berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastrukturPendidikanMegapolitanTransportasiPopuler
Beranda/Nasional

Cara Menjadikan Kerja Perawatan sebagai Bentuk Perlawanan terhadap Opresi

Sri NugrohoDiterbitkan 7 Agu 2026 - 11.39 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Menjadikan Kerja Perawatan sebagai Bentuk Perlawanan terhadap Opresi
Foto/Ilustrasi: tirto.id.
A-A+

Di tengah derap kehidupan modern yang menuntut produktivitas tanpa batas, manusia sering kali terjebak dalam pusaran kompetisi yang melelahkan. Kelelahan mental dan keterasingan sosial menjadi pemandangan sehari-hari yang dianggap wajar dalam struktur masyarakat saat ini. Di sinilah pentingnya menengok kembali konsep kerja perawatan, yang sering kali dianggap remeh atau sekadar urusan domestik belaka. Padahal, merawat sesama bukan sekadar aktivitas rutin untuk bertahan hidup, melainkan sebuah tindakan nyata yang mampu meruntuhkan sekat-sekat penindasan.

Mengapa kerja perawatan kini dipandang sebagai bentuk perlawanan? Selama ini, sistem sosial yang opresif cenderung mengukur nilai kemanusiaan hanya dari kontribusi ekonomi langsung atau output kerja yang terukur. Akibatnya, aktivitas emosional seperti mendengarkan, merawat yang sakit, menjaga kesehatan mental komunitas, dan membangun solidaritas kerap dikesampingkan. Pengabaian terhadap aspek-aspek kemanusiaan inilah yang melanggengkan penindasan, karena individu dipaksa untuk terus berfungsi seperti mesin tanpa diberikan ruang untuk pulih atau saling mendukung satu sama lain.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastruktur

Ketika kita mulai menempatkan empati dan relasi antarmanusia sebagai prioritas, dampak yang dihasilkan bisa sangat transformatif bagi lingkungan sekitar. Praktik saling merawat ini menjadi fondasi kokoh bagi perubahan sosial yang berkelanjutan. Masyarakat tidak lagi melihat sesamanya sebagai saingan dalam bertahan hidup, melainkan sebagai bagian dari jaringan pendukung yang saling menguatkan. Melalui pendekatan ini, perlawanan terhadap ketidakadilan tidak lagi bersifat individualistis atau agresif semata, melainkan berbasis pada pemulihan kolektif yang membuat gerakan sosial menjadi lebih tangguh dalam jangka panjang.

Bagaimana kita dapat menerapkan kerja perawatan ini sebagai aksi nyata dalam kehidupan sehari-hari dan gerakan sosial? Terdapat beberapa langkah praktis yang bisa diambil untuk memulainya. Langkah pertama adalah menggeser sudut pandang terhadap kerja domestik dan emosional. Kita perlu mulai menghargai setiap bentuk kerja perawatan, baik di dalam rumah tangga maupun di lingkungan kerja. Berhentilah menganggap aktivitas merawat anggota keluarga atau mendengarkan keluh kesah teman sebagai beban yang tidak bernilai. Sebaliknya, akui aktivitas ini sebagai kontribusi nyata dalam menjaga keberlangsungan hidup dan kesejahteraan psikologis komunitas kita.

Baca Juga

Impor Barang Konsumsi Melonjak, Menperin Dorong Penguatan Perlindungan Industri Dalam Negeri

Impor Barang Konsumsi Melonjak, Menperin Dorong Penguatan Perlindungan Industri Dalam Negeri

Langkah kedua adalah membangun relasi yang setara dan berbasis empati. Gantikan interaksi yang bersifat transaksional dengan komunikasi yang tulus dalam keseharian. Luangkan waktu untuk menanyakan kabar rekan kerja atau tetangga tanpa ada maksud terselubung di baliknya. Mendengarkan secara aktif tanpa langsung menghakimi atau memberikan solusi instan adalah bentuk perawatan emosional sederhana namun sangat kuat yang dibutuhkan saat ini untuk memulihkan kehangatan sosial yang sempat hilang.

Langkah ketiga adalah menciptakan sistem saling merawat di lingkungan terdekat. Kita bisa membentuk jaringan solidaritas kecil di lingkungan tempat tinggal atau komunitas. Hal ini bisa diwujudkan melalui kegiatan sederhana seperti berbagi makanan, menjaga anak tetangga yang sedang sibuk bekerja, atau menyediakan ruang diskusi untuk saling mencurahkan isi hati. Ketika ada anggota komunitas yang mengalami kesulitan, anggota lain secara sukarela berbagi peran untuk meringankan beban tersebut, menciptakan jaring pengaman sosial yang mandiri.

Langkah keempat adalah mengintegrasikan aspek perawatan dalam aksi kolektif atau organisasi. Bagi organisasi atau gerakan sosial, pastikan bahwa kesejahteraan para anggotanya menjadi prioritas utama. Sebuah gerakan tidak akan bertahan lama jika para penggeraknya mengalami kejenuhan ekstrem akibat tekanan kerja yang terus-menerus. Oleh karena itu, selipkan sesi evaluasi emosional, waktu istirahat yang cukup, dan ruang aman untuk mengekspresikan kerentanan di sela-sela agenda perjuangan yang sedang dijalankan.

Baca Juga

Terminal LPG Tanjung Sekong Raih Sertifikasi Green Terminal Pertama di Dunia

Terminal LPG Tanjung Sekong Raih Sertifikasi Green Terminal Pertama di Dunia

Meskipun praktik saling merawat ini menawarkan alternatif yang kuat untuk melawan opresi, penerapannya tentu menghadapi batasan nyata di lapangan. Di tengah sistem ekonomi yang menuntut waktu kerja panjang, tidak semua orang memiliki kemewahan waktu atau energi untuk melakukan kerja perawatan secara maksimal. Keterbatasan sumber daya finansial juga sering kali membatasi ruang gerak komunitas dalam menyediakan fasilitas perawatan yang memadai. Oleh karena itu, gerakan ini tidak boleh berhenti pada tingkat individu atau kelompok kecil saja, melainkan harus terus mendorong perubahan struktural yang lebih luas agar nilai-nilai kemanusiaan ini dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat.

Pada akhirnya, kerja perawatan bukanlah sekadar aktivitas tambahan atau pelarian sementara dari kerasnya kehidupan modern. Lebih dari itu, kerja perawatan menempatkan relasi antarmanusia, empati, dan praktik saling merawat sebagai fondasi perubahan sosial dan perlawanan terhadap opresi. Dengan menghidupkan kembali nilai-nilai ini di setiap lini kehidupan, kita sedang meletakkan batu pertama bagi pembangunan dunia yang lebih adil, setara, dan memanusiakan manusia. Perlawanan sejati tidak selalu lahir dari konfrontasi fisik yang keras, melainkan dari keberanian untuk terus merawat satu sama lain di tengah dunia yang sering kali mengabaikan rasa kemanusiaan.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

sosialkesejahteraansolidaritaskomunitas

Berita Terbaru Lainnya

Impor Barang Konsumsi Melonjak, Menperin Dorong Penguatan Perlindungan Industri Dalam NegeriTerminal LPG Tanjung Sekong Raih Sertifikasi Green Terminal Pertama di DuniaPenyebab dan Dampak Tabrakan Roket Falcon 9 SpaceX di BulanJadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingKomitmen Rico Tri Putra Waas Membangun Medan Lewat Kolaborasi dan Rasa Cinta DaerahPemerintah Perkuat Proyek Food Estate Kalimantan Tengah dengan Manajemen Risiko Lintas SektorInvestasi S&P 500 dan Nasdaq Lewat Tokenized ETF Berbasis BlockchainHasil Autopsi Mantan Istri Polisi di Medan, Dokter Forensik Jelaskan Asal-usul Lebam

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

Nasional

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

4 Agu 2026

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

Nasional

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

4 Agu 2026

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

Nasional

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  4. 4Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di KonserNasional 路 4 Agu 2026
  5. 5Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026Nasional 路 4 Agu 2026
Pendidikan
Megapolitan
Transportasi

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap