berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Nasional

Bos BGN Bantah Makan Bergizi Gratis Kuras APBN, Singgung Revitalisasi Sekolah dan Pupuk

Marthen TandirerungDiterbitkan 1 Agu 2026 - 07.17 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Bos BGN Bantah Makan Bergizi Gratis Kuras APBN, Singgung Revitalisasi Sekolah dan Pupuk
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, membantah dengan tegas anggapan yang menyebutkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) menghabiskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Penolakan terhadap narasi negatif tersebut disampaikannya untuk merespons berbagai komentar yang menuding program pemenuhan gizi ini sebagai penyebab terkurasnya kas negara. Dalam keterangannya di kantor BGN, Jakarta Pusat, Sudaryono memastikan bahwa alokasi dana untuk program tersebut tidak mengganggu pembiayaan sektor-sektor prioritas lainnya.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal

Menurut Sudaryono, berbagai persoalan pembangunan di Indonesia sebenarnya sudah menjadi pekerjaan rumah pemerintah sejak lama. Ia mencontohkan masalah di sektor pertanian, fasilitas gedung sekolah yang kurang memadai, hingga isu kesejahteraan guru honorer yang sudah ada jauh sebelum program Makan Bergizi Gratis dianggarkan. Oleh karena itu, ia menilai tidak tepat jika masyarakat menganggap program gizi ini mengorbankan anggaran yang seharusnya digunakan untuk membenahi sektor-sektor krusial tersebut.

Klarifikasi dari Kepala BGN ini juga mengemuka menyusul viralnya sebuah foto yang memperlihatkan kondisi para siswa di SDN Tanggirejo, Grobogan, Jawa Tengah. Dalam foto yang beredar luas itu, para siswa tampak sedang menyantap hidangan dari program Makan Bergizi Gratis di depan ruang kelas yang atapnya dalam kondisi rusak. Merespons hal ini, Sudaryono menjelaskan bahwa kerusakan fasilitas sekolah tersebut memang sudah terjadi sebelum adanya program MBG, sehingga tidak adil jika disandingkan dengan pembangunan dapur gizi yang baru. Ia juga menekankan bahwa saat ini fasilitas yang rusak tersebut sedang diperbaiki secara langsung atas arahan Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Pemerintah secara konsisten terus menjalankan program perbaikan fasilitas pendidikan secara bertahap. Berdasarkan data pemerintah, lebih dari 16 ribu sekolah telah berhasil direnovasi sepanjang tahun 2025. Untuk tahun ini, target perbaikan fasilitas pendidikan dipatok pada angka lebih dari 70 ribu unit sekolah. Bahkan, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) sempat mengutarakan bahwa jumlah sekolah yang akan direnovasi pada tahun ini bisa mencapai hampir 90 ribu unit. Secara keseluruhan, pemerintah memiliki target besar untuk menyelesaikan perbaikan pada 300 ribu hingga hampir 400 ribu sekolah di seluruh Indonesia.

Selain fokus pada perbaikan infrastruktur pendidikan, pemerintah juga memastikan sektor pertanian tidak luput dari perhatian, terutama terkait ketersediaan sarana produksi bagi para petani. Sudaryono mengungkapkan bahwa pada masa lalu sebelum adanya program Makan Bergizi Gratis, kelangkaan pupuk kerap terjadi di lapangan. Namun, pada saat ini, ketika program gizi tersebut sudah berjalan dan memakan anggaran, pasokan pupuk justru berada dalam kondisi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan petani. Tidak hanya memastikan ketersediaan pasokan, pemerintah bahkan memberikan potongan harga atau diskon sebesar 20 persen untuk pembelian pupuk tersebut.

Baca Juga

Bulog Klaim Ketersediaan Beras Nasional Aman di Tengah Dampak Kekeringan El Nino

Bulog Klaim Ketersediaan Beras Nasional Aman di Tengah Dampak Kekeringan El Nino

Perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian juga diwujudkan melalui peningkatan alokasi dana untuk infrastruktur pengairan. Anggaran untuk revitalisasi jaringan irigasi tercatat mengalami kenaikan yang signifikan, yakni dari Rp12 triliun pada tahun lalu menjadi Rp14 triliun pada tahun ini. Rencananya, alokasi anggaran sebesar Rp12 triliun hingga Rp14 triliun tersebut akan terus disalurkan untuk menyelesaikan seluruh perbaikan irigasi secara menyeluruh dalam kurun waktu lima tahun ini. Fakta-fakta ini membuktikan bahwa program Makan Bergizi Gratis tetap dapat berjalan secara beriringan dengan program revitalisasi sekolah dan pembangunan infrastruktur pertanian tanpa saling menggerus anggaran negara.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Makan Bergizi GratisBadan Gizi NasionalSudaryonoPertanianAPBNInfrastruktur Sekolah

Berita Terbaru Lainnya

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalBulog Klaim Ketersediaan Beras Nasional Aman di Tengah Dampak Kekeringan El NinoIHSG Menguat ke 6.224 dan Rupiah Tertahan di Rp 18.065 per Dolar ASCara Menganalisis Dampak Pergeseran Dana Murah ke Deposito pada Kinerja PerbankanKatalis Laporan Keuangan Kuartal II-2026 Terhadap Pergerakan Saham TambangUji Pengaruh China ke Iran, Negara Teluk Berharap pada Kekuatan Ekonomi BeijingAkreditasi Rumah Sakit Berbasis Keselamatan Pasien dan Hasil KlinisDetail Transfer Julian Brandt ke Ajax Amsterdam dari Borussia Dortmund

Paling Banyak Dibaca

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

Ekonomi

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

30 Jul 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

IHSG Menguat ke 6.224 dan Rupiah Tertahan di Rp 18.065 per Dolar AS

Ekonomi

IHSG Menguat ke 6.224 dan Rupiah Tertahan di Rp 18.065 per Dolar AS

1 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

Hukum

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&BEkonomi 路 30 Jul 2026
  3. 3Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  4. 4IHSG Menguat ke 6.224 dan Rupiah Tertahan di Rp 18.065 per Dolar ASEkonomi 路 1 Agu 2026
  5. 5Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap