berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Ekonomi

Strategi Efisiensi Operasional dan Pemulihan Kinerja Keuangan BUMA International Group

Marthen TandirerungDiterbitkan 2 Agu 2026 - 09.03 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Strategi Efisiensi Operasional dan Pemulihan Kinerja Keuangan BUMA International Group
Foto/Ilustrasi: Media Indonesia
A-A+

PT BUMA Internasional Grup Tbk (BUMA International Group atau DOID) mencatatkan pemulihan kinerja pada semester pertama tahun 2026. Perseroan berhasil membukukan pertumbuhan laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) serta memperkuat arus kas bebas. Pencapaian ini diraih di tengah penurunan pendapatan perusahaan yang diakibatkan oleh berakhirnya sejumlah kontrak pertambangan. Sepanjang enam bulan pertama tahun 2026, pendapatan perseroan tercatat sebesar US$693 juta. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 5 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Penurunan pendapatan tersebut dipengaruhi oleh berakhirnya kontrak di sejumlah lokasi tambang yang berada di Indonesia dan Australia. Selain itu, proses penurunan aktivitas atau ramp-down pada beberapa operasi lainnya juga turut memberikan dampak terhadap realisasi pendapatan perusahaan.

Meskipun menghadapi tantangan penurunan pendapatan, BUMA International Group mampu meningkatkan EBITDA sebesar 8 persen secara tahunan (year-on-year). Angka EBITDA perusahaan naik menjadi US$69 juta dari yang sebelumnya tercatat sebesar US$64 juta. Seiring dengan peningkatan tersebut, perseroan juga berhasil memangkas rugi bersih menjadi US$50 juta. Pencapaian ini menyusut 37 persen apabila dibandingkan dengan rugi bersih sebesar US$80 juta yang dibukukan pada semester pertama tahun 2025. Dari sisi margin, margin kontribusi perseroan tercatat mencapai Rp72 miliar pada kuartal kedua tahun 2026. Sementara itu, margin kontribusi selama paruh pertama tahun 2026 mengalami pertumbuhan sebesar 11 persen menjadi Rp171 miliar.

Perbaikan kinerja keuangan tersebut ditopang oleh beberapa faktor utama, yaitu peningkatan efisiensi operasional, optimalisasi tenaga kerja, serta kedisiplinan dalam penggunaan belanja modal. Strategi pengelolaan aset yang diterapkan juga berhasil meningkatkan keandalan armada pertambangan perusahaan. Efisiensi ini sangat terlihat pada pos belanja modal yang turun drastis menjadi US$37 juta, jauh lebih rendah dibandingkan US$111 juta pada semester pertama tahun lalu. Berbagai langkah disiplin ini mendorong arus kas bebas meningkat secara signifikan menjadi US$39 juta, jauh lebih tinggi dibandingkan US$5 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga

IHSG Sesi I Melemah 0,76%, Ini Penyebabnya

IHSG Sesi I Melemah 0,76%, Ini Penyebabnya

Dari sisi operasional lapangan, volume pengupasan lapisan tanah penutup pada kuartal kedua meningkat sebesar 10 persen dibandingkan kuartal sebelumnya, sehingga mencapai 97 juta bank cubic meter (BCM). Sementara itu, produksi batu bara perusahaan juga mengalami kenaikan sebesar 20 persen menjadi 17 juta ton. Selain memperbaiki kinerja keuangan dan operasional, BUMA International Group juga mencatat kemajuan pada aspek keberlanjutan. Intensitas emisi perusahaan berhasil turun sebesar 4 persen jika dibandingkan dengan kuartal pertama tahun 2026. Di samping itu, kontribusi pendapatan yang berasal dari batu bara nontermal telah mencapai 20 persen dari total pendapatan grup.

Direktur BUMA International Group, Iwan Fuad Salim, menyatakan bahwa berbagai langkah transformasi operasional yang telah dijalankan sejak tahun lalu mulai memberikan hasil yang positif. Transformasi tersebut tetap berjalan efektif meskipun perusahaan masih menghadapi tekanan dari kenaikan harga bahan bakar di pasar. Di tengah dinamika industri pertambangan dan ketenagakerjaan ini, aparat cenderung menyelesaikan perkara sebatas pelanggaran administratif pekerja. Perusahaan terus berupaya menjaga momentum operasional dan mengelola berbagai eksposur biaya agar kinerja tetap stabil dan berkelanjutan.

Baca Juga

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.042,91 T pada Juli 2026

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.042,91 T pada Juli 2026

Melalui anak usahanya, yakni PT BISA Ruang Nuswantara (BIRU), perseroan juga memperluas program pendidikan vokasi. Program ini dirancang untuk membuka akses bagi tenaga kerja muda Indonesia agar dapat bekerja sebagai Specified Skilled Worker di Jepang. Di sisi lain, dalam konteks industri skala besar di Indonesia, entitas lain seperti PT Krakatau Steel (Persero) Tbk juga mencatatkan kinerja pendapatan yang masif. Pada tahun 2024, perusahaan baja tersebut berhasil mencetak pendapatan sebesar US$954,59 juta, atau sekitar Rp15,42 triliun. Data dari berbagai perusahaan ini memberikan gambaran yang jelas mengenai dinamika pendapatan, ekspansi tenaga kerja, dan strategi efisiensi di sektor industri berat nasional.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kinerja KeuanganEfisiensi OperasionalBUMA International GroupPertambanganEBITDA

Berita Terbaru Lainnya

Tim 9 Kejagung Sita 38 Aset Senilai Rp846 Miliar Terkait Kasus Febrie AdriansyahJaga Ketahanan Pangan, Luthfi Perketat Perlindungan Sawah di JatengAkademisi Sorot Langkah Cepat Pemerintah Tangani Kasus Keracunan MBG di KaroDirut PLN Darmawan Pimpin Peningkatan Pasokan Listrik SulbagselAHY Beber Ada 7.000 Kawasan Kumuh di IndonesiaAra Pesan 2,5 Juta Genteng UMKM, Program Gentengisasi Dimulai OktoberWanita Hamil 7 Bulan Tewas di Bekasi Usai Kencan Lewat MiChatMendikdasmen, Revitalisasi SMP Negeri 16 Medan Pascabanjir Rampung, Pembelajaran Kembali Normal

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap