Kebakaran hutan melanda kawasan Gunung Bulu Saukang di Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Minggu (6/9) malam sekitar pukul 20.12 Wita. Insiden tersebut sempat membuat 68 pendaki terjebak di atas gunung saat kobaran api mulai membesar dan menyebar ke sejumlah titik.
Berdasarkan data dari posko pantau Bulu Saukang, total pendaki yang berada di kawasan gunung saat kejadian mencapai 337 orang. Dari total tersebut, sebanyak 68 pendaki tertahan di jalur atas karena akses terhalang kobaran api.
Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Maros tiba di lokasi sekitar pukul 01.00 Wita, Senin dini hari, dengan mengerahkan 21 personel dan dua unit armada pemadam. Mengingat kendaraan pemadam hanya dapat menjangkau area kaki bukit, petugas harus mendaki lereng dengan membawa pompa punggung (jet shooter) untuk menjinakkan api di area ketinggian.
Prabowo Pimpin Ratas Penanganan Bencana Indonesia

Seluruh pendaki, termasuk 68 orang yang sempat terjebak, berhasil dievakuasi turun ke posko darurat dengan selamat. Petugas mengonfirmasi tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, dan sebagian besar pendaki sudah diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing.
Kendati tidak menimbulkan korban fatal, tiga orang pendaki perempuan membutuhkan tindakan medis dari petugas kesehatan. Dua di antaranya mengalami sesak napas akibat menghirup asap kebakaran, sedangkan satu pendaki lainnya mengalami cedera keseleo pada bagian kaki.
Angkasa Pura Siapkan Bus-Kereta Gratis di Bandara Alternatif Soetta

Proses pemadaman api dan evakuasi korban terlaksana melalui operasi gabungan yang melibatkan Damkarmat Maros, Basarnas, Koramil Tompobulu, Polsek Tompobulu, Puskesmas Tompobulu, Mapala UMI, Saukang Explorer, serta bantuan masyarakat setempat. Hingga kini, estimasi luas lahan yang hangus terbakar masih dalam tahap pendataan pihak terkait.






