa ekspedisi, yang mencatatkan temuan sebanyak 267 kasus. Selain kedua jalur utama tersebut, petugas pengawasan di lapangan juga berhasil mengamankan upaya penyelundupan yang dilakukan melalui jalur darat dengan total 151 kasus, serta penyelundupan melalui jalur laut sebanyak 55 kasus.

Apa dampak positif dari penggagalan peredaran barang haram ini bagi negara dan masyarakat?

Baca Juga

Strategi Pertamina dalam Menjaga Ketahanan Energi Nasional

Strategi Pertamina dalam Menjaga Ketahanan Energi Nasional

Keberhasilan menggagalkan penyelundupan 7,915 ton narkoba ini memberikan dampak penyelamatan yang sangat signifikan, baik dari sisi sosial kemanusiaan maupun dari sisi ekonomi negara. Dari aspek kemanusiaan, rentetan tindakan pencegahan ini diperkirakan berhasil menyelamatkan nyawa jutaan masyarakat. Jumlah potensi jiwa yang terselamatkan dari bahaya konsumsi barang haram tersebut disebut mencapai 9.835.816 jiwa. Sementara itu, dari sisi keuangan, data Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menyebutkan bahwa negara berpotensi menghemat pengeluaran anggaran hingga mencapai angka Rp15,72 triliun berkat tercegahnya peredaran narkoba tersebut di tengah masyarakat luas.

Bagaimana rencana pengawasan Bea Cukai ke depan untuk mengantisipasi celah penyelundupan baru?

Menghadapi ancaman peredaran narkotika yang masih menjadi perhatian serius bagi seluruh pemangku kepentingan, Bea Cukai berkomitmen untuk terus meningkatkan efektivitas pengawasan. Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budi Utama, menekankan bahwa pihaknya akan terus memperkuat kolaborasi bersama instansi mitra untuk mencegah masuknya barang terlarang. Fokus utama penguatan pengawasan ini akan diarahkan pada pengamanan di wilayah darat, khususnya perbatasan yang menjadi pintu masuk utama. Selain itu, intensifikasi patroli juga akan difokuskan di wilayah perairan. Pengawasan di laut akan diperketat guna mengantisipasi lalu lintas kapal-kapal masuk yang mencoba menyelundupkan narkoba melalui pelabuhan-pelabuhan tidak resmi, atau yang secara umum dikenal masyarakat sebagai pelabuhan tikus.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

NarkobaHukumBea CukaiKemenkeuPenyelundupan

Berita Terbaru Lainnya

KPK Tegaskan Pemanggilan Menteri Kehutanan Raja Juli Bergantung pada Kecukupan Alat BuktiStrategi Pertamina dalam Menjaga Ketahanan Energi NasionalPenampakan Beruang Kutub Mandi Es Saat Gelombang Panas di Kebun Binatang PrahaPertamina dan Pemprov Jawa Barat Berkolaborasi Olah Sampah Jadi Hidrogen Rendah KarbonTren Kendaraan Listrik di GIIAS 2026 Meningkat Berkat Harga Kompetitif dan Biaya Operasional RendahAspek Keselamatan Dorong Perubahan Strategi Industri KeramikFakta di Balik Video Viral Siswa Menyeberangi Sungai Tripe di Gayo Lues dan Upaya Pembangunan JembatanPresiden Prabowo Subianto Akan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Jakarta

Paling Banyak Dibaca

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

Ekonomi

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

30 Jul 2026

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

Hukum

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

31 Jul 2026

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

Pariwisata

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

30 Jul 2026

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&BEkonomi 路 30 Jul 2026
  3. 3Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak SahHukum 路 31 Jul 2026
  4. 4Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  5. 5Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata AntarnegaraPariwisata 路 30 Jul 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap