Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali mencatatkan pencapaian penting dalam upaya menarik minat pemodal global melalui masuknya realisasi investasi asing langsung. Langkah konkret ini ditunjukkan oleh PT Star Bright International Investment yang secara resmi memulai tahapan konstruksi proyek kawasan terpadu di Sub WP 1B Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN pada hari Rabu, 15 Juli 2026. Proyek strategis dengan nilai investasi yang mencapai Rp1,25 triliun tersebut mencatatkan sejarah sebagai konstruksi perdana yang berhasil direalisasikan oleh perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) di kawasan ibu kota baru Indonesia.
Keputusan investor asing untuk menanamkan modalnya di IKN didasari oleh prospek jangka panjang pembangunan kota tersebut. Direktur Utama PT Star Bright International Investment, Lu Keming, secara langsung mengungkapkan optimismenya terhadap masa depan Nusantara. Ia meyakini bahwa IKN memiliki peluang yang sangat besar sebagai sebuah kota baru karena dibangun benar-benar dari awal. Pembangunan dari nol ini dinilai memberikan ruang yang luas untuk menciptakan sebuah kota yang terencana dan indah. Optimisme tersebut menjadi pendorong utama bagi perusahaan untuk segera merealisasikan komitmen investasinya di Indonesia.








