PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan kinerja transaksi perbankan digital yang solid sepanjang semester I 2026. Melalui aplikasi wondr by BNI, perseroan membukukan total nilai transaksi mencapai Rp958 triliun. Capaian nilai transaksi tersebut diperoleh dari aktivitas 15,1 juta pengguna yang menghasilkan total 1,1 miliar transaksi sepanjang paruh pertama tahun ini.
Transformasi perbankan digital BNI tidak hanya diarahkan pada segmen ritel perorangan, melainkan juga diperkuat pada segmen wholesale. Direktur Finance & Strategy BNI Hussein Paolo Kartadjoemena menjelaskan bahwa di segmen wholesale, perseroan menghadirkan platform BNIdirect yang menyediakan berbagai solusi perbankan terintegrasi bagi para nasabah korporasi.
Kinerja layanan digital untuk segmen korporasi tersebut menunjukkan pertumbuhan volume yang signifikan. Hingga semester I 2026, BNIdirect berhasil mencatatkan 279,7 ribu pengguna dengan total transaksi mencapai 789 juta transaksi dan membukukan akumulasi nilai transaksi sebesar Rp6.039 triliun.
Cegah Cuci Uang di Pasar Modal, PPATK dan KSEI Teken MoU Pertukaran Informasi

Perluasan Ekosistem Open API dan Jaringan Transaksi
Selain kanal aplikasi ritel dan platform korporasi, BNI memperluas integrasi layanannya melalui pengembangan ekosistem digital terbuka. Open API ecosystem yang dikembangkan BNI telah terhubung dengan lebih dari 2.000 partner melalui penyediaan 283 layanan API yang memfasilitasi integrasi solusi perbankan ke berbagai mitra industri.
Di samping penguatan infrastruktur digital dan konektivitas API, BNI juga terus mengoperasikan jaringan layanan fisik dan keagenan untuk melayani transaksi nasabah secara luas. Hingga akhir semester I 2026, BNI memiliki 13.386 ATM, didukung oleh jaringan lebih dari 229 ribu agen branchless banking, serta jaringan penerimaan pembayaran yang mencakup lebih dari 1.042 ribu merchant dan QRIS.
Warga 17 Tahun RI Dapat Rekening Plus Saldo Rp50 Ribu, Dana Bersumber dari APBN

Optimalisasi seluruh kanal transaksi mulai dari aplikasi wondr by BNI, BNIdirect, kemitraan Open API, hingga jaringan keagenan dan merchant QRIS tersebut memperkuat kapabilitas BNI dalam melayani kebutuhan transaksi nasabah di berbagai segmen.






