berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Megapolitan

Fakta-Fakta Operasi Pemberantasan Obat Keras di Tanah Abang oleh Polres Metro Jakarta Pusat

Yolanda RumbayanDiterbitkan 31 Jul 2026 - 22.55 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Fakta-Fakta Operasi Pemberantasan Obat Keras di Tanah Abang oleh Polres Metro Jakarta Pusat
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Pemberantasan peredaran obat keras ilegal di wilayah Jakarta Pusat terus menjadi fokus utama aparat kepolisian. Sepanjang periode Januari hingga Juli 2026, Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat telah melakukan serangkaian tindakan tegas untuk menekan peredaran obat daftar G yang meresahkan masyarakat. Langkah penertiban ini diambil guna membongkar jaringan utama pemasok di balik para penjual eceran. Berikut adalah rangkuman informasi penting mengenai operasi penertiban tersebut.

Bagaimana hasil penindakan kasus obat keras di Jakarta Pusat sepanjang tahun 2026?

Berdasarkan data penanganan kasus dari bulan Januari hingga Juli 2026, Polres Metro Jakarta Pusat telah membongkar sebanyak 68 kasus terkait obat berbahaya. Dari serangkaian pengungkapan tersebut, kepolisian berhasil menangkap 92 orang tersangka dan menyita barang bukti sebanyak 118.494 butir obat keras. Intensitas penindakan ini terlihat sangat tinggi, khususnya pada bulan Juli, di mana kepolisian melaporkan bahwa petugas di lapangan rata-rata mengamankan dua hingga tiga orang pengedar setiap harinya.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal

Siapa yang memimpin operasi ini dan apa target utama kepolisian saat ini?

Operasi pemberantasan obat keras ini dijelaskan oleh Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat, AKB Wisnu S Kuncoro. Saat ini, pihak kepolisian rutin menempatkan personel setiap hari di sejumlah titik rawan. Fokus penyelidikan tidak hanya berhenti pada penangkapan pengecer di tingkat bawah, melainkan terus dikembangkan oleh Satuan Reserse Narkoba untuk memburu jaringan utama yang menjadi pemasok obat keras tersebut, khususnya di kawasan Tanah Abang.

Baca Juga

Pembesaran Volume Dua Kubah Lava Gunung Merapi dan Status Aktivitas Terkini

Pembesaran Volume Dua Kubah Lava Gunung Merapi dan Status Aktivitas Terkini

Bagaimana modus operandi para pelaku dalam mengedarkan obat daftar G?

Modus peredaran obat keras ilegal kini semakin beragam dan tidak lagi hanya memanfaatkan toko kosmetik atau toko obat biasa. Di wilayah Gambir, polisi pernah mengungkap praktik penjualan obat keras yang berkedok sebagai toko akuarium ikan hias, yang terungkap berkat adanya laporan akurat dari masyarakat. Sementara itu, khusus di kawasan Tanah Abang, sebagian besar pelaku nekat menjajakan obat daftar G secara terbuka di pinggir jalan, sehingga mereka menjadi sasaran operasi rutin petugas.

Apa langkah taktis yang disiapkan polisi untuk mengatasi masalah ini di Tanah Abang?

Polres Metro Jakarta Pusat menargetkan penurunan peredaran tramadol di kawasan Tanah Abang dalam waktu satu bulan. Untuk merealisasikan target tersebut, kepolisian menggelar operasi terpadu yang melibatkan lintas instansi. Melalui sinergi antar-lembaga ini, diharapkan pengawasan di area-area rawan dapat diperketat secara maksimal untuk memutus rantai pasokan obat-obatan terlarang tersebut.

Baca Juga

Transisi Energi Terbarukan sebagai Solusi Pengembangan Akuakultur Ramah Lingkungan

Transisi Energi Terbarukan sebagai Solusi Pengembangan Akuakultur Ramah Lingkungan

Apakah ada pengungkapan kasus obat keras lain oleh instansi terkait di kawasan yang sama?

Polda Metro Jaya juga turut membongkar sindikat obat keras di Tanah Abang dengan menyita barang bukti dalam jumlah yang sangat besar, yaitu sebanyak 575.200 butir obat ilegal, serta menangkap 5 orang tersangka. Selain itu, pihak Polda Metro Jaya saat ini tengah mendalami informasi viral mengenai adanya rencana distribusi obat keras jenis Tramadol kepada kelompok massa aksi di kawasan Tanah Abang.

Selain pemberantasan obat keras, apakah ada kasus keamanan dan ketertiban lain yang sedang ditangani di Jakarta Pusat?

Selain fokus pada peredaran obat terlarang, kepolisian di wilayah Jakarta Pusat juga menindak tegas berbagai gangguan keamanan lainnya. Polsek Metro Tanah Abang saat ini menyelidiki dugaan pungli berkedok karcis parkir terhadap sopir angkutan barang di Jalan H.M. Saleh Ishak. Di wilayah lain, ratusan personel TNI-Polri disiagakan di Jalan Tambak, Menteng pascabentrokan antarwarga. Polres Metro Jakarta Pusat juga mengungkapkan peran tujuh tersangka dalam kasus penyekapan dan penganiayaan karyawan di usaha percetakan Mau Print. Sementara itu, Unit Reskrim Polsek Johar Baru menangkap lima anggota geng motor yang menyerang warga secara brutal di kawasan Tanah Tinggi.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Polda Metro JayaTanah AbangPolres Metro Jakarta PusatObat KerasTramadol

Berita Terbaru Lainnya

Rencana Tambahan Anggaran Transfer ke Daerah untuk Ratusan PemdaCara Kadin Menyikapi Dampak Geopolitik Usai Pertemuan dengan Presiden PrabowoRincian Kenaikan Tunjangan Kinerja TNI dan Pegawai Kementerian PertahananPembesaran Volume Dua Kubah Lava Gunung Merapi dan Status Aktivitas TerkiniTransisi Energi Terbarukan sebagai Solusi Pengembangan Akuakultur Ramah LingkunganEtika Birokrasi dan Keamanan Publik, Mengapa Sayembara Begal Dedi Mulyadi Dinilai Tidak EtisTanggapan KPK atas Vonis Dua Tahun Penjara Gubernur Riau Nonaktif Abdul WahidMenyikapi dan Memantau Keamanan Pasca-Aksi Massa Pesilat di Surabaya

Paling Banyak Dibaca

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

Ekonomi

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

30 Jul 2026

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

Hukum

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

31 Jul 2026

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

Pariwisata

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

30 Jul 2026

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&BEkonomi 路 30 Jul 2026
  3. 3Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak SahHukum 路 31 Jul 2026
  4. 4Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  5. 5Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata AntarnegaraPariwisata 路 30 Jul 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap