Perum Bulog bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan merealisasikan penyaluran program Bantuan Pangan Beras di Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Dalam program alokasi periode Juli hingga September 2026 ini, pasokan beras yang disiapkan mencapai 7.542 ton atau setara dengan 7.542.360 kilogram beras. Seluruh pasokan ini dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan pangan sebanyak 251.412 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di wilayah Kabupaten Kediri.
Pelaksanaan distribusi bantuan pangan di lapangan dipantau secara langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan bersama Direktur Utama Perum Bulog Letnan Jenderal TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani. Turut hadir mendampingi pemantauan tersebut adalah Wakil Bupati Kediri beserta seluruh jajaran Forkopimda Kabupaten Kediri.
Skema Penyaluran dan Rincian Wilayah
Dalam skema pendistribusian program Bantuan Pangan Beras untuk alokasi tiga bulan ini, para penerima bantuan memperoleh 10 kilogram beras untuk setiap bulannya. Masyarakat penerima dapat menerima bantuan beras secara bertahap atau sekaligus sebesar 30 kilogram untuk alokasi bulan Juli, Agustus, dan September 2026.
Bapanas Beber Biang Kerok Harga Rata-rata Cabai Rawit Tembus Rp81 Ribu

Penyaluran bantuan telah berjalan di berbagai kecamatan dan desa di Kabupaten Kediri. Khusus untuk wilayah Kecamatan Ngasem, tercatat alokasi bantuan disalurkan kepada 6.404 PBP dengan volume beras mencapai 192.120 kilogram. Sementara itu, untuk cakupan Desa Gogorante, sebanyak 400 PBP menerima bantuan pangan dengan total sebanyak 12.000 kilogram atau 12 ton beras.
Cakupan Jawa Timur dan Program Lanjutan
Penyaluran di Kabupaten Kediri ini merupakan bagian dari pelaksanaan program Bantuan Pangan Beras di tingkat regional Provinsi Jawa Timur. Pada periode Juli hingga September 2026, target penerima bantuan pangan di seluruh wilayah Jawa Timur mencapai 5.690.353 PBP. Untuk mencukupi kebutuhan tersebut, total alokasi yang disiapkan di Jawa Timur mencapai 170.710.590 kilogram atau sekitar 170 ribu ton beras.
PTPP Teken MRA, Restrukturisasi Utang Rp18,2 Triliun ke Bank Himbara

Pemerintah juga telah menyiapkan kelanjutan pelaksanaan program Bantuan Pangan Beras untuk periode berikutnya, yakni alokasi Oktober hingga Desember 2026. Selain mengandalkan program bantuan pangan langsung kepada masyarakat penerima bantuan, pemerintah menambah penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebesar 1 juta ton sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan pasokan pangan.






