berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Nasional

Arahan Presiden Prabowo di Batang, Jenderal Harus Turun ke Lapangan dan Jaga Lingkungan

Marthen TandirerungDiterbitkan 31 Jul 2026 - 02.48 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Arahan Presiden Prabowo di Batang, Jenderal Harus Turun ke Lapangan dan Jaga Lingkungan
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kembali menegaskan komitmen kuatnya terhadap kelestarian lingkungan hidup di Tanah Air. Penegasan tersebut disampaikan secara langsung oleh Kepala Negara saat menghadiri sebuah agenda penting yang berlokasi di Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah. Pada hari Kamis, 30 Juli 2026, Presiden hadir dalam acara Akad Massal 62.000 Unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Rumah Subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan Rakyat. Program penyediaan hunian bagi masyarakat tersebut tercatat memiliki nilai pencapaian yang sangat besar, yakni mencapai Rp 880 miliar. Dalam kesempatan berskala nasional yang diselenggarakan di Jawa Tengah itu, Presiden Prabowo tidak hanya berbicara mengenai sektor perumahan dan perekonomian, tetapi juga secara khusus menyoroti peran penting aparat negara dalam menjaga dan merawat ekosistem alam.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal

Secara spesifik, Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi langsung kepada jajaran aparat keamanan dan pertahanan negara. Beliau meminta para aparat, khususnya yang memegang pangkat panglima dan jenderal-jenderal, untuk ikut serta secara aktif dalam berbagai upaya pelestarian lingkungan. Menurut pandangan Presiden, keterlibatan para perwira tinggi ini sangat krusial mengingat mereka memiliki kapasitas kepemimpinan dan pengaruh yang besar di lapangan. Oleh karena itu, beliau menegaskan bahwa para jenderal dan panglima tidak boleh hanya berdiam diri di kantor, melainkan harus memiliki keberanian untuk turun langsung ke lapangan dan berani kotor dalam menjalankan tugas-tugas pelestarian alam tersebut bersama masyarakat.

Untuk menekankan keseriusan arahannya, Presiden Prabowo mengingatkan dengan tegas agar para panglima dan jenderal tidak menjadi sosok yang disebutnya sebagai 'jenderal salon'. Istilah kiasan tersebut merujuk pada kebiasaan atau sikap pimpinan yang hanya ingin tampil rapi dan bersih saja tanpa mau bersentuhan langsung dengan kondisi nyata di lapangan yang sering kali tidak ideal. Kepala Negara menyatakan bahwa sesekali, para jenderal harus merelakan sepatunya menjadi kotor akibat aktivitas peninjauan lingkungan. Bahkan, beliau menegaskan lebih jauh bahwa jika situasi di lapangan memang mengharuskan, celana para jenderal tersebut juga harus kotor sampai ke batas dengkul sebagai bukti nyata dari kerja keras di lapangan.

Baca Juga

Presiden Prabowo Resmikan KPR Subsidi di Batang dan Ingatkan Aparat Jangan Jadi Jenderal Salon

Presiden Prabowo Resmikan KPR Subsidi di Batang dan Ingatkan Aparat Jangan Jadi Jenderal Salon

Di tengah penyampaian arahan yang tegas dan lugas tersebut, Presiden Prabowo juga menyisipkan sebuah peringatan yang bernada gurauan namun sarat akan makna mendalam. Beliau mengingatkan para jenderal agar tidak melakukan rekayasa dengan sengaja mengotori sepatu mereka hanya pada saat hendak menghadap atau bertemu dengan Presiden. Kepala Negara menyebut taktik mengotori sepatu secara sengaja sebelum pertemuan tersebut sebagai sebuah trik atau ilmu lama yang sudah sangat dipahami olehnya. Peringatan ini menegaskan bahwa kerja nyata di lapangan harus dilakukan secara tulus dan konsisten, bukan sekadar pencitraan untuk mencari perhatian pimpinan tertinggi.

Arahan mengenai pentingnya turun ke lapangan ini sejalan dengan visi besar Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan Indonesia menjadi sebuah negara yang bersih, indah, serta senantiasa dijaga kelestarian alamnya. Guna merealisasikan visi lingkungan tersebut, Presiden turut memberikan tugas spesifik kepada dua menteri di kabinetnya. Beliau secara langsung meminta Menteri Pertanian Amran Sulaiman serta Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni untuk segera membangun dan menyiapkan tempat-tempat pembibitan tanaman. Fasilitas pembibitan ini dinilai sangat penting sebagai langkah awal pemulihan ekosistem di berbagai daerah yang membutuhkan penghijauan kembali.

Baca Juga

Mengenal Nusantara Explorer, Kereta Wisata Baru Milik KAI

Mengenal Nusantara Explorer, Kereta Wisata Baru Milik KAI

Lebih lanjut, Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa apabila jumlah pohon di lingkungan sekitar sudah banyak berkurang, maka langkah progresif yang harus diambil adalah menanam kembali ratusan juta pohon di seluruh wilayah. Untuk mendukung program penanaman massal tersebut, Kepala Negara menegaskan bahwa dirinya membutuhkan ketersediaan benih-benih pohon yang berkualitas bagus untuk disalurkan ke semua kota dan kabupaten di Indonesia. Pada akhir penyampaiannya, Presiden juga mengingatkan elemen masyarakat luas agar turut berperan aktif bersama pemerintah. Beliau mengimbau seluruh warga untuk senantiasa menjaga kawasan permukiman mereka agar tetap asri, nyaman, dan terbebas dari masalah tumpukan sampah yang merusak keindahan.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Jawa TengahPrabowo SubiantoKabupaten BatangAmran SulaimanKelestarian LingkunganRaja Juli Antoni

Berita Terbaru Lainnya

Upaya Kemenperin Mengantisipasi Penutupan Pabrik Melalui Sistem Pemantauan War RoomKinerja dan Daya Tahan Industri Manufaktur Indonesia di Tengah Ketidakpastian GlobalMemahami Dinamika Terkini Maroko, Krisis Perbatasan Ceuta dan Kiprah Piala Dunia 2026Perjalanan Cinta Shania Twain dan Fr茅d茅ric Thi茅baud dalam Menyembuhkan Luka Masa LaluPresiden Prabowo Resmikan KPR Subsidi di Batang dan Ingatkan Aparat Jangan Jadi Jenderal SalonStrategi Kabupaten Malinau Mewujudkan Universal Health Coverage bagi MasyarakatMengapa Warga Indonesia Semakin Banyak Menyimpan Dolar AS di Tabungan ValasLaba Bersih bank bjb Tumbuh 58,8 Persen pada Semester I 2026

Paling Banyak Dibaca

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

Ekonomi

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

30 Jul 2026

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

Pariwisata

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

30 Jul 2026

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Kinerja dan Daya Tahan Industri Manufaktur Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global

Ekonomi

Kinerja dan Daya Tahan Industri Manufaktur Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&BEkonomi 路 30 Jul 2026
  3. 3Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata AntarnegaraPariwisata 路 30 Jul 2026
  5. 5Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap