Akses permodalan bersubsidi pemerintah melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) terus dibuka oleh bank penyalur seperti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan Bank Mandiri. Program ini ditujukan untuk memperkuat kapasitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), mulai dari pemenuhan modal kerja, pembelian bahan baku, penyediaan peralatan produksi, hingga rencana ekspansi usaha.
Memahami syarat pengajuan dan suku bunga program Kredit Usaha Rakyat KUR BRI dan Mandiri menjadi langkah awal penting bagi pelaku usaha sebelum mengajukan pembiayaan agar proses administrasi dan verifikasi berjalan lancar.
Apa Saja Syarat Pengajuan KUR BRI dan Mandiri?
Calon debitur yang ingin mengakses KUR perlu memenuhi sejumlah kriteria kelayakan usaha dan administrasi:
Akses Portal iDebku OJK Permudah Pengecekan Riwayat Kredit dan Skor SLIK Mandiri

- Lama Operasional Usaha: Ketentuan umum mewajibkan usaha telah berjalan aktif minimal enam bulan. Kendati demikian, fasilitas KUR Super Mikro di BRI memberikan pelonggaran bagi usaha yang baru beroperasi (misalnya tiga bulan) asalkan mengikuti program pendampingan atau pelatihan usaha.
- Riwayat Kredit Lain: Calon peminjam yang masih memiliki kewajiban pinjaman daring (pinjol) konsumsi nonkomersial atau paylater tetap berpeluang mengajukan pinjaman, asalkan riwayat pembayaran cicilannya tercatat lancar.
- Ketentuan Agunan: Pada pinjaman KUR BRI dengan nilai plafon hingga Rp100 juta, debitur tidak diwajibkan menyertakan agunan tambahan. Kewajiban agunan tambahan hanya diberlakukan untuk pinjaman dengan plafon di atas Rp100 juta, yang besarannya ditentukan berdasarkan hasil penilaian pihak bank.
Berapa Suku Bunga dan Skema Perhitungannya?
Bank BRI memberlakukan sistem perhitungan suku bunga efektif per tahun untuk fasilitas KUR. Skema efektif ini membuat porsi bunga yang dibayarkan debitur berkurang seiring menyusutnya sisa pokok pinjaman bulanan.
Rincian tingkat suku bunga KUR BRI terbagi berdasarkan kategori plafon:
- KUR Super Mikro (plafon hingga Rp10 juta): Dikenakan suku bunga 3% efektif per tahun.
- KUR Mikro dan KUR Kecil (plafon di atas Rp10 juta hingga Rp500 juta): Dikenakan suku bunga antara 6% hingga 9% efektif per tahun.
Berapa Batas Plafon dan Pilihan Tenor Pinjaman?
Pemerintah menyediakan akses pembiayaan KUR hingga pagu Rp500 juta per debitur sesuai kriteria yang berlaku. Bank penyalur membagi plafon dan jangka waktu pengembalian ke dalam beberapa segmen:
Dampak Penyesuaian Tarif PPN 12 Persen terhadap Daya Beli dan Sektor Retail, Skema Tarif, Pengecualian, dan Bantalan Ekonomi

- KUR Mandiri: Menyediakan pembiayaan untuk pelaku UMKM dengan rentang plafon mulai dari Rp50 juta hingga Rp500 juta.
- KUR BRI Super Mikro: Menawarkan plafon pinjaman hingga Rp10 juta dengan pilihan tenor pengembalian antara 12 hingga 36 bulan.
- KUR BRI Mikro: Menyediakan pinjaman mulai dari Rp10 juta hingga Rp50 juta (atau hingga Rp100 juta untuk batas tanpa agunan) dengan jangka waktu 36 hingga 60 bulan.
- KUR BRI Kecil: Melayani kebutuhan modal mulai dari Rp50 juta atau Rp100 juta hingga batas maksimal Rp500 juta, dengan tenor pinjaman hingga 60 bulan.
Bagaimana Prosedur Pengajuan dan Waktu Pencairan?
Pengajuan pinjaman KUR BRI dapat dilakukan langsung di kantor unit kerja terdekat maupun secara daring melalui platform resmi bank.
Setelah berkas persyaratan diserahkan secara lengkap dan lolos tahapan verifikasi lapangan oleh petugas bank, proses pencairan dana pembiayaan umumnya memerlukan waktu sekitar 7 hingga 14 hari kerja.






