berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaPopuler
Beranda/Ekonomi

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

Yolanda RumbayanDiterbitkan 30 Jul 2026 - 03.21 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Ekspansi bisnis di sektor ritel serta makanan dan minuman (F&B) di Indonesia menuntut efisiensi pada bagian operasional atau back office. Pengelolaan administrasi secara manual berpotensi menjadi hambatan ketika perusahaan tumbuh besar. Sebagai contoh, Kenangan Brands memiliki lebih dari 1.300 gerai dan mempekerjakan hampir 10.000 karyawan di seluruh Indonesia. Perusahaan tersebut memperkirakan harus mengelola sekitar 20.000 dokumen ketenagakerjaan setiap tahunnya. Oleh karena itu, digitalisasi back office menjadi langkah penting untuk mendukung kelancaran ekspansi bisnis.

Langkah pertama adalah mengadopsi sistem layanan digital terpercaya. Untuk mendukung proses administrasi dalam skala besar, perusahaan dapat mengadopsi layanan digital trust, seperti yang dilakukan Kenangan Brands dengan menggunakan layanan dari Privy. Layanan ini membantu mengamankan dan mempercepat alur kerja dokumen. Andre Christian, yang menjabat sebagai Group HRIS & People Analytics di Kenangan Brands, serta Ratu Rima Novia Rahma selaku VP Marketing & Communication di Privy, menekankan pentingnya digitalisasi dalam mendukung pengelolaan operasional dan administrasi perusahaan secara efisien.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal

Langkah kedua adalah mempercepat waktu pemrosesan dokumen legal. Dengan beralih dari metode tradisional ke sistem digital, perusahaan dapat mengurangi waktu pengurusan legal hingga 30% lebih cepat. Percepatan proses administrasi ini penting seiring dengan bertambahnya jumlah gerai dan tenaga kerja, sebagaimana yang menjadi fokus Jeremiah selaku Senior Manager Compensation Benefit, HR Strategy, and Performance Management di Kenangan Brands. Waktu yang dihemat memungkinkan manajemen untuk lebih fokus pada operasional bisnis.

Baca Juga

Rilis Musik Terbaru, Eksplorasi Tiga Bahasa Shi Shi hingga Gelombang Karya Musisi Lokal

Rilis Musik Terbaru, Eksplorasi Tiga Bahasa Shi Shi hingga Gelombang Karya Musisi Lokal

Langkah ketiga adalah memastikan kepatuhan hukum dan integritas dalam proses administrasi. Menjaga integritas dan transparansi sangat penting di berbagai bidang, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo yang memberi wejangan kepada pamong praja muda agar tidak korupsi. Dalam lingkup korporasi, keamanan dan keabsahan hukum dapat dijaga dengan menggunakan platform berstatus Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE). Sebagai contoh, Privy selaku PSrE menyediakan Certificate Warranty hingga Rp1 miliar untuk memberikan perlindungan tambahan pada dokumen elektronik.

Langkah keempat adalah terus beradaptasi dengan pembaruan perangkat teknologi. Perusahaan harus siap menyesuaikan diri ketika sebuah layanan digital dihentikan dan mencari alternatif pengelolaan dokumen yang sesuai. Sebagai contoh, Microsoft resmi menghentikan layanan aplikasi pemindai dokumen Microsoft Lens. Informasi mengenai penghentian layanan tersebut terungkap melalui dokumen dukungan resmi Microsoft yang dikutip dari laman Lifehacker.

Baca Juga

Kerja Sama Nuklir Sipil Amerika Serikat dan Arab Saudi serta Dinamika Geopolitik Global

Kerja Sama Nuklir Sipil Amerika Serikat dan Arab Saudi serta Dinamika Geopolitik Global

Melalui langkah-langkah digitalisasi back office ini, perusahaan ritel dan F&B dapat menjaga kelancaran administrasi di tengah laju ekspansi. Pengelolaan puluhan ribu dokumen ketenagakerjaan dapat berjalan lebih cepat, aman, dan memiliki kepastian hukum untuk menopang pertumbuhan bisnis.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

digitalisasiback officeritelF&BPrivyKenangan Brands

Berita Terbaru Lainnya

Rilis Musik Terbaru, Eksplorasi Tiga Bahasa Shi Shi hingga Gelombang Karya Musisi LokalKerja Sama Nuklir Sipil Amerika Serikat dan Arab Saudi serta Dinamika Geopolitik GlobalMemahami Skema FIFA Forward Enterprise dan Status KeanggotaannyaJangan Berlindung di Balik Topeng Agama, Menjaga Integritas dan Kepercayaan PublikUsai Legok Nangka, Proyek PSEL Bakal Merambah ke Bogor, Depok, dan BekasiMengenal Wuling Aira EV, Mobil Listrik yang Bersaing di Pasar Entry Level IndonesiaCara Memanfaatkan Penyesuaian Harga Hyundai Stargazer Cartenz dan Skema PembeliannyaHarga BAIC T1, Penawaran Khusus, dan Jaringan Dealer di Indonesia

Paling Banyak Dibaca

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

Pariwisata

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

30 Jul 2026

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Rilis Musik Terbaru, Eksplorasi Tiga Bahasa Shi Shi hingga Gelombang Karya Musisi Lokal

Hiburan

Rilis Musik Terbaru, Eksplorasi Tiga Bahasa Shi Shi hingga Gelombang Karya Musisi Lokal

30 Jul 2026

Kerja Sama Nuklir Sipil Amerika Serikat dan Arab Saudi serta Dinamika Geopolitik Global

Internasional

Kerja Sama Nuklir Sipil Amerika Serikat dan Arab Saudi serta Dinamika Geopolitik Global

30 Jul 2026

Memahami Skema FIFA Forward Enterprise dan Status Keanggotaannya

Olahraga

Memahami Skema FIFA Forward Enterprise dan Status Keanggotaannya

30 Jul 2026

Jangan Berlindung di Balik Topeng Agama, Menjaga Integritas dan Kepercayaan Publik

Nasional

Jangan Berlindung di Balik Topeng Agama, Menjaga Integritas dan Kepercayaan Publik

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata AntarnegaraPariwisata 路 30 Jul 2026
  2. 2Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  3. 3Rilis Musik Terbaru, Eksplorasi Tiga Bahasa Shi Shi hingga Gelombang Karya Musisi LokalHiburan 路 30 Jul 2026
  4. 4Kerja Sama Nuklir Sipil Amerika Serikat dan Arab Saudi serta Dinamika Geopolitik GlobalInternasional 路 30 Jul 2026
  5. 5Memahami Skema FIFA Forward Enterprise dan Status KeanggotaannyaOlahraga 路 30 Jul 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap