berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Nasional

Cara Warga dan Instansi Menghadapi Krisis Air Bersih Saat Kekeringan Melanda

Yolanda RumbayanDiterbitkan 31 Jul 2026 - 21.20 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Warga dan Instansi Menghadapi Krisis Air Bersih Saat Kekeringan Melanda
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Musim kemarau yang memicu bencana kekeringan kini mulai dirasakan dampaknya secara nyata oleh masyarakat di wilayah Republik Indonesia. Salah satu wilayah yang turut merasakan imbas dari fenomena alam ini adalah warga yang bermukim di RW 08 Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat. Di wilayah tersebut, kekeringan telah membuat warga setempat mengalami krisis air bersih untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan sehari-hari. Berdasarkan pendataan yang ada, tercatat sebanyak 78 Kepala Keluarga (KK) di RW 08 Kelurahan Cipayung Jaya terdampak langsung oleh kekeringan pada musim kemarau yang melanda sebagian wilayah di Kota Depok belakangan ini. Menghadapi situasi yang menantang ini, terdapat sejumlah langkah penanganan serta kolaborasi yang dapat dijadikan panduan bagi masyarakat luas ketika wilayah permukiman mereka dilanda krisis ketersediaan air bersih.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal

Langkah pertama yang sangat krusial dalam menghadapi krisis air bersih adalah menjalin kolaborasi untuk proses pendistribusian pasokan air ke wilayah terdampak. Sebagai contoh nyata dari upaya penanganan krisis ini, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok telah mengambil langkah cepat dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan pada hari Rabu (30/7). Dalam proses penyaluran bantuan tersebut, sebanyak empat personel secara khusus diterjunkan ke lapangan untuk memastikan kelancaran distribusi. Air bersih yang dibagikan kepada warga ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Palang Merah Indonesia Kota Depok dengan PT Tirta Asasta. Untuk memastikan pasokan air mencukupi kebutuhan puluhan kepala keluarga, proses distribusi tersebut menggunakan armada berupa truk tangki yang memiliki kapasitas muatan sebesar 4.000 liter. Warga pun rela mengantre demi mendapatkan pasokan air bersih dari truk tangki tersebut ke dalam galon-galon yang mereka bawa dari rumah.

Langkah kedua yang tidak kalah penting dalam manajemen krisis air adalah penyediaan fasilitas penampungan yang memadai serta edukasi berkelanjutan kepada masyarakat. Selain mendistribusikan air bersih menggunakan armada truk tangki, Palang Merah Indonesia Kota Depok juga meminjamkan sarana penampungan air berupa satu buah toren dengan kapasitas 250 liter kepada warga setempat. Peminjaman toren ini bertujuan agar warga memiliki wadah penyimpanan cadangan air kolektif yang aman. Lebih dari sekadar memberikan bantuan fisik, petugas di lapangan juga melakukan sosialisasi mengenai tata cara penanganan air selama musim kemarau. Warga diberikan pemahaman dan panduan tentang bagaimana menggunakan air bersih dengan sangat bijak. Selain itu, warga juga diedukasi mengenai cara menyimpan air dengan aman agar kualitasnya tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk berbagai kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

Baca Juga

Prabowo Ungkap Kaitan Kekayaan Migas dan Mineral dengan Konflik di Timur Tengah

Prabowo Ungkap Kaitan Kekayaan Migas dan Mineral dengan Konflik di Timur Tengah

Langkah ketiga bagi masyarakat dan pemangku kepentingan adalah terus memantau pemetaan wilayah terdampak kekeringan yang semakin meluas di berbagai daerah di Indonesia. Banten menjadi salah satu daerah di sekitar Jakarta yang cukup terdampak oleh kondisi ini. Pada hari Selasa (28/7) di Tangerang, Gubernur Banten Andra Soni menyebutkan bahwa sebanyak tujuh kabupaten dan kota di Provinsi Banten mengalami kekeringan. Bencana ini diakibatkan oleh kemarau ekstrem yang dipicu oleh fenomena El Nino Godzilla. Secara lebih rinci, Gubernur Andra Soni menyatakan bahwa terdapat 140 titik terdampak kekeringan di seluruh Provinsi Banten. Titik-titik kekeringan tersebut tersebar secara luas di Kota Cilegon, Kota Serang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, serta Kabupaten Tangerang. Sementara itu, Kota Tangerang dilaporkan tidak termasuk ke dalam wilayah yang terdampak krisis air pada periode ini.

Langkah keempat adalah memahami peningkatan status kebencanaan di wilayah lain, yang dapat menjadi tolok ukur kesiapsiagaan menghadapi kemarau panjang. Daerah lain yang turut mengalami kekeringan antara lain adalah Kabupaten Gunungkidul di Provinsi Yogyakarta, serta sejumlah daerah di wilayah Jawa Timur. Berdasarkan data resmi yang dikeluarkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim, terdapat 14 daerah yang dilanda kekeringan di provinsi tersebut. Keempat belas daerah itu meliputi Bondowoso, Lamongan, Banyuwangi, Lumajang, Bangkalan, Blitar, Pasuruan, Trenggalek, Gresik, Malang, Jember, Sampang, Mojokerto, dan Situbondo. Menyikapi situasi yang semakin mendesak, dari jumlah tersebut, wilayah Lumajang, Mojokerto, dan Situbondo telah mengambil langkah tegas dengan menaikkan status kebencanaan menjadi Tanggap Darurat. Sementara itu, 11 daerah lainnya di Jawa Timur masih mempertahankan status pada tingkat Siaga Darurat.

Baca Juga

Pengembalian Dana Program Makan Bergizi Gratis dan Temuan Rekening Bermasalah

Pengembalian Dana Program Makan Bergizi Gratis dan Temuan Rekening Bermasalah

Sebagai bagian dari kewaspadaan nasional, masyarakat juga perlu mengetahui bahwa ancaman krisis air bersih akibat musim kemarau tidak hanya terpusat di satu atau dua provinsi saja. Kekeringan dilaporkan juga telah terjadi di berbagai wilayah di Jawa Tengah serta merembet hingga ke daerah-daerah lain di luar Pulau Jawa. Dengan melihat pola persebaran kekeringan yang sangat luas ini, kolaborasi antara warga, pemerintah daerah, dan lembaga kemanusiaan seperti Palang Merah Indonesia menjadi kunci utama dalam memastikan ketersediaan pasokan air bersih. Edukasi mengenai penghematan air serta pendistribusian fasilitas penampungan yang tepat sasaran diharapkan dapat membantu masyarakat bertahan di tengah kondisi cuaca ekstrem yang melanda tanah air.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KekeringanKrisis Air BersihKota DepokPMI Kota DepokJawa TimurBanten

Berita Terbaru Lainnya

Prabowo Ungkap Kaitan Kekayaan Migas dan Mineral dengan Konflik di Timur TengahCara Mendeteksi dan Mengatasi Anomali Penyaluran Dana Program Makan Bergizi GratisPeluang Pengusaha Nasional dalam Proyek PLTS 100 Gigawatt dan Ekosistem Baterai NikelPengembalian Dana Program Makan Bergizi Gratis dan Temuan Rekening BermasalahCara Menyikapi Polemik Beras Premium yang Diduga Tidak Sesuai StandarAlasan Pengusaha Hotel Belum Berani Rekrut Karyawan Baru di Tahun 2026Informasi Akses Darat Melilla dan Ceuta Usai Penutupan Pos Perbatasan Beni AnsarMenganalisis Profil dan Dampak Transfer Carlos Espi ke Real Madrid

Paling Banyak Dibaca

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

Ekonomi

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

30 Jul 2026

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

Hukum

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

31 Jul 2026

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

Pariwisata

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

30 Jul 2026

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&BEkonomi 路 30 Jul 2026
  3. 3Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak SahHukum 路 31 Jul 2026
  4. 4Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  5. 5Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata AntarnegaraPariwisata 路 30 Jul 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap