Bencana tanah longsor melanda wilayah Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, pada Minggu (13/9) sekitar pukul 18.15 WIB. Peristiwa yang dipicu oleh guyuran hujan deras tersebut mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan memicu kerusakan fasilitas umum serta permukiman warga.
Berdasarkan data penanganan sementara, satu orang dilaporkan meninggal dunia dan sebanyak 13 warga lainnya mengalami luka-luka akibat peristiwa tersebut. Dampak material longsor tercatat menerjang tujuh kampung yang tersebar di empat kecamatan, yaitu Kecamatan Kebayakan, Kecamatan Lut Tawar, Kecamatan Celala, dan Kecamatan Silih Nara.
Selain menimbulkan korban jiwa dan korban luka, bencana ini juga mengakibatkan kerusakan fisik pada bangunan rumah tinggal. Sedikitnya dua unit rumah milik warga mengalami kerusakan berat, sementara dua unit rumah lainnya dilaporkan rusak dengan kategori sedang.
Kemenhut Terjunkan Tim Ahli Dalami Kebakaran Bromo

Material longsoran tebing juga menutup sejumlah akses transportasi vital di wilayah tersebut. Timbunan tanah dan bebatuan menutupi beberapa titik ruas jalan nasional, jalan provinsi, hingga jalan kabupaten, sehingga mobilitas lalu lintas sempat lumpuh dan menghambat jalur distribusi lokal.
Guna mempercepat pemulihan akses jalan yang tertutup, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tengah telah mengerahkan alat berat ke beberapa lokasi terdampak. BPBD menerjunkan dua unit alat berat, yang terdiri dari satu unit wheel loader dan satu unit excavator, untuk membersihkan material longsor yang menimbun badan jalan.
Gempa M4,9 Guncang Manggarai NTT Pagi Ini, Tak Potensi Tsunami

Hingga Minggu (13/9), proses pembersihan material longsor di jalur terdampak masih berlangsung agar akses jalan dapat segera dibuka kembali secara bertahap.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau warga di wilayah Kabupaten Aceh Tengah dan daerah sekitarnya untuk senantiasa waspada terhadap potensi ancaman tanah longsor susulan. Kewaspadaan perlu ditingkatkan khususnya apabila terjadi hujan lebat berintensitas tinggi atau hujan yang berlangsung dalam durasi cukup lama.






