Bagaimana kita bisa memastikan bahwa beras fortifikasi yang dibeli di pasar benar-benar aman dan mengandung nutrisi sesuai dengan labelnya? Pertanyaan praktis ini kerap muncul di kalangan konsumen seiring dengan langkah pemerintah yang kini memperketat pengawasan terhadap peredaran komoditas pangan tersebut. Upaya pengetatan ini sengaja dilakukan untuk menyapu bersih praktik curang yang merugikan masyarakat sekaligus memastikan kualitas gizi nasional tetap terjaga.
Pemerintah melalui Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang juga menjabat sebagai Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengumumkan bahwa pengawasan terhadap beras fortifikasi kini diperluas. Pemeriksaan tidak lagi hanya menyasar aspek fisik, melainkan mencakup mutu produk secara keseluruhan, kandungan gizi di dalamnya, keabsahan perizinan, hingga kesesuaian label kemasan yang beredar di masyarakat. Bapanas berkolaborasi dengan








