berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Hukum

Duduk Perkara Kasus Penganiayaan Valet dan Rencana Demonstrasi Pesilat di Surabaya

Marthen TandirerungDiterbitkan 31 Jul 2026 - 23.13 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Duduk Perkara Kasus Penganiayaan Valet dan Rencana Demonstrasi Pesilat di Surabaya
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Rencana aksi damai yang melibatkan sekitar sepuluh ribu anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di dua lokasi di Kota Surabaya pada hari Jumat (31/7) menjadi perhatian publik. Langkah ini dipicu oleh peristiwa kekerasan yang menimpa dua orang pesilat yang bekerja sebagai petugas valet parkir di sebuah tempat hiburan malam di kawasan Tegalsari. Kejadian tersebut diduga melibatkan oknum penagih utang atau debt collector, sehingga memicu ketegangan di antara kedua belah pihak. Untuk memahami lebih lanjut mengenai rentetan peristiwa ini, berikut adalah rangkuman tanya jawab mengenai duduk perkara kasus tersebut.

Mengapa ribuan pesilat merencanakan aksi damai di Surabaya?

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal

Rencana demonstrasi yang melibatkan sekitar sepuluh ribu massa pesilat dari kelompok Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di dua lokasi di Surabaya pada hari Jumat (31/7) merupakan buntut dari kasus penganiayaan. Aksi ini dipicu oleh rasa solidaritas setelah dua orang pesilat yang berprofesi sebagai petugas valet parkir di kawasan Tegalsari, Surabaya, diserang dan dibacok oleh terduga oknum penagih utang. Penyerangan bersenjata tajam tersebut mengakibatkan luka parah pada korban, yang kemudian memicu reaksi dari rekan-rekan satu organisasi mereka untuk menuntut keadilan.

Bagaimana kronologi awal pertikaian antara penagih utang dan petugas valet?

Baca Juga

Tanggapan KPK atas Vonis Dua Tahun Penjara Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid

Tanggapan KPK atas Vonis Dua Tahun Penjara Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid

Peristiwa ini bermula pada hari Sabtu (25/7) dini hari di area parkir hiburan malam di Jalan Basuki Rahmat. Saat itu, seorang penagih utang berinisial SL (36) melihat sebuah mobil Suzuki Karimun Wagon R GL MT dengan nomor polisi W 1508 AW sedang terparkir. SL memiliki niat untuk menarik mobil tersebut karena diketahui memiliki tunggakan pembayaran di salah satu bank swasta. SL kemudian mengajak tiga rekannya yang diidentifikasi berinisial P, J, dan M untuk mendatangi lokasi. Mereka sempat bertanya kepada pihak sekuriti dan mendapat jawaban bahwa mobil tersebut dibawa oleh seorang laki-laki dan perempuan dari tim DJ H.C.I. Kelompok SL lalu berupaya melakukan penarikan kendaraan, namun pengemudi menolaknya. Penolakan ini memicu adu mulut yang berujung pada perkelahian fisik antara kelompok SL dan empat orang petugas parkir yang mendekat.

Bagaimana penyerangan bersenjata tajam itu bisa terjadi dan siapa saja korbannya?

Karena kalah jumlah dalam perkelahian awal, SL beserta rekan-rekannya sempat mundur dari lokasi kejadian. Tidak berselang lama, mereka kembali dengan membawa lebih banyak rekan. Kelompok ini kemudian menemukan seseorang yang mereka cari sedang bersembunyi di dalam kafe bernama TGC. Setelah memastikan targetnya, kelompok tersebut mengambil senjata tajam jenis parang yang sebelumnya telah disiapkan di dalam bagasi mobil. Mereka langsung menyerang dan membacok petugas valet parkir hingga mengalami luka parah. Terdapat tiga orang yang menjadi korban luka dalam insiden tersebut. Dua di antaranya adalah petugas valet, sementara satu korban lainnya merupakan pihak dari pelaku sendiri yang tidak sengaja terkena sabetan senjata tajam milik SL. Usai kejadian berdarah tersebut, tersangka SL membuang senjata tajam beserta pakaian yang dikenakannya ke Sungai Gunungsari.

Apa tanggapan dan tindakan pihak kepolisian terhadap peristiwa ini?

Baca Juga

Menyikapi dan Memantau Keamanan Pasca-Aksi Massa Pesilat di Surabaya

Menyikapi dan Memantau Keamanan Pasca-Aksi Massa Pesilat di Surabaya

Buntut dari penyerangan tersebut, sejumlah massa yang menggunakan kendaraan roda dua menggeruduk markas debt collector di Jalan Teuku Umar, Surabaya, sejak Sabtu (25/7) malam hingga Minggu (26/7) dini hari. Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, turun langsung ke lokasi untuk mencegah aksi balasan dan mengimbau massa agar segera membubarkan diri. Luthfie juga langsung menginstruksikan jajarannya untuk segera menangkap pelaku pembacokan, sekaligus mengambil tindakan hukum terhadap kelompok massa yang melakukan penyerangan ke markas penagih utang tersebut.

Bagaimana perkembangan proses hukum terhadap pelaku saat ini?

Pelaku utama pembacokan berinisial SL akhirnya menyerahkan diri ke Polrestabes Surabaya pada hari Minggu (26/7). Penyerahan diri ini dikonfirmasi oleh Kasat Reskrim AKBP Edy Herwiyanto pada hari Selasa (28/7). Proses hukum terus berlanjut dengan dilakukannya penggeledahan di markas penagih utang di Jalan Teuku Umar pada hari Rabu (29/7) sore, yang dipimpin langsung oleh Kombes Pol Luthfie Sulistiawan. Dari hasil penggeledahan tersebut, aparat kepolisian berhasil menyita sejumlah barang bukti yang meliputi dua buah stik golf, parang, linggis, golok, dan pipa besi. Saat ini, SL telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolrestabes Surabaya. Tersangka dijerat dengan Pasal 262 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang tindak pidana kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama terhadap orang atau barang di muka umum.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

SurabayaPenganiayaanPSHTPolrestabes SurabayaDebt Collector

Berita Terbaru Lainnya

Rencana Tambahan Anggaran Transfer ke Daerah untuk Ratusan PemdaCara Kadin Menyikapi Dampak Geopolitik Usai Pertemuan dengan Presiden PrabowoRincian Kenaikan Tunjangan Kinerja TNI dan Pegawai Kementerian PertahananPembesaran Volume Dua Kubah Lava Gunung Merapi dan Status Aktivitas TerkiniTransisi Energi Terbarukan sebagai Solusi Pengembangan Akuakultur Ramah LingkunganEtika Birokrasi dan Keamanan Publik, Mengapa Sayembara Begal Dedi Mulyadi Dinilai Tidak EtisTanggapan KPK atas Vonis Dua Tahun Penjara Gubernur Riau Nonaktif Abdul WahidMenyikapi dan Memantau Keamanan Pasca-Aksi Massa Pesilat di Surabaya

Paling Banyak Dibaca

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

Ekonomi

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

30 Jul 2026

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

Hukum

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

31 Jul 2026

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

Pariwisata

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

30 Jul 2026

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&BEkonomi 路 30 Jul 2026
  3. 3Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak SahHukum 路 31 Jul 2026
  4. 4Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  5. 5Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata AntarnegaraPariwisata 路 30 Jul 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap