PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) menargetkan perolehan kontrak baru mencapai Rp 5 triliun untuk tahun 2026. BUMN produsen beton pracetak ini terus mendorong pertumbuhan bisnis melalui pengerjaan proyek strategis di dalam negeri maupun perluasan ekspansi ke pasar internasional.
Hingga periode Juni 2026, perseroan tercatat telah berhasil mengantongi perolehan kontrak sebesar Rp 1,97 triliun. Capaian ini menjadi fondasi bagi WTON untuk terus mengejar target perolehan kontrak baru sepanjang sisa tahun 2026.
Pertumbuhan Laba dan Efisiensi Operasional
Dari sisi kinerja keuangan, WIKA Beton berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp 4,74 miliar sepanjang Semester I-2026 (H1-2026). Angka perolehan laba bersih tersebut mencerminkan kenaikan sebesar 9,14 persen.
Destry Janji Jalankan Mandat Baru UU P2SK, BI Dorong Ekonomi RI Tumbuh

Pertumbuhan laba bersih perseroan ini dicapai sejalan dengan implementasi strategi manajemen dalam memperkuat efisiensi di berbagai lini. Selain meningkatkan efisiensi, WTON juga merealisasikan langkah divestasi aset-aset nonproduktif guna mengoptimalkan produktivitas dan struktur aset perseroan.
Garap Proyek Kereta Filipina hingga Fasilitas Gas Alaska
Guna mendorong pertumbuhan usaha secara berkelanjutan, WTON terus melancarkan ekspansi bisnis ke pasar luar negeri. Dalam menggarap pasar internasional, perseroan menerapkan strategi penguatan kerja sama dengan mitra-mitra lokal di negara tujuan.
BEI Tunda RUPSLB Demutualisasi hingga POJK Resmi Terbit

Saat ini, perseroan tengah terlibat dalam pengerjaan proyek infrastruktur transportasi Metro Manila Subway di Filipina. Selain proyek subway di Filipina, WIKA Beton juga memperluas jangkauan proyek internasionalnya hingga ke Alaska melalui keterlibatan dalam pembangunan fasilitas gas untuk produksi Liquefied Natural Gas (LNG).
Komisaris Utama PT Wijaya Karya Beton Tbk, Yudha Permana Jayadikarta, bersama jajaran manajemen perseroan terus memperkuat kolaborasi strategis dengan mitra lokal di negara-negara tujuan proyek. Penguatan kemitraan lokal ini menjadi pendorong utama keberhasilan WTON dalam mengeksekusi proyek-proyek internasional sekaligus memperkokoh eksistensi BUMN beton pracetak ini di kancah global.






