Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang telah berjalan selama dua tahun kini menjadi sorotan publik seiring dengan munculnya evaluasi resmi dari kepala negara. Pada hari Jumat, 7 Agustus 2026, Presiden Prabowo memberikan penilaian tersendiri terhadap kinerja kabinetnya dengan menyebut rapor pemerintahannya saat ini berada dalam kategori "ok". Penilaian ini didasarkan pada sejumlah indikator kinerja utama yang telah dicapai dalam kurun waktu dua tahun terakhir, khususnya di bidang pangan, energi, dan pengelolaan investasi negara. Evaluasi ini menjadi penting untuk melihat sejauh mana program kerja pemerintah telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Berikut adalah rangkuman tanya jawab lengkap untuk memahami rincian capaian, kendala, serta klarifikasi data terkait kinerja dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Bagaimana latar belakang penyampaian evaluasi rapor "ok" oleh Presiden Prabowo?
Pernyataan mengenai capaian kinerja pemerintah ini disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto ketika menghadiri sebuah acara formal di wilayah Jakarta Pusat. Secara spesifik, momen tersebut berlangsung dalam acara peluncuran buku yang berjudul "10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia". Acara peluncuran buku tersebut diselenggarakan di Djakarta Theater pada Jumat, 7 Agustus 2026. Di hadapan para undangan yang hadir, Presiden memanfaatkan kesempatan tersebut untuk merefleksikan jalannya pemerintahan dan memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh jajaran kementerian serta lembaga terkait selama dua tahun terakhir ini.
Sektor apa yang dinilai memberikan kontribusi paling nyata bagi prestasi pemerintah?
Soal Wacana Ambang Batas Parlemen 5 Persen, PDIP Minta Tetap Patuhi Putusan MK

Dalam pemaparannya mengenai hasil evaluasi kinerja kabinet, Presiden Prabowo Subianto mengidentifikasi sektor pangan sebagai salah satu penyumbang pencapaian paling konkret. Secara khusus, swasembada pangan disebut sebagai salah satu capaian paling nyata yang berhasil diwujudkan oleh pemerintahannya selama dua tahun ini. Fokus pada swasembada pangan ini dianggap sangat krusial untuk memperkuat ketahanan nasional dan memastikan bahwa kebutuhan pangan pokok masyarakat dapat dipenuhi secara mandiri tanpa ketergantungan yang berlebihan pada pasokan luar negeri.
Bagaimana pemerintah mengelola sektor energi dan harga bahan bakar minyak bersubsidi?
Hingga saat ini, Indonesia dinilai berhasil menjaga stabilitas sektor energi domestik sehingga tetap berada dalam kondisi yang aman. Salah satu indikator utama dari stabilitas tersebut adalah keputusan pemerintah untuk tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi demi menjaga daya beli serta stabilitas ekonomi masyarakat. Keberhasilan dalam pengelolaan energi nasional ini menurut Presiden Prabowo tidak lepas dari peran aktif serta koordinasi yang solid dari para pemangku kepentingan terkait. Secara khusus, Presiden memberikan apresiasi tinggi kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta jajaran manajemen Pertamina yang dinilai berkinerja bagus dalam mengelola sumber daya energi nasional.
Bagaimana laporan perkembangan kinerja keuangan Danantara yang diterima oleh Presiden?
Respons Bahlil Soal Fahd Arafiq Jadi Tersangka Korupsi

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa dirinya telah menerima laporan resmi yang menunjukkan peningkatan pendapatan (revenue) Danantara hingga mencapai 400 persen hanya dalam waktu satu tahun operasional berjalan. Angka kenaikan ini mencerminkan potensi pertumbuhan ekonomi yang luar biasa. Namun, Presiden juga memberikan catatan penting mengenai aspek transparansi dan akurasi data keuangan tersebut. Beliau menegaskan bahwa angka kenaikan pendapatan sebesar 400 persen tersebut masih harus melewati proses audit dan verifikasi lebih lanjut untuk memastikan keabsahannya.
Mengapa proses verifikasi dan audit terhadap kinerja keuangan Danantara tetap diperlukan?
Proses audit dan verifikasi sangat diperlukan untuk menjamin keabsahan data laporan keuangan sebelum dipublikasikan secara resmi. Kendati demikian, Presiden Prabowo tetap bersikap optimistis terhadap pencapaian lembaga ini. Beliau menekankan bahwa sekalipun hasil audit akhir nantinya menunjukkan angka pertumbuhan yang lebih rendah dari laporan awal鈥攎isalnya berada di kisaran 300 persen atau bahkan 200 persen鈥攑encapaian tersebut tetap dikategorikan sebagai pertumbuhan yang sangat signifikan dan luar biasa bagi sebuah lembaga yang baru aktif bekerja selama satu tahun operasional.






