Bagaimana nasib penumpang penerbangan internasional yang penerbangannya terpaksa dialihkan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta? Pengelola bandara memastikan perjalanan menuju destinasi akhir tetap terfasilitasi tanpa biaya tambahan.
PT Angkasa Pura menyiapkan layanan transportasi darat lanjutan berupa armada bus dan kereta api secara cuma-cuma bagi para penumpang internasional yang terdampak pengalihan pendaratan. Seluruh biaya operasional moda transportasi penghubung ini ditanggung penuh oleh Angkasa Pura demi memastikan kenyamanan penumpang menuju Jakarta atau kota tujuan masing-masing.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan bahwa armada transportasi darat tersebut disiagakan langsung di setiap bandara alternatif yang ditunjuk. Dengan kesiapan moda lanjutan di titik kedatangan, para penumpang yang semula mendarat di Soekarno-Hatta, Tangerang, tetap memiliki akses perjalanan yang memadai.
Prabowo Pimpin Ratas Penanganan Bencana Indonesia

Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau
Kebijakan pengalihan penerbangan internasional ke sejumlah bandara alternatif diterapkan menyusul penutupan operasional Bandara Soekarno-Hatta akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Kementerian Perhubungan mengambil langkah rekayasa rute ini untuk mengurai dan mencegah penumpukan antrean kepulangan penumpang dari luar negeri menuju Indonesia.
Pemerintah menetapkan lima bandara alternatif untuk menampung pendaratan penerbangan internasional tersebut, yaitu:
Pupuk Indonesia Imbau PPTS Bangkalan Salurkan Pupuk Sesuai Ketentuan

- Bandara Internasional Kertajati, Bandung
- Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Semarang
- Bandara Internasional Yogyakarta
- Bandara Internasional Juanda, Surabaya
- Bandara Internasional Adi Soemarmo, Solo
Maskapai yang Memanfaatkan Skema Pengalihan
Hingga saat ini, Kementerian Perhubungan mencatat baru dua maskapai penerbangan internasional yang secara resmi memanfaatkan skema pendaratan di bandara alternatif, yakni Garuda Indonesia dan Singapore Airlines (SQ).
Sebagai bagian dari penyesuaian operasional di lapangan, Singapore Airlines dilaporkan mengganti armada penerbangan yang dialihkan menuju Bandara Internasional Juanda Surabaya, sekaligus menambah rute penerbangan baru menuju Bandara Internasional Yogyakarta guna mengakomodasi mobilitas para penumpang.






