Penyelenggaraan pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show, atau yang lebih dikenal luas dengan singkatan GIIAS, pada tahun 2026 kembali menjadi wadah utama bagi unjuk perkembangan industri otomotif di Indonesia. Dalam perhelatan pameran berskala besar pada tahun ini, tren kendaraan listrik berbasis baterai, yang juga sering disebut sebagai Battery Electric Vehicle (BEV), berhasil menarik perhatian yang sangat signifikan dari berbagai kalangan masyarakat. Kehadiran teknologi kendaraan listrik di arena pameran ini tidak sekadar menjadi pelengkap deretan produk baru, melainkan tampil sebagai salah satu sorotan utama yang memikat minat para pengunjung pameran.
Ketua Bidang Pengembangan Pasar Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), Jongkie Sugiarto, memberikan tanggapan terperinci mengenai fenomena peningkatan daya tarik kendaraan listrik tersebut di tengah masyarakat. Saat dihubungi secara langsung oleh pihak Republika di Jakarta pada hari Jumat, 31 Juli 2026, Jongkie Sugiarto memaparkan pandangannya terkait tingginya antusiasme publik terhadap keberadaan kendaraan ramah lingkungan. Menurut penjelasan perwakilan GAIKINDO tersebut, minat publik terhadap mobil listrik saat ini memang sedang mengalami peningkatan yang sejalan dengan dinamika positif pada pasar otomotif nasional.
Secara lebih perinci, Jongkie Sugiarto menyatakan bahwa salah satu faktor utama yang mendorong kuatnya minat masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan tersebut adalah ketersediaan berbagai model baru di pasaran. Pada ajang pameran tahun ini, konsumen disuguhkan dengan lebih banyak pilihan model kendaraan listrik yang didukung dengan penawaran harga yang semakin kompetitif. Harga yang lebih kompetitif ini dinilai mampu menjangkau daya beli masyarakat yang lebih luas, sehingga teknologi Battery Electric Vehicle tidak lagi dianggap sebagai produk eksklusif yang sulit dijangkau oleh mayoritas konsumen otomotif di Indonesia.
Suahasil Nazara Jadi Menkeu, DPR Nilai Bisa Perkuat Kepercayaan Pasar

Selain faktor ketersediaan ragam model baru dan harga jual yang semakin bersaing di pasaran, aspek biaya pemakaian sehari-hari juga menjadi pertimbangan krusial bagi konsumen. Jongkie Sugiarto menilai bahwa kendaraan listrik kian diminati oleh masyarakat luas karena kendaraan jenis ini menawarkan biaya operasional yang jauh lebih rendah apabila dikomparasikan dengan kendaraan berbahan bakar konvensional. Pengurangan beban biaya operasional ini dipandang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengguna kendaraan bermotor yang menginginkan efisiensi pengeluaran jangka panjang dalam menunjang mobilitas harian mereka.
Di sisi lain, perkembangan positif yang terlihat dalam pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show 2026 ini juga sejalan dengan pandangan dan harapan dari jajaran pemerintahan. Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita, turut menyoroti perhelatan pameran otomotif tahunan ini secara khusus. Kehadiran pameran otomotif skala internasional ini dinilai memberikan dorongan yang sangat berarti bagi para pelaku industri otomotif yang beroperasi dan berproduksi di dalam negeri.
Satu Bulan Penerapan, 72.236 Angkutan Barang Terdeteksi Melalui ETLE HUB

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan bahwa pameran GIIAS memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung sekaligus mendorong pertumbuhan industri otomotif nasional secara menyeluruh. Momentum pameran ini memfasilitasi pertemuan strategis antara produsen dan konsumen, yang pada gilirannya dinilai mampu menstimulasi aktivitas produksi serta penjualan kendaraan bermotor, termasuk segmen kendaraan listrik berbasis baterai yang saat ini sedang menjadi tren utama.
Lebih jauh lagi, Agus Gumiwang Kartasasmita juga menilai bahwa penyelenggaraan pameran GIIAS tidak hanya berdampak terbatas pada pertumbuhan sektor otomotif itu sendiri, tetapi juga berperan penting dalam memperkuat kontribusi sektor industri ini terhadap perekonomian Indonesia secara makro. Dengan semakin meningkatnya minat masyarakat terhadap produk otomotif seperti kendaraan listrik yang memiliki harga kompetitif serta biaya operasional rendah, ekosistem industri otomotif nasional diharapkan dapat terus memberikan dampak positif yang nyata bagi perputaran roda ekonomi negara.






