Sebanyak 5.000 Pramuka Penggalang memperoleh edukasi mengenai pemanfaatan kelapa sawit dan bahan bakar nabati dalam perhelatan Jambore Nasional (Jamnas) XII 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur. Program pengenalan energi terbarukan ini dihadirkan untuk memperluas wawasan generasi muda mengenai peran strategis komoditas sawit nasional.
Kegiatan pembelajaran tersebut berlangsung pada 15–20 Agustus 2026 melalui Balai Sahabat Biodiesel yang berlokasi di Zona Teknologi Energi Terbarukan, Kampung Teknologi Seni Budaya (TSB). Sebanyak 250 peserta mengikuti setiap sesi yang berdurasi sekitar 90 menit secara bergiliran hingga menjangkau total 5.000 pramuka.
Edukasi ini diinisiasi oleh Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI) dengan dukungan pendanaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP). Dalam pelaksanaannya di lapangan, APROBI turut menggandeng anggota Pramuka Kwarda DKI sebagai tutor dan narasumber pendamping, serta berkolaborasi dengan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) dan Asosiasi Produsen Oleochemical Indonesia (APOLIN).
Dentuman Keras & Kilatan Cahaya di Gorontalo, BMKG, Bukan Gempa

Empat Fokus Materi Pengenalan Sawit
Selama sesi berlangsung, peserta menerima materi yang terbagi dalam empat pembahasan utama. Materi pertama mencakup perkembangan program mandatori biodiesel di Indonesia yang terus ditingkatkan hingga implementasi B50. Pembahasan kedua menyoroti fungsi minyak kelapa sawit sebagai bahan baku utama pembuatan bahan bakar nabati tersebut.
Selain sektor energi, para peserta juga dikenalkan pada ragam produk turunan sawit yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari produk pangan hingga bahan baku kebutuhan rumah tangga. Materi ditutup dengan pemaparan mengenai kontribusi industri kelapa sawit terhadap penguatan perekonomian serta perolehan devisa negara.
Bantuan 19 Ton Dikirim untuk Korban Gempa NTT

Keterlibatan APROBI dalam agenda kepramukaan nasional tercatat telah berlangsung secara berkala, bermula pada Jambore Nasional X tahun 2016 dan berlanjut di Raimuna Nasional XI pada 2017.
Jamnas XII 2026 resmi dibuka pada 14 Agustus 2026 dengan menghadirkan sekitar 25.000 Pramuka Penggalang berusia 11–15 tahun dari seluruh Indonesia. Ajang lima tahunan ini turut diikuti oleh peserta berkebutuhan khusus serta kontingen dari luar negeri.






