Pandangan pekerja muda terhadap perkembangan karier kini mengalami pergeseran yang cukup signifikan di dunia kerja. Naik jabatan atau mendapatkan promosi secara cepat ternyata tidak lagi menjadi satu-satunya target utama bagi sebagian besar generasi muda. Saat ini, kenyamanan, stabilitas, serta fleksibilitas dalam mengasah kemampuan baru di luar pekerjaan utama menjadi prioritas yang kian diminati. Pekerja mulai mencari cara alternatif untuk mengembangkan diri tanpa harus bergantung sepenuhnya pada jenjang karier konvensional di kantor mereka.
Bagaimana pergeseran tren karier pekerja muda saat ini menurut data survei terbaru?
Berdasarkan laporan Deloitte Global Gen Z and Millennial Survey 2026, terjadi perubahan prioritas yang sangat nyata di kalangan pekerja muda saat merencanakan masa depan mereka. Hasil survei tersebut menemukan bahwa 44 persen Gen Z lebih memilih pertumbuhan karier yang stabil dalam pekerjaan mereka. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok yang mengejar kenaikan jabatan, di mana hanya 25 persen Gen Z yang menyatakan ingin berkembang secara cepat melalui jalur promosi. Fenomena pergeseran tujuan ini tidak hanya terjadi pada Gen Z, tetapi juga terlihat jelas pada kelompok milenial. Sebanyak 21 persen dari generasi milenial menyatakan bersedia untuk berpindah posisi secara lateral atau bahkan mengambil langkah mundur demi menemukan peran pekerjaan yang benar-benar tepat bagi mereka.








