berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Hukum

Langkah Memahami Perkembangan Kasus Dugaan TPPU Febrie Adriansyah di Kejaksaan Agung

Usat BalangDiterbitkan 31 Jul 2026 - 00.31 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Langkah Memahami Perkembangan Kasus Dugaan TPPU Febrie Adriansyah di Kejaksaan Agung
Foto/Ilustrasi: tirto.id.
A-A+

Penyidikan kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang melibatkan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus), Febrie Adriansyah, terus bergulir dan menjadi perhatian publik. Kejaksaan Agung (Kejagung) secara intensif terus melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah korporasi dan saksi penting guna memperjelas konstruksi perkara hukum ini. Bagi masyarakat yang ingin memantau dan memahami perkembangan kasus hukum tersebut, penting untuk mengetahui bagaimana penyidik mengurai aliran dana serta keterlibatan berbagai pihak. Berikut adalah langkah-langkah untuk memahami jalannya penyidikan dugaan TPPU yang sedang ditangani oleh pihak Kejaksaan Agung.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal

Langkah pertama untuk memahami perkembangan kasus ini adalah dengan mencermati daftar perusahaan yang masuk dalam pemeriksaan penyidik. Pada hari Kamis, 30 Juli 2026, pihak Kejaksaan Agung secara resmi telah memeriksa tujuh perusahaan. Ketujuh perusahaan tersebut diduga kuat menggunakan jasa penanganan perkara di lingkungan Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus (Jampidsus) yang melibatkan eks JAM Pidsus Febrie Adriansyah. Secara rinci, entitas yang diperiksa adalah PT Waskita Beton, PT Argo Jaya, PT Inti Sumber Baja Sakti, PT Perwira Aditama Sejati, PT Jasa Marga, PT Bandung Indah Gemilang, serta Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). Pemeriksaan terhadap korporasi-korporasi ini menjadi titik awal untuk menelusuri sejauh mana dugaan penggunaan jasa penanganan perkara tersebut terjadi.

Langkah kedua adalah menghubungkan pemeriksaan entitas perusahaan tersebut dengan kasus utama dugaan pencucian uang. Berdasarkan keterangan resmi dari Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung, Rudi Margono, rangkaian pemeriksaan terhadap tujuh perusahaan di atas merupakan tindak lanjut langsung dari penanganan kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Kasus TPPU ini adalah perkara yang sebelumnya telah menjerat nama Febrie Adriansyah. Dengan memahami latar belakang ini, masyarakat dapat melihat bahwa pemanggilan ketujuh perusahaan tersebut bukanlah pemeriksaan yang berdiri sendiri, melainkan bagian dari upaya penyidik untuk membongkar dugaan pencucian uang secara menyeluruh di gedung Kejagung.

Baca Juga

Memahami Alur Penetapan dan Penahanan Tersangka Baru Kasus TPPU Kejaksaan Agung

Memahami Alur Penetapan dan Penahanan Tersangka Baru Kasus TPPU Kejaksaan Agung

Langkah ketiga yang perlu dilakukan adalah memetakan keterkaitan antara perusahaan yang diperiksa dengan para tersangka lain yang sudah ditetapkan oleh penyidik. Rudi Margono menjelaskan bahwa pihak-pihak perusahaan yang diperiksa tersebut diduga memiliki kaitan erat dengan peran tersangka Don Ritto dan kawan-kawan. Perusahaan-perusahaan ini diduga kuat menggunakan jasa hukum yang terkait dengan jaringan tersangka Don Ritto. Dengan mencermati peran Don Ritto serta hubungannya dengan berbagai korporasi tersebut, publik dapat melihat pola bagaimana jasa penanganan perkara diduga ditawarkan, digunakan, dan dikelola di dalam lingkup Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus.

Langkah keempat adalah mengikuti secara saksama perkembangan dari pemeriksaan saksi-saksi kunci yang dipanggil oleh penyidik Kejaksaan Agung. Selain memeriksa tujuh pihak korporasi, pada hari yang sama, yaitu Kamis, 30 Juli 2026, penyidik juga telah memeriksa sebanyak 24 orang saksi untuk mengembangkan penyidikan kasus ini. Dari puluhan saksi yang hadir, terdapat nama-nama besar yang turut diperiksa, di antaranya adalah konglomerat properti Tan Kian serta pengusaha Ferry 'Boboho' Hongkiriwang. Kehadiran saksi-saksi dari kalangan pengusaha ini menunjukkan bahwa penyidik sedang menelusuri secara mendalam berbagai transaksi, aliran dana, atau hubungan bisnis yang diduga kuat berkaitan dengan tindak pidana pencucian uang.

Baca Juga

Manajemen Logistik dan Biaya Ekspor Kelapa Sawit dari Pangkalan Bun

Manajemen Logistik dan Biaya Ekspor Kelapa Sawit dari Pangkalan Bun

Langkah terakhir dalam memantau kasus ini adalah terus mengikuti pembaruan informasi resmi dari Kejaksaan Agung dan menyadari bahwa proses penyidikan masih terus berjalan. Hingga saat ini, status dari pemeriksaan tujuh perusahaan, tersangka Don Ritto dan kawan-kawan, serta 24 orang saksi tersebut masih berada dalam tahap pengembangan perkara. Publik perlu bersikap objektif dan menunggu hasil akhir dari proses hukum untuk mengetahui tingkat keterlibatan masing-masing pihak secara pasti. Dengan mengikuti pemetaan langkah-langkah di atas, masyarakat dapat lebih mudah dan sistematis dalam memahami arah penyelidikan kasus dugaan TPPU Febrie Adriansyah.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kejaksaan AgungFebrie AdriansyahTPPUDon RittoJampidsus

Berita Terbaru Lainnya

Memahami Alur Penetapan dan Penahanan Tersangka Baru Kasus TPPU Kejaksaan AgungMengenal KA Nusantara Explorer, Kereta Wisata Baru yang Digunakan Presiden PrabowoArahan Presiden Prabowo di Batang, Jenderal Harus Turun ke Lapangan dan Jaga LingkunganKewajiban Sertifikasi Penggilingan Padi Mitra Bulog Mulai 2027Panduan Kunjungan Wisata Aman di Bone Bolango Saat Cuaca EkstremKolaborasi Sosial Perluas Akses Air Minum Layak bagi Warga BekasiCara Memanfaatkan Transformasi Kesehatan Indonesia untuk Menarik Investasi Jangka PanjangCara Membangun Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah dalam Pengembangan Kawasan Transmigrasi

Paling Banyak Dibaca

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

Ekonomi

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

30 Jul 2026

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

Pariwisata

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

30 Jul 2026

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Kewajiban Sertifikasi Penggilingan Padi Mitra Bulog Mulai 2027

Ekonomi

Kewajiban Sertifikasi Penggilingan Padi Mitra Bulog Mulai 2027

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&BEkonomi 路 30 Jul 2026
  3. 3Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata AntarnegaraPariwisata 路 30 Jul 2026
  5. 5Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap