berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaPopuler
Beranda/Ekonomi

Tarif Bea Masuk Nol Persen untuk Ekspor Olahan Tuna dan Cakalang ke Jepang

Marthen TandirerungDiterbitkan 30 Jul 2026 - 03.50 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Tarif Bea Masuk Nol Persen untuk Ekspor Olahan Tuna dan Cakalang ke Jepang
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Mulai 1 Agustus 2026, produk olahan tuna dan cakalang asal Indonesia resmi mendapatkan fasilitas tarif bea masuk sebesar 0 persen saat memasuki pasar Jepang. Kebijakan ini merupakan hasil dari implementasi perubahan kesepakatan kemitraan ekonomi antara kedua negara, yakni Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA). Dasar hukum dari pemberlakuan tarif preferensi ini adalah ratifikasi Protokol Perubahan IJEPA melalui Peraturan Presiden Nomor 32 Tahun 2026.

Sebelum adanya perubahan protokol IJEPA tersebut, ekspor produk olahan tuna dan cakalang dari Indonesia dikenakan tarif bea masuk umum atau Most Favoured Nation (MFN) sebesar 9,6 persen. Penghapusan tarif menjadi 0 persen ini berlaku khusus untuk empat kategori produk olahan tertentu. Keempat jenis produk tersebut meliputi cakalang dan bonito dalam kemasan kedap udara, tuna dalam kemasan kedap udara, cakalang dan bonito rebus kering (katsuobushi), serta produk tuna matang yang dibekukan (frozen precooked tuna).

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal
Baca Juga

Pergerakan IHSG, Indeks Tinggalkan Level 6.100 di Tengah Tekanan Sektoral

Pergerakan IHSG, Indeks Tinggalkan Level 6.100 di Tengah Tekanan Sektoral

Kebijakan tarif baru ini berpotensi semakin mendorong kinerja ekspor perikanan nasional. Berdasarkan data sepanjang tahun 2025, nilai ekspor produk perikanan Indonesia ke Jepang telah mencapai USD 613,65 juta, yang menunjukkan peningkatan sebesar 2,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dari total ekspor tersebut, komoditas terbesar didominasi oleh udang dengan porsi mencapai 52,1 persen, diikuti oleh tuna-cakalang sebesar 26,2 persen, serta mutiara sebesar 5,9 persen. Khusus untuk produk olahan tuna dan cakalang yang akan menerima fasilitas tarif 0 persen ini, nilai ekspornya pada 2025 tercatat sebesar USD 76,41 juta, meningkat 21 persen jika dibandingkan dengan tahun 2024.

Meskipun peluang terbuka lebar, tidak semua eksportir otomatis dapat langsung menikmati fasilitas tarif ini. Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Erwin Dwiyana, menjelaskan bahwa fasilitas ini dapat dimanfaatkan oleh eksportir yang telah teregistrasi. Sejak Januari 2026, terdapat 30 Unit Pengolahan Ikan (UPI) dan eksportir yang mengikuti proses verifikasi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 11 perusahaan telah dinyatakan memenuhi persyaratan dan berhasil mendapatkan Nomor Registrasi IJEPA. Perusahaan-perusahaan yang telah terdaftar ini berlokasi di Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Utara, dan Sumatera Utara.

Baca Juga

Usai Legok Nangka, Proyek PSEL Bakal Merambah ke Bogor, Depok, dan Bekasi

Usai Legok Nangka, Proyek PSEL Bakal Merambah ke Bogor, Depok, dan Bekasi

Dengan bergulirnya kebijakan tarif nol persen ini, pemenuhan standar dan proses verifikasi menjadi kunci utama bagi para pelaku usaha perikanan Indonesia untuk menembus pasar Jepang. Kesiapan industri dalam memenuhi kriteria IJEPA akan menentukan seberapa besar pemanfaatan fasilitas bebas bea masuk ini dapat dioptimalkan. Bagi para pelaku usaha lain yang belum terdaftar, proses verifikasi yang komprehensif tetap menjadi tahapan penting yang harus dilalui guna memastikan produk mereka memenuhi regulasi perdagangan bilateral yang telah disepakati.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

IJEPAEkspor TunaEkspor CakalangKementerian Kelautan dan PerikananPerdagangan Internasional

Berita Terbaru Lainnya

Pergerakan IHSG, Indeks Tinggalkan Level 6.100 di Tengah Tekanan SektoralRilis Musik Terbaru, Eksplorasi Tiga Bahasa Shi Shi hingga Gelombang Karya Musisi LokalKerja Sama Nuklir Sipil Amerika Serikat dan Arab Saudi serta Dinamika Geopolitik GlobalMemahami Skema FIFA Forward Enterprise dan Status KeanggotaannyaJangan Berlindung di Balik Topeng Agama, Menjaga Integritas dan Kepercayaan PublikUsai Legok Nangka, Proyek PSEL Bakal Merambah ke Bogor, Depok, dan BekasiMengenal Wuling Aira EV, Mobil Listrik yang Bersaing di Pasar Entry Level IndonesiaCara Memanfaatkan Penyesuaian Harga Hyundai Stargazer Cartenz dan Skema Pembeliannya

Paling Banyak Dibaca

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

Ekonomi

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

30 Jul 2026

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

Pariwisata

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

30 Jul 2026

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Pergerakan IHSG, Indeks Tinggalkan Level 6.100 di Tengah Tekanan Sektoral

Ekonomi

Pergerakan IHSG, Indeks Tinggalkan Level 6.100 di Tengah Tekanan Sektoral

30 Jul 2026

Rilis Musik Terbaru, Eksplorasi Tiga Bahasa Shi Shi hingga Gelombang Karya Musisi Lokal

Hiburan

Rilis Musik Terbaru, Eksplorasi Tiga Bahasa Shi Shi hingga Gelombang Karya Musisi Lokal

30 Jul 2026

Kerja Sama Nuklir Sipil Amerika Serikat dan Arab Saudi serta Dinamika Geopolitik Global

Internasional

Kerja Sama Nuklir Sipil Amerika Serikat dan Arab Saudi serta Dinamika Geopolitik Global

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&BEkonomi 路 30 Jul 2026
  2. 2Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata AntarnegaraPariwisata 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Pergerakan IHSG, Indeks Tinggalkan Level 6.100 di Tengah Tekanan SektoralEkonomi 路 30 Jul 2026
  5. 5Rilis Musik Terbaru, Eksplorasi Tiga Bahasa Shi Shi hingga Gelombang Karya Musisi LokalHiburan 路 30 Jul 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap