Operasi pencarian bawah air untuk menyisir korban KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa belum dapat dilaksanakan oleh tim penyelam pada Senin (14/9). Kondisi cuaca buruk di sekitar lokasi kejadian menjadi kendala utama yang menghalangi penerjunan personel ke titik pencarian.
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menjelaskan bahwa tim penyelam gabungan sebenarnya telah disiapkan untuk melakukan penyisiran. Tim tersebut mencakup personel dari Kopaska TNI AL, satu tim penyelam khusus yang disiapkan dari TNI AL, serta tim penyelam dari Badan SAR Nasional (Basarnas). Namun, situasi cuaca yang tidak memungkinkan membuat seluruh tim penyelam belum bisa diturunkan.
Pengerahan KRI Canopus dan Peralatan Bawah Air
Guna mengoptimalkan proses pencarian, TNI AL telah mengerahkan KRI Canopus yang diberangkatkan menuju lokasi kejadian. Kapal perang ini ditugaskan untuk memperkuat operasi pencarian objek dan korban di perairan tersebut.
KPK OTT di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor, Jadi Penindakan Ke-20 Sepanjang 2026

Pencarian bawah air yang dilakukan melalui KRI Canopus akan memanfaatkan sejumlah perangkat pemindaian bawah laut. Peralatan yang digunakan antara lain drone bawah air (underwater drone), perangkat Multibeam Echo Sounder, serta Remotely Operated Vehicle (ROV) yang berada di kapal tersebut.
Data Korban dan Kronologi Kejadian
KM Virgo Transport 8 membawa total 243 orang yang terdiri dari penumpang, awak kapal, hingga kru. Kapal tersebut dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 WITA saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin setelah bertolak sejak Sabtu (12/9).
Kebakaran Bromo Dekati Permukiman, Petugas Buat Sekat Bakar

Hingga saat ini, dari 243 orang yang berada di kapal tersebut, sebanyak 114 orang telah berhasil ditemukan, sementara 129 orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.
Dari total 114 korban yang ditemukan, sebanyak 86 orang dievakuasi dalam kondisi selamat di dermaga. Sementara itu, dua korban dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia. Satu korban meninggal telah diserahterimakan kepada pihak keluarga, sedangkan satu korban meninggal lainnya diserahkan kepada DVI Mabes Polri untuk penanganan lebih lanjut.






